KEBAKTIAN KEBANGUNAN
ROHANI: PENGHARAPAN DI TENGAH KRISIS
Tempat KKR berawal di
Gedung El Tari Gubernur Berpindah ke Rumah Jabatan Gubernur
Tanggal 15-21
April 2012 diadakan KKR Distrik Kupang dan sekitarnya dilaksanakan. Ada empat
pembicara yang menyampaikan kabar baik
keselamatan yaitu Pdt.J. Rrantung (Sek.UIKB),Pdt.S.Sitorus (Sek.Sumatra Kawasan
Selatan),Pdt.G.Wangania ( Ketua Daerah Nusa Tenggara), Pdt.M.Ataupah
(Sek.Daerah Nusa Tenggara).Dari malam ke malam ke empat pembicara secara
bergantian menyampaikan kabar baik tentang pengharapan di tengah krisis.Anggota
jemaat dan para tamu dari setiap KPA yang ada di Distrik kupang yang hadir juga
antusias untuk mendengarkan.Selama satu minggu ke empat pembicara mengajak para
pendengar untuk mendapatkan pengharapan keselamatan hanya pada yesus Kristus.Di
celah-celah KKR diadakan Expo Kesehatan dan pengobatan Gratis selama 3 hari
oleh Tim RSA dipimpin oleh dr.Manu dan bekerja sama dengan pihak balai
pengobatan advent kupang dan pengujung keseluruhan 800 orang
Ketika
kebenaran mulai di taburkan, sepertinya setan sangat marah karena pada hari ke
empat KKR tersebut mendapat intruksi dari pihak pengurus gedung bahwa acara
kebaktian harus dihentikan tepat jam 8 karena gedung akan dipergunakan besok
untuk acara Kebaktian Paskah Propinsi supaya dapat di dekorasi oleh pihak
panitia Paskah, namun puji Tuhan KKR dapat berakhir dengan aman.Keesokan harinya
tepat malam kamis tantangan itupun datang lagi dan membuat suasana KKR menjadi
tidak kondusif dimana salah seorang yang menamakan dirinya sebagai yang punya
hak terhadap gedung tersebut datang menemui kami sebagai panitia KKR distrik
Kupang dan mengatakan bahwa mulai besok gedung akan dipergunakan oleh Pihak
pemerintah.Setelah selesai KKR malam kamis maka panitia mengadakan rapat untuk
menangapi surat dan seruan dari pihak berwewenang, suasana semakin memanas
karena sebagaian panitia tidak menerima keputusan sepihak yang dilakukan oleh
pengurus gedung kami pun mendapat tekanan dan ancaman, namun Tuhan sangat luar biasa
Pdt.G.Wangania selaku pimpinan gereja Masehi Advent Hari Ketujuh mengajak semua
panitia untuk membuat sebuah lingkaran bersama Pdt.J.Rantung untuk bernyanyi
dan berdoa saat itupun gedung telah dipadati dengan sekolompok orang-orang dari
seminari yang akan menghias gedung tersebut.
Selesai
berdoa dan bernyanyi kami pun bubar dan pulang.Tuhan yang empunya pekerjaan ini
turut campur tangan sehingga mengerak hati dari Bapak Gubernur dan Ibu
yang mendengar peristiwa ini walaupun
saat itu mereka sedang menjalankan tugas ke denpasar namun melalui via telephon
kepada kepala Rumah Tangga Rumah jabatan gubernur untuk menyiapakan gedung
untuk kelanjutan KKR.Dan Puji Tuhan KKR tersebut berakhir di Rumah Jabatan
Gubernur dan Gubernur Propinsi Nusa Tenggara Timur Drs.Frans Leburaya
berkesempatan hadir untuk memberikan pencurahan dalam acara sabat pagi sebagai
himbauan kepada umat bahwa doa mempunyai kuasa yang sangat luar biasa diakhir
dari pencurahan kami panitia KKR memberikan cindra mata berupah satu set Buku
Rohani dan sekaligus doa berkat yang dipimpin Pdt.G.Wangania bersama semua
pendeta-pendeta pengurapan.Bibit kebenaran telah ditaburkan di Kota kupang dan
siap untuk dituai.Di Penghujung KKR Pdt.J.Rantung membuat panggilan maka ada 27
Jiwa berdiri untuk menyerahkan diri untuk dibaptiskan, 20 jiwa diantaranya
murni non SDA dan ada tantangan sehingga beberapa jiwa menyusul di minggu
berikut.Mari kita doakan bersama agar jiwa-jiwa yang baru menerima kebenaran
dikuatkan untuk tetap setia kepada Tuhan.Dilaporkan Oleh Pdt.D.Kana Djo,
Dir.Komunikasi DNT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar