Rabu, 12 April 2017

BIble Camp Jemaat Kupang



Ya Mengel’lu D’dara Jad’di Ana Deo*
Pemuda Advent Jemaat Kupang, pada 22-24 Agustus 2014 telah melaksanakan salah satu program kerja dan merupakan salah satu acara penting bagi pemuda Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, yakni Retreat. Acara ini dilaksanakan di Desa Kuanheum, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang. Retreat kali ini mengambil tema Ya Mengel’lu D’dara Jad’di Ana Deo. Acara ini diikuti oleh 26 orang (termasuk peserta dan panitia) ini berlangsung 3 hari 2 malam. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membangun atmosfir kekeluargaan antar sesama Pemuda Advent Jemaat Kupang dan mendekatkan hubungan dengan Allah melalui belajar Alkitab.
Retreat yang dimulai pada 22 Agustus ini ditandai dengan berkumpulnya peserta retreat di gedung Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Kupang pukul 14.00 WITA. Sebelum berangkat Pdt. A. Ginting selaku Gembala Jemaat memimpin doa memohon perlindungan Allah dari Surga. Sesampai di Desa Kuanheum, peserta mengikuti instruksi dari panitia untuk mendirikan kemah peserta dan persiapan acara pembukaan. Acara pembukaan dimulai 17.30 WITA di tenda utama dengan dihadiri oleh Pdt. D. Kana Djo, Direktur Pemuda Advent Daerah Nusa Tenggara, sekaligus membuka acara retreat secara resmi. Selain itu acara ini diikuti oleh Pdt. A. Ginting, Bpk. J. Nenobais, Bpk O. Bully, Ibu Y. Frans, selaku majelis pendamping, beberapa anggota jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Kupang dan beberapa masyarakat sekitar lokasi retreat. Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan pembukaan sabat dan pembahasan I yang juga dibawakan oleh Pdt. D. Kana Djo yang mengangkat topik Pemuda Advent dan teknologi. Dalam materinya Pdt. Kana Djo mengingatkan setiap peserta untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi khususnya dalam memakai gadget dan aplikasi media sosial.
Hari ke-2 acara retreat diawali dengan bermeditasi, membaca, merenungkan 1 korintus 12:12-31 dan mendoakan beberapa pokok doa. Pukul 07.30 WITA pembahasan II “Pemuda Advent dan Hubungan Sosial” di bawakan oleh Pdt. A. Natty, dalam pembahasanya Pdt. Natty memberikan tips bagaimana seorang Pemuda Advent hidup ditengah masyarakat dan beberapa rahasia sukses berpacaran. Setelah pembahasan II  selasai dilanjutkan dengan kebaktian sabat. Yang menarik dari kebaktian Sekolah Sabat adalah kesaksian dari Kak Kinanti Tuuk tentang pengalamannya untuk memilih menguduskan sabat atau mengikuti lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional di Jakarta, baginya sabat adalah harga mati sehingga harus mengundurkan diri dari lomba tersebut. Kebaktian khotbah dipimpin oleh Pdt. A. Ginting yang mengambil nats pembimbing dari Mazmur 48:15. Dalam khotbahnya Pdt. Ginting menasehatkan sebagai Pemuda Advent jangan melupakan kebaikan Allah, sama seperti seseorang yang sedang kasmaran yang setiap saat ingin bertemu, berbicara, menghabiskan waktu berdua dan selalu terbayang wajah pujaan hati maka rasa kasmaran yang sama harus digunakan juga dalam mengenal Allah, karena Ya Mengel’lu D’dara Jad’di Ana Deo.
Sebelum pembahasan III oleh Bpk. A. Radjagukguk mengenai penggunaan uang, suasana siang diceriakan dengan games oleh Kak Dicky Lay dan Kak Nolla, semakin seru dengan bertaburan hadiah vocer pulsa dan makanan ringan membuat siang sabat tersebut penuh dengan suasana keakraban dan siap membahas tentang menggunakan uang dengan baik dan benar, salin itu Bpk. Radjagukguk juga memberi sedikit kesaksiannya dalam melayani pekerjan Tuhan.
Pembahasan IV mengenai musik dalam beribadah dibawakan oleh Pdt. A. Ginting, pembahasan ini begitu hidup dengan ditampilkan Powerpoint tentang beberapa jenis musik dan kehidupan artis-artisnya sebelum memasuki materi lebih dalam mengenai musik dalam beribadah, selain memberikan materi ada ruang diskusi sehingga peserta lebih paham mengenai cara menyanyi yang baik, jenis musiknya dan motivasi untuk memuji Allah lewat lagu. Pembasan ini berakhir dengan terbenamnya matahari tanda penutupan hari sabat. Renungan tutup sabat disampaikan oleh Ibu N. Kana Wadu, selaku ketua Jemaat Kupang
Acara malam minggu diisi dengan bicara dari hati ke hati, mengenai apa yang diperoleh selama mengikuti retreat, saling bertukar pikiran, menceritakan pengalaman dan saling menguatkan. Diam-diam pada acara hari ke-2 ini mendapatkan repon yang positif dari masyarakat sekitar dimana pada acara dari hati ke hati seorang pemudi dari sekitar lokasi retreat senang dengan pembahasan pada hari tersebut.
Hari ke-3 setelah renungan pagi seluruh peserta bersiap untuk melakukan pelayanan ke Gereja Masehi Injil di Timor (GMIT) setempat. Terpuji Allah di Surga 2 buah lagu dipersembahkan untuk kemuliaan-Nya dan setelah selesai kebaktian tersebut beberapa buku Kemenangan Akhir dibagikan pada anggota jemaat GMIT setempat. Setelah mengakhiri pelayanan tersebut rombongan peserta retreat kembali ke lokasi retreat untuk bersiap pulang ke Kupang.
Kami mohon dukungan doa dari Pembaca semua, agar kami Pemuda advent Jemaat Kupang dapat terus setia, lebih giat lagi dalam melayani Allah dan lebih daripada itu dapat memantulkan kasih Yesus karena Ya Mengel’lu D’dara Jad’di Ana Deo. (Author: Alfred Frans, Ketua Pelaksana, 1 September 2014)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar