MAMPU MEMBEDAKAN
KEBENARAN DARI KESALAHAN
Oleh : Pdt. Deni Kana Djo (WA 08113828077)
Pendeta Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh
Tgl, 16 Mei 2019
Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja
curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Hal itu tidak usah
mengherankan, sebab iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang.
2 Korintus. 1:13, 14.
Kebenaran itu adalah efisien, dan melalui penurutan kuasanya
mengubah pikiran menjadi citra Yesus. Adalah kebenaran seperti yang di dalam
Yesus yang mempergiat hati nurani dan mengubah pikiran; karena itu disampaikan
ke hati oleh Roh Kudus. Banyak orang yang kekurangan penglihatan rohani,
menerima isi dari Firman itu, dan menemukannya tidak disertai oleh Roh Allah,
itu tidak mempergiat jiwa dan tidak menyucikan hati. Seseorang dapat mengutip
dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, boleh terbiasa dengan perintah ‘dan
janji Firman Allah; tetapi kecuali Roh Kudus yang mengutus kebenaran ke dalam
hati, menerangi pikiran dengan terang Ilahi, “tidak ada orang yang jatuh ke
atas Batu itu dan hancur; karena itu adalah alat Ilahi yang menghubungkan jiwa
dengan Allah.
Tanpa penerangan Roh Allah, kita tidak akan mampu membedakan
kebenaran dari kesalahan, dan akan jatuh ke dalam pencobaan dan penipuan yang
bagus sekali yang di dibawa Setan ke dunia ini. Kita dekat kepada penutupan
pertentangan antara Kristus dan Setan, dan segera penipuan musuh itu akan
menguji iman kita, bagaimana kualitasnya. Setan akan mengadakan
mukjizat-mukjizat di depan mata binatang itu, dan menipu “yang diam di bumi
dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk di lakukannya di depan
mata binatang itu” (Wahyu 13: 14).
Tetapi walaupun raja kegelapan itu
akan bekerja menutupi dunia ini dengan kegelapan, Tuhan akan menyatakan
kuasa-Nya yang mempertobatkan. Di atas dunia ini akan dilaksanakan suatu pekerjaan
pencurahan Roh Kudus seperti yang terjadi pada Zaman murid-murid dulu, ketika
mereka mengkhotbahkan Yesus dan Dia yang tersalib itu. Dalam satu hari itu
banyak yang akan ditobatkan; karena pekabaran itu disampaikan dengan kuasa.
“Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kata-kata
saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus” (1 Tesalonika l:5). Roh
Kuduslah yang menarik orang kepada Kristus. Yesus berkata, “Ia akan memuliakan
Aku, lalu Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku”
(Yohanes 10:14). –Review and Herald, 29 November 1892.
Kamu Akan Menerima Kuasa. hlm. 121
Tidak ada komentar:
Posting Komentar