Rabu, 12 April 2017

KKR : Pengharapan Di Tengah Krisis....Gedung Eltari Gubernur NTT



KEBAKTIAN KEBANGUNAN ROHANI: PENGHARAPAN DI TENGAH KRISIS
Tempat KKR berawal di Gedung El Tari Gubernur Berpindah ke Rumah Jabatan Gubernur

Tanggal 15-21 April 2012 diadakan KKR Distrik Kupang dan sekitarnya dilaksanakan. Ada empat pembicara yang menyampaikan kabar  baik keselamatan yaitu Pdt.J. Rrantung (Sek.UIKB),Pdt.S.Sitorus (Sek.Sumatra Kawasan Selatan),Pdt.G.Wangania ( Ketua Daerah Nusa Tenggara), Pdt.M.Ataupah (Sek.Daerah Nusa Tenggara).Dari malam ke malam ke empat pembicara secara bergantian menyampaikan kabar baik tentang pengharapan di tengah krisis.Anggota jemaat dan para tamu dari setiap KPA yang ada di Distrik kupang yang hadir juga antusias untuk mendengarkan.Selama satu minggu ke empat pembicara mengajak para pendengar untuk mendapatkan pengharapan keselamatan hanya pada yesus Kristus.Di celah-celah KKR diadakan Expo Kesehatan dan pengobatan Gratis selama 3 hari oleh Tim RSA dipimpin oleh dr.Manu dan bekerja sama dengan pihak balai pengobatan advent kupang dan pengujung keseluruhan 800 orang
Ketika kebenaran mulai di taburkan, sepertinya setan sangat marah karena pada hari ke empat KKR tersebut mendapat intruksi dari pihak pengurus gedung bahwa acara kebaktian harus dihentikan tepat jam 8 karena gedung akan dipergunakan besok untuk acara Kebaktian Paskah Propinsi supaya dapat di dekorasi oleh pihak panitia Paskah, namun puji Tuhan KKR dapat berakhir dengan aman.Keesokan harinya tepat malam kamis tantangan itupun datang lagi dan membuat suasana KKR menjadi tidak kondusif dimana salah seorang yang menamakan dirinya sebagai yang punya hak terhadap gedung tersebut datang menemui kami sebagai panitia KKR distrik Kupang dan mengatakan bahwa mulai besok gedung akan dipergunakan oleh Pihak pemerintah.Setelah selesai KKR malam kamis maka panitia mengadakan rapat untuk menangapi surat dan seruan dari pihak berwewenang, suasana semakin memanas karena sebagaian panitia tidak menerima keputusan sepihak yang dilakukan oleh pengurus gedung kami pun mendapat tekanan dan ancaman, namun Tuhan sangat luar biasa Pdt.G.Wangania selaku pimpinan gereja Masehi Advent Hari Ketujuh mengajak semua panitia untuk membuat sebuah lingkaran bersama Pdt.J.Rantung untuk bernyanyi dan berdoa saat itupun gedung telah dipadati dengan sekolompok orang-orang dari seminari yang akan menghias gedung tersebut.
Selesai berdoa dan bernyanyi kami pun bubar dan pulang.Tuhan yang empunya pekerjaan ini turut campur tangan sehingga mengerak hati dari Bapak Gubernur dan Ibu yang  mendengar peristiwa ini walaupun saat itu mereka sedang menjalankan tugas ke denpasar namun melalui via telephon kepada kepala Rumah Tangga Rumah jabatan gubernur untuk menyiapakan gedung untuk kelanjutan KKR.Dan Puji Tuhan KKR tersebut berakhir di Rumah Jabatan Gubernur dan Gubernur Propinsi Nusa Tenggara Timur Drs.Frans Leburaya berkesempatan hadir untuk memberikan pencurahan dalam acara sabat pagi sebagai himbauan kepada umat bahwa doa mempunyai kuasa yang sangat luar biasa diakhir dari pencurahan kami panitia KKR memberikan cindra mata berupah satu set Buku Rohani dan sekaligus doa berkat yang dipimpin Pdt.G.Wangania bersama semua pendeta-pendeta pengurapan.Bibit kebenaran telah ditaburkan di Kota kupang dan siap untuk dituai.Di Penghujung KKR Pdt.J.Rantung membuat panggilan maka ada 27 Jiwa berdiri untuk menyerahkan diri untuk dibaptiskan, 20 jiwa diantaranya murni non SDA dan ada tantangan sehingga beberapa jiwa menyusul di minggu berikut.Mari kita doakan bersama agar jiwa-jiwa yang baru menerima kebenaran dikuatkan untuk tetap setia kepada Tuhan.Dilaporkan Oleh Pdt.D.Kana Djo, Dir.Komunikasi DNT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar