Ya Mengel’lu D’dara
Jad’di Ana Deo*
Pemuda Advent Jemaat
Kupang, pada 22-24 Agustus 2014 telah melaksanakan salah satu program kerja dan
merupakan salah satu acara penting bagi pemuda Gereja Masehi Advent Hari
Ketujuh, yakni Retreat. Acara ini dilaksanakan di Desa Kuanheum, Kecamatan
Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang. Retreat kali ini mengambil tema Ya Mengel’lu D’dara Jad’di Ana Deo.
Acara ini diikuti oleh 26 orang (termasuk peserta dan panitia) ini berlangsung
3 hari 2 malam. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membangun atmosfir kekeluargaan
antar sesama Pemuda Advent Jemaat Kupang dan mendekatkan hubungan dengan Allah
melalui belajar Alkitab.
Retreat yang dimulai
pada 22 Agustus ini ditandai dengan berkumpulnya peserta retreat di gedung
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Kupang pukul 14.00 WITA. Sebelum
berangkat Pdt. A. Ginting selaku Gembala Jemaat memimpin doa memohon
perlindungan Allah dari Surga. Sesampai di Desa Kuanheum, peserta mengikuti
instruksi dari panitia untuk mendirikan kemah peserta dan persiapan acara
pembukaan. Acara pembukaan dimulai 17.30 WITA di tenda utama dengan dihadiri
oleh Pdt. D. Kana Djo, Direktur Pemuda Advent Daerah Nusa Tenggara, sekaligus
membuka acara retreat secara resmi. Selain itu acara ini diikuti oleh Pdt. A.
Ginting, Bpk. J. Nenobais, Bpk O. Bully, Ibu Y. Frans, selaku majelis
pendamping, beberapa anggota jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Kupang
dan beberapa masyarakat sekitar lokasi retreat. Setelah acara pembukaan
dilanjutkan dengan pembukaan sabat dan pembahasan I yang juga dibawakan oleh
Pdt. D. Kana Djo yang mengangkat topik Pemuda Advent dan teknologi. Dalam
materinya Pdt. Kana Djo mengingatkan setiap peserta untuk lebih bijak dalam
menggunakan teknologi khususnya dalam memakai gadget dan aplikasi media sosial.
Hari ke-2 acara retreat
diawali dengan bermeditasi, membaca, merenungkan 1 korintus 12:12-31 dan
mendoakan beberapa pokok doa. Pukul 07.30 WITA pembahasan II “Pemuda Advent dan
Hubungan Sosial” di bawakan oleh Pdt. A. Natty, dalam pembahasanya Pdt. Natty
memberikan tips bagaimana seorang Pemuda Advent hidup ditengah masyarakat dan
beberapa rahasia sukses berpacaran. Setelah pembahasan II selasai dilanjutkan dengan kebaktian sabat.
Yang menarik dari kebaktian Sekolah Sabat adalah kesaksian dari Kak Kinanti
Tuuk tentang pengalamannya untuk memilih menguduskan sabat atau mengikuti lomba
karya tulis ilmiah tingkat nasional di Jakarta, baginya sabat adalah harga mati
sehingga harus mengundurkan diri dari lomba tersebut. Kebaktian khotbah
dipimpin oleh Pdt. A. Ginting yang mengambil nats pembimbing dari Mazmur 48:15.
Dalam khotbahnya Pdt. Ginting menasehatkan sebagai Pemuda Advent jangan
melupakan kebaikan Allah, sama seperti seseorang yang sedang kasmaran yang
setiap saat ingin bertemu, berbicara, menghabiskan waktu berdua dan selalu terbayang
wajah pujaan hati maka rasa kasmaran yang sama harus digunakan juga dalam
mengenal Allah, karena Ya Mengel’lu
D’dara Jad’di Ana Deo.
Sebelum pembahasan III
oleh Bpk. A. Radjagukguk mengenai penggunaan uang, suasana siang diceriakan
dengan games oleh Kak Dicky Lay dan
Kak Nolla, semakin seru dengan bertaburan hadiah vocer pulsa dan makanan ringan
membuat siang sabat tersebut penuh dengan suasana keakraban dan siap membahas
tentang menggunakan uang dengan baik dan benar, salin itu Bpk. Radjagukguk juga
memberi sedikit kesaksiannya dalam melayani pekerjan Tuhan.
Pembahasan IV mengenai
musik dalam beribadah dibawakan oleh Pdt. A. Ginting, pembahasan ini begitu
hidup dengan ditampilkan Powerpoint
tentang beberapa jenis musik dan kehidupan artis-artisnya sebelum memasuki
materi lebih dalam mengenai musik dalam beribadah, selain memberikan materi ada
ruang diskusi sehingga peserta lebih paham mengenai cara menyanyi yang baik,
jenis musiknya dan motivasi untuk memuji Allah lewat lagu. Pembasan ini
berakhir dengan terbenamnya matahari tanda penutupan hari sabat. Renungan tutup
sabat disampaikan oleh Ibu N. Kana Wadu, selaku ketua Jemaat Kupang
Acara malam minggu
diisi dengan bicara dari hati ke hati, mengenai apa yang diperoleh selama
mengikuti retreat, saling bertukar pikiran, menceritakan pengalaman dan saling
menguatkan. Diam-diam pada acara hari ke-2 ini mendapatkan repon yang positif
dari masyarakat sekitar dimana pada acara dari hati ke hati seorang pemudi dari
sekitar lokasi retreat senang dengan pembahasan pada hari tersebut.
Hari ke-3 setelah
renungan pagi seluruh peserta bersiap untuk melakukan pelayanan ke Gereja
Masehi Injil di Timor (GMIT) setempat. Terpuji Allah di Surga 2 buah lagu
dipersembahkan untuk kemuliaan-Nya dan setelah selesai kebaktian tersebut
beberapa buku Kemenangan Akhir dibagikan pada anggota jemaat GMIT setempat.
Setelah mengakhiri pelayanan tersebut rombongan peserta retreat kembali ke
lokasi retreat untuk bersiap pulang ke Kupang.
Kami mohon dukungan doa
dari Pembaca semua, agar kami Pemuda advent Jemaat Kupang dapat terus setia,
lebih giat lagi dalam melayani Allah dan lebih daripada itu dapat memantulkan
kasih Yesus karena Ya Mengel’lu D’dara
Jad’di Ana Deo. (Author: Alfred
Frans, Ketua Pelaksana, 1 September 2014)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar