KAWAN SEKERJA ALLAH
Pdt.
D. Kana Djo (08113828077)
Pendeta
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh
Renungan
Harian
Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang
Allah, bangunan Allah. 1 Kor. 3:9
Roh Kudus haruslah menjadi oknum yang
berperan dalam meyakinkan tentang dosa. Oknum Ilahi ini menyampaikan kepada
pembicara tersebut manfaat-manfaat dari pengorbanan yang dibuat di kayu salib;
dan sementara kebenaran itu dihadapkan kepada jiwa-jiwa yang hadir, Kristus
memenangkan mereka bagi diri-Nya dan berusaha untuk mengubah sifat alami
mereka. Dia bersedia menolong kelemahan mengajar, memimpin, serta mengilhami
kita dengan pemikiran-pemikiran yang berasal dari surga.
Betapa sedikitnya yang dapat manusia
lakukan dalam pekerjaan penyelamatan jiwa tetapi alangkah banyak jika mereka
melakukannya melalui Kristus serta dipenuhi oleh Roh-Nya! Guru lahirlah tidak
dapat membaca hati para pendengarnya; tetapi Yesus siap membagikan kasih
karunia kepada setiap jiwa yang membutuhkannya. Dia memahami kemampuan manusia,
kelemahan dan kekuatannya. Tuhan bekerja atas hati manusia. Dengan demikian
hati orang yang tidak percaya itu terjamah, dan menyambut kepada pekabaran
kebenaran.
“Kami adalah kawan sekerja Allah.”
Keyakinan yang ditanam di dalam hati, serta penerangan yang diberikan ke dalam
pikiran oleh masuknya Sabda itu, bekerja dengan selaras. Kebenaran yang
dihadapkan kepada pikiran memiliki kuasa yang membangkitkan tenaga yang tidak
digunakan yang dimiliki jiwa itu. Roh Allah yang bekerja di dalam hati, bekerja
sama dengan usaha Allah melalui manusia sebagai alat-alat-Nya.
Kepada saya
berulang kali telah ditunjukkan bahwa umat Allah pada akhir zaman ini tidak
akan aman bila menaruh kepercayaannya pada manusia dan bergantung pada
kekuatannya. Pedang kebenaran yang berkuasa itu, telah membawa mereka keluar
dari dunia ini sebagai batu-batu kasar yang perlu dipotong dan dibentuk dan
digosok agar berguna bagi bangunan surga. Mereka dapat dipotong oleh para nabi
melalui teguran, peringatan dan nasihat, sehingga mereka boleh dibentuk sesuai
dengan Teladan Ilahi; inilah tugas khusus dari Penghibur itu—yaitu, mengubah
hati dan tabiat, agar manusia memelihara jalan Tuhan.—Home Missionary, 1
Nov. 1893.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar