Penuntun Bagi Pemimpin
Selamat Datang!
Selamat datang dalam acara Sepuluh Hari Berdoa
2017! Allah telah memberikan banyak mukjizat dalam program Sepuluh Hari Berdoa
sejak kegiatan ini dimulai dalam Operasi Hujan Akhir (Operation Global Rain) pada
tahun 2006. Roh Kudus telah membuat kebangunan, perubahan, pembaruan kerinduan untuk
menginjil, dan perbaikan dalam hubungan manusia. Sungguh, doa adalah tempat
lahirnya kebangunan rohani!
Penuntun ini ditujukan untuk membantu Anda
sebagai seorang pemimpin. Bagian pertama meliputi topik-topik yang berhubungan
dengan Sepuluh Hari Berdoa 2017, dan pada bagian kedua terdapat
petunjuk-petunjuk yang akan membantu Anda dan kelompok doa Anda. Ingatlah bahwa
hal ini hanya sekadar sumber daya dan ide-ide. Anda bebas untuk mengubah
berbagai hal sebagaimana Roh Kudus menuntun Anda.
Selama Sepuluh Hari Berdoa pada 11-21 Januari
2017, kelompok Anda haruslah bertemu setiap hari secara langsung atau melalui
telepon, selama satu jam untuk mengikuti Doa Persatuan (United Prayer). Jika
gereja Anda tidak dapat melaksanakan Sepuluh Hari Berdoa antara 11 dan 21
Januari, maka kami mendorong agar Anda memilih waktu lain yang lebih tepat bagi
gereja Anda. Pada hari kesebelas yaitu 21 Januari, jatuh pada hari Sabat. Ini
adalah hari perayaan akan segala sesuatu yang Allah telah lakukan dalam jawaban
doa-doa persatuan tersebut. Kami berharap agar ide-ide dan usulan-usulan yang
diberikan dapat membantu Anda untuk membuat kegiatan Sepuluh Hari Berdoa 2017
ini sebuah pengalaman yang penuh kuasa bagi kelompok kecil atau keluarga gereja
Anda.
Saat Anda memulai perjalanan ini, ambillah waktu
untuk membaca berbagai kesaksian dari mereka yang berpartisipasi dalam Sepuluh
Hari Berdoa 2016:
“Sebagai sebuah gereja kami mulai berdoa agar
hujan dapat turun, karena negara kami tengah menghadapi kekeringan. Hal ini
membuat semua orang menjadi sibuk dan panik, tetapi saya ingin berterima kasih
pada Allah karena setelah tiga hari, Dia telah menjawab doa kami. Saat ini
hujan turun setiap hari, dan saya ingin berterima kasih pada Tuhan untuk doa
yang dijawab.” Lee Moyo.
“Saya memuji Tuhan atas apa yang Dia telah
lakukan bagi gereja kami “GMAHK Njiro” di Arusha, Tanzania. Seorang wanita
Muslim mengikuti kegiatan Sepuluh Hari Berdoa pada hari Sabat, dan dia kemudian
kembali mengikutinya pada hari Senin di mana dia mengaku bahwa telah tergantung
pada pengobatan seorang penyihir dan menggunakan ilmu sihir untuk mendapatkan
sebuah pekerjaan, tetapi setelah mengikuti kebaktian Sabat, dia telah
memutuskan untuk membuang ilmu sihir itu jauh-jauh dan bergantung hanya kepada
Yesus. Dua hari setelah membuang semua obat-obat sihir tersebut, dia dipanggil
bekerja sebagai seorang manajer logistik di sebuah perusahaan transportasi yang
besar di Dar es Salaam, dan saat ini dia sedang mempersiapkan diri untuk
dibaptiskan pada Sabat depan.” Alexis
Nzitonda, Tanzania.
“Kami memulai acara Sepuluh Hari Berdoa pada
tanggal 10 bulan ini, dan kami telah mengalami kedamaian yang Kristus berikan
dalam hati kami walaupun banyak tantangan yang kami harus alami. Salah satu
anggota kelompok kami telah melihat berkat Allah dalam hidupnya melalui sebuah
pekerjaan baru yang berlokasi di ibu kota. Allah telah memberkati seorang saudari
yang merupakan orang tua tunggal dengan dua orang anak yang masih kecil dengan
cara berbicara kepada istri dari seorang guru agar membelikan makanan bagi ibu
janda tadi. Allah juga telah menjawab doa-doa seorang nenek bagi cucu
perempuannya yang masih balita namun sakit dan dirawat di rumah sakit. Pada
tanggal 14 bulan ini anak tersebut telah sembuh. Kami teruskan sesi doa kami
setiap pukul 04:00 pagi di gereja kecil kami yang berlokasi di desa Tanoliu,
bagian utara pulau Efate di Vanuatu. Kami sangat diberkati melalui acara
Sepuluh Hari Berdoa ini melalui Roh Kudus.” Sharon Timothy, Vanuatu.
“Saya telah berdoa bagi anak saya selama Sepuluh
Hari Berdoa ini, dan dia telah diberkati dengan sebuah pekerjaan baru yang dia
senangi.” Marrianne McFeeters.
“Saya mengharapkan pertolongan dari waktu yang
telah saya habiskan untuk segala jenis media, khususnya televisi.Dan pada hari
pertama acara doa ini saya telah ditunjukkan kepada sebuah iklan televisi yang
cepat selama sepuluh hari dan telah ditunjukkan cara bagaimana saya dapat
mengisi pikiran saya dengan makanan rohani gantinya dengan media yang korup.
Sepuluh Hari Berdoa ini menjadi sebuah berkat yang ingin kamilakukan secara teratur
dengan waktu berdoa yang lebih panjang.” John Weston.
Hal-hal Umum dalam Kegiatan Sepuluh Hari
Berdoa
Mengapa sebuah Perjalanan Doa Melalui Bait
Suci?
Pembahasan mengenai Bait Suci haruslah
dipelajari dengan saksama, sebagai salah satu batu fondasi dari iman dan
pengharapan kita. Hal itu menunjukkan kepada kita pekerjaan yang Kristus tengah
lakukan bagi kita. Menunjukkan karakter-Nya. Selain itu, menunjukkan kepada
kita hal-hal yang Kristus tuntut dari kita dan bagaimana kita harus hidup di
atas dunia ini. Mengingatkan kepada kita bahwa kita haruslah hidup dengan
sebuah pandangan yang tertuju pada kekekalan dan kita tidak dapat berbuat
apa-apa jika bergantung pada kuat kuasa kita sendiri. Hanya karena Kristus dan
pengorbanan-Nya sehingga dosa-dosa kita dapat diampuni dan kemuliaan-Nya
diberikan kepada kita.
Lembar Tema Harian
Sebuah lembar tema telah disediakan bagi kita
setiap hari dalam acara Doa Sepuluh Hari ini. Halaman pertama memberikan sebuah
usulan untuk waktu berdoa dan termasuk ide-ide bagi pokok-pokok doa khusus dan
lagu-lagu yang dapat dinyanyikan bersama-sama. Halaman kedua berisi ayat-ayat
Alkitab dan pandangan Ellen White yang memberikan tambahan untuk tema hari
tersebut. Kami merekomendasikan agar Anda memperbanyak (copy) lembar-lembar tema tersebut
agar setiap partisipan dapat memiliki satu salinan untuk memudahkan mengikuti saat
berdoa. Lembar ini dapat difotokopi bolak-balik.
Gereja-gereja di seluruh dunia akan bersatu
dalam doa untuk tema setiap hari. Bergabunglah dengan mereka melalui bacaan
ayat Alkitab, kutipan-kutipan, dan usulan-usulan doa yang tercantum dalam
setiap lembar tema. Semakin Anda fokus untuk mengikuti tema, maka akan semakin
berarti pula waktu berdoa Anda. Namun, Anda tidak dibatasi untuk tetap pada
lembar tema itu saja; itu hanya sebagai panduan Anda. Anda tidak perlu
mendoakan pokok-pokok doa itu secara berurutan — hal-hal tersebut hanya sebagai
usulan yang dapat dimasukkan.
Latar Belakang Bait Suci
Pastikan bahwa kelompok Anda akrab dengan bait
suci di padang belantara yang dibangun oleh Musa sesuai dengan petunjuk Allah.
Bacalah Keluaran 40 bersama-sama atau doronglah anggota kelompok Anda untuk
membaca ulang pasal tersebut di rumah. Jika memungkinkan, bawalah sebuah gambar
atau diagram Bait Suci pada setiap pertemuan agar kelompok Anda dapat memperagakan
denahnya.
Anda mungkin memiliki anggota kelompok yang
belum pernah mempelajari hubungan antara bait suci di dunia, di surga, dan
rencana penyelamatan. Jika diperlukan, Anda dapat membuat pertemuan sebelum
acara Sepuluh Hari Berdoa untuk memperkenalkan topik ini yang disertai
pendalaman Alkitab sederhana.
Tulisan-tulisan Ellen White di Berbagai
Bagian Bait Suci
Kami juga telah memasukkan beberapa ayat-ayat
Alkitab dan kutipan dari tulisan Ellen White setiap malam. Kutipan-kutipan ini
berbicara tentang bagian yang berbeda-beda dari bait suci dan mengapa mereka
ada sangkut pautnya dengan kita. Kami menganjurkan bahwa Anda membaca hal ini
bersama-sama dengan kelompok Anda. Kegiatan tersebut dapat dilakukan di bagian
awal dari waktu pertemuan untuk menetapkan landasan bagi tema hari itu, atau di
bagian tengah saat acara berlangsung.
Anjuran Waktu untuk Setiap Bagian Doa
Banyaknya waktu yang Anda gunakan untuk setiap
bagian doa kemungkinan besar akan bervariasi setiap kali Anda berdoa bersama.
Berikut adalah usulan rentang waktu yang biasanya dapat berlaku dengan baik:
· Selamat Datang / Perkenalan : 2-5 menit
· Pembacaan Alkitab dan Kutipan Ellen White : 3 menit
· Memuji Tuhan dalam Waktu Doa : 10 menit
· Pengakuan dan Menuntut Kemenangan atas Dosa dalam Waktu Doa : 3-5
menit
· Permohonan dan Doa Syafaat (Pengantara) dalam Waktu Doa : 35 menit
· Ucapan Syukur dalam Waktu Doa : 10 menit
Pengantaraan bagi Tujuh Orang
Doronglah agar setiap orang meminta kepada Tuhan
untuk menunjukkan tujuh (7) orang untuk didoakan selama sepuluh hari tersebut.
Orang-orang tersebut bisa memiliki hubungan keluarga, pertemanan, rekan kerja,
anggota jemaat, dlsb. Doronglah mereka untuk berdoa agar Roh Kudus dapat
memimpin mereka untuk menerima Yesus. Anggota kelompok juga haruslah meminta
kepada Allah untuk menunjukkan kepada mereka bagaimana mereka dapat berdoa bagi
kebutuhan-kebutuhan khusus dan bagaimana menjangkau ketujuh orang tersebut
selama sepuluh hari tersebut.
Kebaktian Sabat Saat Sepuluh Hari
Berdoa 2017
Melaksanakan sebuah doa khusus serta berbagi
kesaksian yang berfokus pada jawaban-jawaban doa saat kebaktian di kedua hari
Sabat. Jadilah kreatif — ada banyak cara untuk berbagi bersama anggota jemaat
tentang apa yang terjadi selama kumpulan doa harian tersebut.
Sabat Terakhir Sebagai Perayaan
Secara khusus, Sabat terakhir haruslah diatur
sebagai waktu yang gembira, merayakan segala sesuatu yang Allah telah lakukan
selama sepuluh hari tersebut. Pastikan agar memberikan waktu yang banyak untuk
kesaksian atas jawaban doa mereka, pelajaran Alkitab/khotbah tentang doa, dan
lagu-lagu. Pimpinlah jemaat ke dalam waktu doa sehingga mereka yang tidak
pernah mengikuti pertemuan doa harian tersebut dapat mengalami kegembiraan
dalam doa bersama-sama. Lihatlah materi hari ke 11 untuk ide-ide lebih lanjut.
Menindaklanjuti Sepuluh Hari Berdoa 2017 —
Keterlibatan Seluruh Anggota
Berdoalah sebanyak mungkin untuk gereja/kelompok
Anda, agar mengetahui keinginan Allah dalam melanjutkan apa yang telah Ia mulai
saat Sepuluh Hari Berdoa 2017 ini dilaksanakan. Atau mungkin Allah menginginkan
agar Anda memulai sebuah pelayan yang baru dalam gereja atau sebuah pelayanan
masyarakat ke luar. Bukalah diri Anda dan ikutlah kepada pimpinan Allah. Anda
pasti akan terkesima saat berjalan bersama Dia.
Secara khusus, kami sangat mendorong agar Anda
melakukan hal-hal yang praktis bagi orang lain. Kita, bukan saja harus berdoa
bagi orang lain, tetapi juga harus menjangkau mereka dengan cara yang dapat
dirasakan. Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh General Conference telah meluncurkan sebuah inisiatif yang
sangat bagus, yang disebut Total
Member Involvement (Keterlibatan Seluruh Anggota), dan kami
mengundang setiap anggota dan gereja untuk bergabung dalam jangkauan ini. Orang
banyak lapar akan sesuatu yang lebih baik, akan sesuatu yang kita miliki tetapi
mereka tidak punya. Marilah kita membagikan pemberian Allah kepada kita
gantinya menyimpannya sendiri. Marilah kita menggunakan talenta kita untuk
menceritakan kepada orang lain tentang Penyelamat yang penuh Kasih itu!
Kami juga memasukkan sebuah dokumen yang
menganjurkan beberapa kegiatan. Dengan doa, pilihlah satu atau beberapa
aktivitas yang sesuai bagi kelompok Anda, dan pilihlah satu hari, dan kemudian
jadilah kaki dan tangan Yesus Kristus. Jika kita hanya berdoa dan tidak
membagikan Yesus kepada orang lain, cepat atau lambat kita akan berhenti
berdoa. Jadi mintalah kepada Allah untuk menunjukkan bagaimana Anda dapat
menjadi saksi kepada mereka yang membutuhkan-Nya.
Kesaksian
Kami berharap
agar kita dapat berbagi cerita tentang bagaimana Allah bekerja dalam Sepuluh
Hari Berdoa 2017 ini! Cerita Anda akan memberikan kekuatan kepada banyak orang.
Kesaksian-kesaksian Anda dapat dikirim kepada stories@ministerialassociation.org atau dikirimkan melalui situs www.tendaysofprayer.org
Petunjuk untuk Doa Persatuan
Kesepakatan Bersama
Jika seorang sedang mendoakan sebuah permohonan
kepada Allah, pastikan bahwa orang lain juga mendoakan permohonan yang sama
tersebut dan sepakat bersama-sama — hal ini akan sangat berkuasa! Jangan pernah
berpikir bahwa hanya karena satu orang yang telah berdoa untuk permohonan
tersebut, orang lain tidak perlu lagi. “Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua
orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka
itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga” (Matius 18:19). Sungguh sangat
menggembirakan jika diangkat melalui doa!
Menuntut Janji Tuhan
Kami telah menyediakan sebuah dokumen dengan
berbagai janji yang dapat Anda tuntut dalam doa. Dukunglah grup Anda untuk
menuntut janji-janji Allah itu dalam doa mereka. Sangat mudah untuk terfokus
pada permasalahan-permasalahan yang ada. Tetapi, saat kita menuntut janji-janji
Tuhan, kita meningkatkan iman dan mengingatkan diri kita bahwa tidak ada yang
mustahil bagi Allah. Janji-janji itu akan membantu kita untuk mengalihkan
pandangan dari kelemahan-kelemahan dan kesulitan-kesulitan, dan menetapkannya
kepada Yesus. Bagi setiap kelemahan dan setiap perjuangan kita dapat menemukan
janji Alkitab yang dapat kita tuntut. Dukunglah setiap orang untuk mencari
lebih banyak janji dan menuliskannya sehingga mereka dapat menuntutnya di
kemudian hari.
“Dengan kerendahan hati yang sungguh-sungguh
kita harus mengatakan apa yang kita butuhkan kepada Allah, dan menuntut
janji-janji-Nya dengan iman dan kepercayaan sehingga jemaat akan mengetahui
bahwa kita telah belajar untuk menang dalam Tuhan melalui doa. Mereka akan
dikuatkan untuk percaya bahwa Allah hadir dalam setiap pertemuan, dan mereka
akan membuka hati untuk menerima anugerah-Nya yang limpah itu. Iman mereka akan
meningkat berkat kesungguh-sungguhan, dan mereka akan siap untuk mendengar
serta bersedia menerima segala arahan yang diberikan oleh pembicara.” (Evangelism, hal. 146)
Puasa
Undanglah mereka yang bergabung dalam Sepuluh
Hari Berdoa untuk mempertimbangkan jenis-jenis puasa, seperti puasa dari
menonton TV, mendengarkan musik duniawi, film, internet, permen, atau
jenis-jenis makanan yang sulit dicerna. Gunakanlah waktu tambahan untuk berdoa
dan belajar Alkitab, memohon kepada Allah untuk membantu Anda dan jemaat Anda
untuk menurut dengan lebih lagi kepada Kristus. Dengan melakukan diet
sederhana, dapat membuat pemikiran anggota kelompok Anda untuk dapat lebih
menerima/mendengarkan suara Allah melalui Roh Kudus.
Roh Kudus
Pastikan bahwa kita meminta kepada Roh Kudus
untuk menunjukkan bagaimana atau apa yang harus kita doakan bagi hidup
seseorang atau dalam situasi tertentu. Alkitab mengatakan kepada kita bahwa
kita tidak tahu apa yang harus didoakan sehingga Roh Kuduslah yang melakukan
doa syafaat bagi kita.
“Kita bukan hanya harus berdoa di dalam nama
Yesus, tetapi harus diilhami oleh Roh Kudus. Inilah yang dimaksudkan dalam
firman yang mengatakan ‘tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah
dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan’ (Roma 8:26). Doa yang demikianlah
yang dijawab Allah dengan gembira. Jika dengan kesungguh-sungguhan dan
intensitas kita napaskan sebuah doa di dalam nama Kristus, maka dalam
kesungguh-sungguhan itulah sebuah janji dari Allah akan tercetus di mana Ia
akan segera menjawab doa kita ‘jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan
atau pikirkan’ (Efesus 3:20)” (Christ’s
Object Lessons, hal. 147, diberikan penekanan).
Bersama Secara Fisik
Saat Anda memulai sesi doa persatuan, undanglah
semua orang untuk mendekat. Saat orang mendekat bersama-sama untuk membentuk
sebuah lingkaran yang kecil, itu akan membantu mendorong terciptanya roh
persatuan, di mana adalah sangat penting dalam doa persatuan. Jika orang banyak
tersebar di dalam sebuah ruangan, maka akan sulit orang untuk mendengarkan doa
yang dilayangkan satu-per-satu.
Catatan
Membuat sebuah catatan doa selama kegiatan
Sepuluh Hari Berdoa dapat menjadi cara yang baik bagi para peserta untuk
menyerap makna tema doa setiap hari, membuat komitmen-komitmen yang nyata
kepada Tuhan, dan menyadari segala berkat yang Dia telah berikan bagi semua.
Tuliskanlah doa-doa kita dan mencatatkan jawaban Allah akan doa kita merupakan
jalan yang telah terbukti untuk dapat menjadi penyemangat dalam hidup kita.
Mencatat dimasukkan dalam kegiatan Sepuluh Hari
Berdoa dalam beberapa cara. Anda dapat memberikan waktu saat pertemuan doa agar
orang-orang dapat mencatat tanggapan mereka kepada Allah dalam jurnal doa
pribadi mereka. Atau Anda dapat memiliki sebuah catatan permohonan doa kelompok
dan jawaban-jawabannya — dalam sebuah buku catatan, ditulis di atas sebuah
poster, atau secara online.
Sebuah cara yang sederhana untuk melakukan hal ini adalah untuk menarik garis
di tengah-tengah kertas dan membagi kertas tersebut menjadi dua bagian.
Tuliskanlah permohonan-permohonan itu di kolom sebelah kiri dan
jawaban-jawabannya di kolom sebelah kanan. Sungguh sangat menyenangkan serta
membangun iman saat melihat ke belakang dan mendapati bahwa Allah telah
menjawab doa-doa tersebut!
Hormat
Doronglah dan contohkanlah sebuah sikap hormat.
Kita sedang menghampiri singgasana Raja Alam Semesta. Janganlah kita menganggap
enteng hal ini, khususnya dalam sikap dan perilaku kita. Tetapi, tidak perlu
juga sikap bertelut yang terus-menerus. Anda ingin setiap orang merasa nyaman
dalam satu jam, oleh sebab itu doronglah peserta untuk bertelut atau duduk atau
berdiri saat Allah memimpin di saat mereka nyaman.
Kata-kata dalam Doa
Doa-doa haruslah singkat dan langsung kepada
intinya. Hal ini memberikan kesempatan bagi orang lain untuk berdoa juga.
Usahakan untuk membatasi kata-kata dalam doa ke dalam beberapa kalimat saja.
Setiap orang dapat berdoa berkali-kali. Kalimat doa yang pendek dapat menjadikan
waktu berdoa menjadi menarik dan mengizinkan Roh Kudus untuk menginspirasikan
cara berdoa bagi kelompok itu. Anda tidak perlu memulai atau menutup setiap
kalimat doa pendek itu dengan frase seperti “Bapa yang kami kasihi” dan “Amin”.
Doa itu merupakan percakapan yang berkelanjutan kepada Tuhan.
Diam
Sebagai seorang pemimpin, jangan mendominasi
waktu berdoa. Tujuan utama kita adalah untuk mengajak orang lain untuk berdoa
juga. Waktu untuk berdiam sangat baik, karena hal itu memberikan kesempatan
bagi Allah untuk berbicara ke dalam hati kita masing-masing. Mengizinkan Roh
Kudus untuk bekerja, dan memberikan waktu bagi setiap orang untuk berdoa.
Bernyanyi
Lagu-lagu kelompok yang dinyanyikan dengan
spontan, bersatu dengan doa-doa, menambah keindahan pertemuan doa itu. Judul
lagu-lagu yang sesuai ada dalam daftar yang diberikan pada setiap akhir lembar
tema. Jangan merasa bahwa Anda harus menggunakan semua lagu-lagu tersebut — hal
ini hanya sekadar usulan. Menyanyi juga merupakan cara baik yang dapat
digunakan saat transisi dari satu bagian doa ke bagian yang lain.
Menerima Permohonan Doa
Jangan meminta permohonan doa di dalam kelompok.
Melainkan, katakanlah kepada semua orang untuk mendoakan permohonan mereka
sendiri dan mendorong orang lain untuk menyetujui dan berdoa juga untuk
permohonan tersebut. Alasannya adalah: waktu! Membicarakan
permohonan-permohonan itu akan menghabiskan waktu yang panjang dalam pertemuan
doa Anda. Setan sangat senang jika dia dapat membuat kita terus berbicara
tentang masalah kita dan tidak mendoakannya. Anggota-anggota kelompok
seringkali langsung memberikan tanggapan, nasihat serta solusi. Kuasa itu
haruslah datang dari Tuhan! Lebih banyak kita berdoa, maka akan lebih banyak
pula kuasa-Nya yang akan diturunkan kepada kita.
Waktu Anda Setiap Hari
Hal ini sangat penting! Pastikanlah bahwa Anda
sebagai seorang pemimpin juga mengambil waktu setiap hari di kaki Yesus,
berbicara kepada-Nya dan membaca firman-Nya. Jika Anda menjadikan pengenalan
akan Allah sebagai prioritas utama dalam hidup Anda, maka hal itu akan
memberikan sebuah pengalaman yang indah bagi Anda. “Dari sebuah tempat rahasia
dalam doa akan datang kuasa yang menggoncangkan dunia dalam saat Reformasi
Besar ini. Di situ, dengan ketenangan yang suci, para pelayan Allah akan mengukuhkan
kaki mereka di atas batu perjanjian-Nya” (Kemenangan Akhir, hal. 210).
Pembukaan
Selamat datang dalam acara Sepuluh Hari Berdoa
2017! Allah telah memberikan banyak mukjizat dalam program Sepuluh Hari Berdoa
sejak kegiatan ini dimulai dalam Operation Global Rain (Operasi Hujan
Akhir) pada tahun 2006. Roh Kudus telah membuat kebangunan, perubahan,
pembaruan keinginan untuk penginjilan, dan perbaikan dalam hubungan manusia.
Sungguh, doa adalah tempat lahirnya sebuah kebangunan!
Kami percaya bahwa hidupmu dan hidup orang-orang
yang Anda doakan akan berubah saat Anda bergabung bersama anggota jemaat yang
lain dalam doa untuk kecurahan Roh Kudus, yang Allah Bapa telah janjikan untuk
diberikan kepada mereka yang memintanya. Berikut adalah beberapa tanggapan dari
mereka yang berpartisipasi dalam Sepuluh Hari Berdoa yang lalu:
“Sebagai sebuah gereja kami mulai untuk berdoa
agar turun hujan karena negara kami tengah menghadapi kekeringan. Hal ini
membuat semua orang menjadi sibuk dan panik, tetapi saya ingin berterima kasih
pada Allah karena setelah tiga hari, Dia telah menjawab doa kami. Saat ini
hujan turun setiap hari, dan saya ingin berterima kasih pada Tuhan untuk doa
yang dijawab.” Lee Moyo.
“Saya memuji Tuhan atas apa yang Dia telah
lakukan bagi gereja kami “GMAHK Njiro” di Arusha, Tanzania. Seorang wanita
Muslim mengikuti kegiatan Sepuluh Hari Berdoa pada hari Sabat, dan dia kemudian
kembali mengikutinya pada hari Senin di mana dia mengaku bahwa telah tergantung
pada pengobatan seorang penyihir dan menggunakan ilmu sihir untuk mendapatkan
sebuah pekerjaan, tetapi setelah mengikuti kebaktian Sabat, dia telah
memutuskan untuk membuang ilmu sihir itu jauh-jauh dan bergantung hanya kepada
Yesus. Dua hari setelah membuang semua obat-obat sihir tersebut, dia dipanggil
bekerja sebagai seorang manajer logistik di sebuah perusahaan transportasi yang
besar di Dar es Salaam, dan saat ini dia sedang mempersiapkan diri untuk
dibaptiskan pada Sabat depan.” Alexis
Nzitonda, Tanzania.
“Kami memulai acara Sepuluh Hari Berdoa pada
tanggal 10 bulan ini, dan kami telah mengalami kedamaian yang Kristus berikan
dalam hati kami walaupun banyak tantangan yang kami harus alami. Salah satu
anggota kelompok kami telah melihat berkat Allah dalam hidupnya melalui sebuah
pekerjaan baru yang berlokasi di ibu kota. Allah telah memberkati seorang
saudari yang merupakan orang tua tunggal dengan dua orang anak yang masih kecil
dengan cara berbicara kepada istri dari seorang guru agar membelikan makanan
bagi ibu janda tadi. Allah juga telah menjawab doa-doa seorang nenek bagi cucu
perempuannya yang masih balita namun sakit dan dirawat di rumah sakit. Pada
tanggal 14 bulan ini anak tersebut telah sembuh. Kami teruskan sesi doa kami
setiap pukul 04:00 pagi di gereja kecil kami yang berlokasi di desa Tanoliu,
bagian utara pulau Efate di Vanuatu. Kami sangat diberkati melalui acara
Sepuluh Hari Berdoa ini melalui Roh Kudus.” Sharon Timothy, Vanuatu.
“Saya telah berdoa bagi anak saya selama Sepuluh
Hari Berdoa ini, dan dia telah diberkati dengan sebuah pekerjaan baru yang dia
senangi.” Marrianne McFeeters.
“Saya mengharapkan pertolongan dari waktu yang
telah saya habiskan untuk segala jenis media, khususnya televisi. Dan pada hari
pertama acara doa ini saya telah ditunjukkan kepada sebuah iklan televisi yang
cepat selama sepuluh hari dan telah ditunjukkan cara bagaimana saya dapat
mengisi pikiran saya dengan makanan rohani gantinya dengan media yang korup.
Sepuluh Hari Berdoa ini menjadi sebuah berkat yang ingin kami lakukan secara
teratur dengan waktu berdoa yang lebih panjang.” John Weston.
Tema Doa Kita Adalah: Bait Suci Yang Hidup
Selama Sepuluh Hari Berdoa 2017, kita akan
mengunjungi Bait Suci dan berusaha untuk melihat pelajaran-pelajaran yang dapat
kita pelajari dari tempat tersebut. Pelajaran tentang Bait Suci ini haruslah
dipelajari dengan berhati-hati, karena hal ini merupakan batu fondasi (dasar)
dari iman dan pengharapan kita. Hal itu menunjukkan pekerjaan yang Kristus
sedang lakukan bagi kita. Menunjukkan karakter-Nya. Serta mengatakan kepada
kita apa yang Kristus harapkan dari kita dan bagaimana kita dapat hidup di
dunia ini. Itu mengingatkan kita bahwa kita harus hidup dengan sebuah pandangan
yang tertuju pada Keabadian dan kita tidak dapat melakukan apa pun dengan kuasa
kita sendiri. Hanyalah karena Kristus dan pengorbanan-Nya sehingga dosa-dosa
kita dapat diampuni dan pembenaran-Nya diberikan kepada kita.
“Pembahasan tentang Bait Suci…haruslah
dimengerti dengan jelas oleh para pengikut Allah” (The Faith I live By,
hal. 203). “Kita harus selalu mengingat pelajaran Bait Suci dalam pemikiran
kita. Allah melarang permainan kata untuk keluar dari bibir manusia yang dapat
mengurangi kepercayaan orang yang ada dalam kebenaran, terhadap keberadaan Bait
Suci di Surga, dan adanya sebuah denah dari Bait Suci ini yang pernah dibangun
di dunia. Allah menginginkan agar umat-Nya mengenal denah (pola) ini,
sehingga dapat selalu mengingat bahwa ada Bait Suci di surga, di mana Allah
adalah segalanya dan di dalam segalanya. Kita haruslah mengingat di
dalam pemikiran kita yang dipagari oleh doa dan sebuah pelajaran dari firman
Allah, sehingga kita dapat mengerti kebenaran ini” (E.G. White Letter233, 1904, penekanan diberikan).
Pedoman yang Dianjurkan untuk Waktu Berdoa
· Buatlah doamu pendek/sederhana — hanya satu atau dua kalimat untuk
sebuah topik. Kemudian, berikanlah kesempatan berikut kepada orang lain. Anda
dapat berdoa berkali-kali sesuai keinginan Anda, sama seperti Anda sedang
berbicara dalam sebuah percakapan.
· Jangan takut diam, karena hal ini memberikan kesempatan buat semua
orang untuk mendengarkan bisikan Roh Kudus.
· Bernyanyi beberapa lagu bersama-sama atas tuntunan Roh akan
memberikan berkat bagi semua orang. Anda tidak membutuhkan piano untuk hal ini;
tidak apa-apa untuk bernyanyi tanpa iringan musik.
· Dari pada menggunakan waktu yang berharga untuk membicarakan
permohonan doa Anda, silakan langsung disampaikan dalam doa. Maka orang lain
pun dapat berdoa untuk permohonan Anda dan menuntut janji Allah untuk kebutuhan
Anda.
Menuntut Janji-Nya
Ketika kita berdoa, sungguh mudah untuk berfokus
pada kebutuhan-kebutuhan kita, kesulitan-kesulitan yang kita hadapi, dan semua
tantangan kita — dan kemudian berkeluh-kesah tentang situasi tersebut. Tetapi
ini bukanlah tujuan doa. Doa diperuntukkan untuk memperkuat iman kita. Itulah
sebabnya kami mendorong Anda untuk menuntut janji Allah dalam waktu doa Anda.
Hal itu akan membantu Anda untuk mengalihkan pandangan dari diri dan kelemahan
sendiri kepada Yesus.
“Setiap janji dalam Firman Allah itu
diperuntukkan untuk kita. Dalam doa-doa Anda, sampaikanlah janji firman itu dan
dengan iman tuntutlah janji-Nya itu” (In Heavenly Places, hal. 71). Bagaimana Anda dapat menuntut
janji-Nya? Sebagai contoh, ketika berdoa untuk kedamaian, Anda dapat menuntut
janji yang disampaikan dalam Yohanes 14:27 dan katakan “Tuhan, Engkau telah
mengatakan dalam firman-Mu ‘Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai
sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang kuberikan tidak seperti yang
diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.’ Berikanlah
damai yang Engkau janjikan itu untuk tinggal di dalam kami.” Berterimakasihlah
kepada Allah bahwa Ia memberikan engkau kedamaian, walaupun engkau belum
merasakannya saat itu juga.
Kami telah membuat sebuah dokumen, “Janji-janji
yang Dapat Dituntut dalam Doa,” dengan berbagai janji yang dapat Anda tuntut.
Persiapkanlah dokumen itu di dekat Anda ketika berdoa. Tuntutlah janji-janji
Allah dalam doa pribadi maupun doa umum yang Anda layangkan.
Puasa
Kami mendorong Anda untuk melakukan Puasa Daniel
dalam sepuluh hari tersebut. Memulai tahun itu dengan doa dan puasa merupakan
jalan yang sangat baik untuk menyerahkan diri kita kepada Tuhan untuk tahun
yang akan datang. Ellen White mengatakan kepada kita, “Mulai sekarang dan ke
depan sampai kepada akhir masa umat-umat Tuhan haruslah lebih
bersungguh-sungguh, lebih sadar, tidak percaya kepada kebijaksanaannya sendiri,
melainkan kepada kebijaksanaan Pemimpinnya. Mereka haruslah mengasingkan
hari-hari puasa dan doa. Menahan diri untuk tidak makan makanan yang tidak
dibutuhkan, tetapi mereka harus makan seperlunya makanan-makanan yang
sederhana.” (Counsel on Diet and
Food, hal. 188, 189)
Kita mengenal Daniel, yang hanya mengkonsumsi
buah dan sayuran selama sepuluh hari. Sama dengan itu, kami mendorong Anda
untuk memakan makanan yang sederhana selama sepuluh hari. Sebuah diet sederhana
yang menghilangkan gula, makanan-makanan yang diproses dan diolah di pabrik,
serta berbagai macam minuman bersoda, akan memberikan keuntungan bagi kita di
tingkatan yang berbeda. Pertama-tama, makan makanan yang sederhana berarti
mengurangi waktu untuk mengolah makanan itu sehingga lebih banyak waktu yang
dapat digunakan bersama Tuhan. Kedua, semakin sederhana makanan kita, semakin
mudah bagi perut untuk mencernanya, dan hal ini akan semakin mencerahkan
pemikiran kita. Tetapi puasa bukan hanya sekadar tidak makan. Kami juga
mendorong Anda untuk berpuasa dari menonton TV, film-film, bermain permainan
komputer, bahkan menggunakan Facebook dan YouTube. Terkadang, hal-hal yang
sebenarnya tidak jelek, seperti Facebook dan YouTube, dapat menghabiskan waktu
kita. Singkirkanlah segala sesuatu yang dapat Anda singkirkan untuk memberikan
waktu lebih banyak bersama Tuhan.
Roh Kudus
Pastikan Anda meminta Roh Kudus untuk
menunjukkan kepada Anda untuk menunjukkan apa yang harus Anda doakan bagi hidup
seseorang ataupun situasi tertentu yang sedang dihadapi orang tersebut. “Kita,
bukan saja harus berdoa di dalam nama Kristus, tetapi juga dengan inspirasi
yang diberikan oleh Roh Kudus. Inilah artinya firman yang mengatakan bahwa Roh
‘sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak
terucapkan.’ Roma 8:26. Doa yang demikianlah yang dijawab Allah dengan
sukacita. Jika dengan sungguh-sungguh dan intens kita berdoa di dalam nama
Kristus, maka dalam kesungguh-sungguhan itulah janji Allah akan tercetus di
mana Ia akan segera menjawab doa kita ‘jauh lebih banyak dari pada yang kita
doakan atau pikirkan’ (Efesus 3:20)” (Christ’s Object Lessons, hal. 147).
Iman
Telah dikatakan kepada kita dalam Roh Nubuat
bahwa “doa dan iman akan melakukan hal-hal yang tidak dapat dilakukan oleh
kuasa-kuasa lain di dunia ini.” (The
Ministry of Healing, hal. 509). “Ambillah waktu untuk berdoa, dan
saat Anda berdoa, percaya bahwa Allah mendengarkan engkau. Milikilah iman yang
bercampur dengan doa-doamu. Anda mungkin tidak mendapatkan jawabannya secara
langsung; tetapi itulah iman yang digunakan. Anda memiliki bukti apakah Anda
akan mempercayai Allah, memiliki iman yang kuat dan hidup. ‘Dia yang memanggilmu
adalah setia, yang juga akan melakukannya.’ Berjalanlah pada papan iman yang
sempit itu. Percayakanlah semuanya pada Allah. Percayalah pada Allah dalam
kegelapan. Itulah waktunya memiliki iman” (Testimonies for the Church, vol. 1, hal. 167)
Kita juga dikatakan bahwa “setiap pemberian yang
Ia janjikan, kita dapat memintanya; kemudian kita harus percaya bahwa kita akan
menerima, dan berterima kasihlah akan apa yang kita terima tersebut” (Education, hal. 258). Jadi,
buatlah sebagai satu kebiasaan untuk berterima kasih kepada Allah sebelumnya
melalui iman terhadap apa yang Dia akan lakukan dan bagaimana Ia akan menjawab
doa-doa Anda.
Doa Buat Tujuh Orang
Doronglah agar setiap orang meminta kepada Tuhan
untuk menunjukkan tujuh (7) orang untuk didoakan selama sepuluh hari tersebut.
Orang-orang tersebut bisa memiliki hubungan keluarga, pertemanan, rekan kerja,
anggota jemaat, atau sekadar kenalan. Ambillah waktu untuk bertanya kepada
Allah, siapakah yang harus kita doakan. Mintalah kepada-Nya agar dapat memberikan
kepada kita sebuah beban yang sungguh-sungguh untuk orang-orang ini.
Tanyakanlah kepada Dia apa yang dapat Anda lakukan kepada setiap orang ini
setelah Sepuluh Hari Berdoa selesai, hal ini dapat membantu menunjukkan
karakter Kasih Allah yang sesungguhnya.
Lakukanlah Sesuatu Buat Orang Lain — Total
Member Involvement
(Keterlibatan Seluruh Anggota)
(Keterlibatan Seluruh Anggota)
Setiap kali kita mengambil waktu berkualitas
dalam doa, itu akan menuntun kita untuk membantu kebutuhan orang dalam cara
yang sangat praktis. Kita mendorong Anda untuk bergabung bersama Gereja Masehi
Advent Hari Ketujuh di seluruh dunia untuk terlibat dalam berbagi kasih Yesus.
Apa yang dapat terjadi jika setiap orang yang mengenal Juruselamat itu
melakukan sesuatu untuk membagikan Kristus kepada orang lain? Apakah yang akan
terjadi jika kita mengesampingkan kepentingan diri sendiri dan keluar dari zona
nyaman kita untuk membantu orang lain mengalami kasih dari Bapa kita yang Baik
itu? General Conferencetelah
meluncurkan sebuah inisiatif yang disebut Total Member Involvement (Keterlibatan Seluruh Anggota) dan
kami mendorong Anda untuk terlibat di dalamnya. Kami telah menyediakan sebuah
daftar dari berbagai aktivitas yang dianjurkan yang Anda serta kelompok doa
Anda dapat lakukan setelah Sepuluh Hari Berdoa ini selesai. Saat Anda bekerja
untuk mengatur segala sesuatu, ingatlah agar kegiatan-kegiatan ini tidak
mengalihkan perhatian Anda dari berdoa.
Marilah kita kabarkan kepada dunia tentang kabar
keselamatan yang indah itu. Marilah kita lakukan bagian kita agar Kristus dapat
segera datang dan membawa kita semua pulang ke rumah.
Kecuali disebutkan sebelumnya, seluruh teks
Alkitab yang digunakan dalam versi bahasa Inggris diambil dari King James Version dan yang digunakan
dalam versi bahasa Indonesia diambil dari Alkitab
Terjemahan Baru (Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 1974).
Keterlibatan Seluruh Anggota
(Setiap
orang melakukan sesuatu untuk orang lain)
Sebab ketika Aku lapar,
kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku
seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi
aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara,
kamu mengunjungi Aku.” Matius 25:35, 36
Di dalam buku Hidup Yang Terbaik kita telah dinasihatkan bahwa “kita harus
menghidupkan dua kehidupan — sebuah kehidupan yang aktif dan penuh tindakan,
serta di dalam doa yang dan kerja yang sungguh-sungguh” (hal. 512). Merupakan
kehormatan bagi kita untuk menunjukkan kepada orang lain kasih Kristus itu.
Kita telah menerima kasih yang begitu besar dari Juruselamat kita; janganlah
kita simpan untuk diri kita sendiri. Marilah kita membagikan kasih-Nya kepada
orang lain.
Kami mendorong agar Anda dan gereja Anda untuk
meminta kepada Allah dalam doa tentang bagaimana Anda dapat menjangkau keluar
setelah Sepuluh Hari Berdoa. Pilihlah satu dari beberapa aktivitas, pilihlah
satu hari, dan jadilah tangan dan kaki Kristus. Saat Anda bekerja untuk
mengatur segala sesuatu, ingatlah agar kegiatan-kegiatan ini tidak mengalihkan
perhatian Anda dari berdoa. Ingatlah bahwa “usaha pribadi bagi orang lain
haruslah dimulai dengan doa-doa rahasia; karena hal itu membutuhkan
kebijaksanaan yang besar agar dapat mengerti ilmu penyelamatan jiwa-jiwa.
Sebelum berkomunikasi dengan manusia, bersekutulah dulu dengan Kristus. Di
singgasana Kasih Ilahi itu, kita bisa mendapatkan sebuah persiapan untuk
melayani orang lain” (Prayer,
hal. 313)
Kami telah menyediakan sebuah daftar berbagai
cara bagi Anda untuk membantu orang lain. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan
orang yang akan Anda layani. Kami juga mempersilakan untuk melakukan hal-hal
yang tidak tercantum dalam daftar ini.
1.
Memasak makanan bagi seseorang yang sedang sakit
2.
Mengundang tetangga/rekan sekerja untuk bersilaturahmi
3.
Memberikan makan kepada mereka yang tidak punya tempat
tinggal
4.
Menyumbangkan pakaian yang Anda inginkandiberikan orang kepada
Anda.
5.
Menolong seseorang yang sebagai orang tua angkat Anda.
Kunjungilah orang tersebut secara berkala dan bantulah dia untuk melakukan
kegiatan-kegiatan di rumah, berbelanja, memasak atau membersihkan halaman.
6.
Buatlah roti dan bagikanlah juga kepada tetangga.
7.
Bantulah dengan proyek-proyek di RT setempat
8.
Tawarkanlah untuk menjaga seseorang yang sakit atau
penyandang cacat agar pengasuhnya dapat mengerjakan urusannya.
9.
Terlibat dalam proyek-proyek di RT setempat
10.
Perkenalkanlah diri Anda kepada seorang tetangga baru dengan
cara membawakan mereka makanan. Buatlah mereka merasa diterima dengan baik di
RT Anda.
11.
Berbelanja makanan dan keperluan sehari-hari dan
sumbangkanlah kepada satu keluarga yang membutuhkan.
12.
Sumbangkanlah kacamata Anda yang lama
13.
Tawarkan untuk memberikan pelajaran Alkitab
14.
Kunjungilah orang-orang yang tinggal di panti jompo.
15.
Berikanlah “uang jajan” kepada seorang pelajar/mahasiswa
16.
Kumpulkanlah baju-baju bagi mereka yang membutuhkan. Anda
dapat memulai program “Lemari Pakaian” di gereja Anda agar dapat dibagikan
kepada mereka yang membutuhkan.
17.
Sumbangkanlah laptop tua Anda atau alat elektronik lainnya.
18.
Sumbangkan sebuah mobil tua.
19.
Mengorganisir sebuah acara Kesehatan (Health Expo)
20.
Kirimkan kartu ucapan kepada mereka yang “terkurung”
21.
Mengorganisir sebuah seri program evangelisasi (KKR)
22.
Teleponlah tetangga Anda untuk menanyakan kabar mereka.
23.
Berikanlah seseorang sebuah buku yang menurut Anda akan
disukai.
24.
Bagikanlah traktat GLOW (dapat dibeli secara online)
25.
Undanglah seseorang untuk menerima Yesus.
26.
Buatlah sebuah sekolah memasak
27.
Lakukanlah “Proyek 28 Literatur.” Dalam minggu pertama,
bagikanlah satu buku, Minggu kedua, bagikan dua buku, minggu ketiga, bagikan
tiga buku. Teruskanlah sampai Anda telah membagikan 28 buku.
28.
Bawalah makanan bagi seseorang yang baru kehilangan orang
yang dikasihinya.
29.
Kunjungilah seseorang di rumah sakit untuk memberikan
dukungan atau membantu mereka.
30.
Membaca bagi orang tua
31.
Kunjungi panti asuhan dan tawarkanlah bantuan kepada mereka
yang bertugas.
32.
Bentuklah sebuah kelompok menjahit/merajut/merenda untuk
membuat baju bagi mereka yang membutuhkan.
33.
Membaca Alkitab dengan keras kepada seseorang yang tidak bisa
melihat atau membaca.
34.
Buatlah sebuah acara ‘malam muda-mudi’ di rumah Anda.
35.
Menjadi sukarelawan di “rumah aman” bagi mereka yang pernah
dilecehkan/disiksa
36.
Menyumbangkan buku-buku kepada panti asuhan atau rumah
penampungan
37.
Membawa anak-anak dari gereja Anda untuk mengunjungi panti
jompo. Bawalah sebuah program yang menghibur/menguatkan.
38.
Rencanakan dan jadilah tuan rumah bagi sebuah acara ‘hari
gembira’ bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan keluarga mereka
39.
Buatlah kegiatan gotong-royong kebersihan di RT Anda
40.
Buatlah sebuah ‘Klub Sehat’ di gereja Anda. Undanglah teman
dan tetangga Anda.
41.
Ajaklah seseorang untuk menonton sebuah DVD/film yang
memiliki pesan rohani. Saat menonton bersama, berdoalah agar Roh Kudus mau
berbicara ke dalam hati orang tersebut.
42.
Lakukanlah proyek pilihanmu sendiri
Jika ingin mengetahui sumber-sumber lain untuk
kegiatan bersaksi, silakan kunjungi situs www.revivalandreformation.org
. Silakan scroll ke bawah
dan di bagian kanan silakan klik di gambar yang memiliki posisi tepat di atas
kata “Witnessing”.
Doa Sepanjang Malam
Doa
Sepanjang Malam pada Hari ke-10 (Opsi)
Mengapa Doa Sepanjang Malam?
Tidak ada yang lebih suci dari pada bangun dan
berdoa sepanjang malam atau sebagian waktu malam hari. Namun, malam mungkin
merupakan waktu satu-satunya di mana orang-orang tidak sibuk atau terburu-buru.
Kami percaya bahwa tujuan Anda bukan hanya untuk ‘tidak tidur’ melainkan untuk berdoa
sepanjang waktu yang diperlukan dan, sampai Anda telah mendoakan semua yang
Anda rasa Allah ingin untuk Anda doakan.
Kami menganjurkan agar beberapa orang dapat
memimpin acara tersebut sepanjang malam. Pastikan ada beberapa kali waktu
jeda/istirahat. Sebagai seorang pemimpin, Anda dapat merasakan suasana yang
terjadi dan tahu kapan sebuah jeda/waktu istirahat dibutuhkan dan kapan Anda
harus melanjutkannya ke bagian berikutnya. Kita menganjurkan bahwa Anda
mengambil waktu 10 menit untuk beristirahat setelah berdoa selama 90 menit.
Anda juga dapat menggabungkan pembacaan ayat-ayat Alkitab dalam waktu berdoa
Anda. Anda dapat melakukan semua yang dianjurkan atau sebagian saja, tergantung
apa yang terbaik bagi kelompok Anda. Anda boleh mengubah susunan dari format
yang telah dianjurkan.
Berikut adalah anjuran format untuk Doa
Sepanjang Malam:
· Mulailah dengan sesi puji-pujian.
Pujilah Allah dalam doa Anda serta melalui lagu-lagu pujian.
· Ambillah waktu untuk kesaksian, pastikan
tidak ada yang dapat menjadi penghalang agar Tuhan mendengarkan Anda.
Berikanlah waktu kepada orang lain untuk mengadakan pengakuan pribadi dan juga
waktu untuk pengakuan kelompok. Doronglah semua orang untuk mengakui
dosa-dosanya secara pribadi kemudian secara umum (terbuka) untuk dosa-dosa umum
mereka. dalam Daniel 9:1-19 kita dapat membaca tentang Daniel, yang menjadi
pengantara dan mengakui dosa umum umat Tuhan secara terbuka. Doronglah agar
semua orang boleh mengakui dosa gereja mereka secara terbuka.
· Doakanlah kebutuhan-kebutuhan mereka yang hadir di acara pertemuan
doa tersebut. Banyak orang yang mengalami kesakitan
atau membutuhkan doa, atau kita mengenal orang lain yang sangat membutuhkan
doa. Buatlah sebuah lingkaran, letakkanlah kursi di tengahnya, dan undanglah
mereka yang memiliki permohonan doa khusus untuk maju satu demi satu dan
membagikan permohonan tersebut. Kemudian berkumpullah di sekeliling orang
tersebut dan buatlah giliran dua atau tiga orang untuk berdoa bagi kebutuhan
khusus orang tersebut dan tuntutlah janji-janji Tuhan itu. Anda akan sangat
terkejut akan banyaknya orang yang sedang merasa sakit dan membutuhkan doa.
· Bagilah menjadi dua kelompok. Buatlah
pembagian agar para wanita berdoa di satu ruangan dan para pria di ruangan yang
lain. Pilihlah pemimpin wanita untuk kelompok wanita dan pemimpin pria untuk
kelompok pria. Sering kali ada kebutuhan-kebutuhan pribadi yang tidak dapat dan
tidak boleh dibagikan dengan semua orang. Sering kali lebih mudah membagikannya
dengan sesama jenis kelamin.
· Setelah Anda berkumpul bersama kembali, berdoalah untuk pokok doa
dalam daftar yang diberikan di bawah ini.
· Doakanlah ketujuh orang yang Anda pilih
yang Anda telah doakan selama sepuluh hari berdoa yang telah berlalu.
· Pilihlah ayat Alkitab dan berdoalah saat membacanya.
· Tutuplah waktu doa Anda dengan sesi puji-pujian dan ucapan syukur.
Pokok-pokok Doa
· Berdoa agar kita meninggikan Kristus dan Pengorbanan-Nya di kayu
salib serta kedatangan-Nya yang kedua kali — karena Dia adalah Juruselamat dan
Tuhan kita, yang telah memberikan kepada kita pesan peringatan kasih dan
pengampunan yang terakhir yang harus kita kabarkan ke seluruh dunia.
· Berdoa bagi seluruh anggota jemaat yang merasakan beban bagi
jiwa-jiwa seraya kita mengikuti jejak langkah Kristus dan berinteraksi dengan
mereka yang membutuhkan hubungan pribadi dengan Allah.
· Berdoa bagi kebangunan rohani bagi orang-orang muda Gereja Masehi
Advent Hari Ketujuh yang bersekolah di sekolah tinggi dan universitas umum di
seluruh dunia. Doakan agar mereka dapat menjadi perwakilan-perwakilan dan
misionaris-misionaris yang bersemangat untuk Kristus.
· Berdoa untuk Adventist
Mission saat mereka mengatur proyek-proyek pembukaan daerah baru di
seluruh dunia serta mengumpulkan dana yang mereka butuhkan untuk mengirim
pionir-pionir misi global ke daerah-daerah yang belum pernah dimasuki oleh
pekabaran Advent.
· Berdoa bagi pelayanan Adventist
Chaplaincy saat mereka mengerahkan para chaplain serta para anggota awam yang tertarik untuk melayani
mereka yang di penjara.
· Berdoa agar kita dapat menggunakan waktu lebih lama untuk hal-hal
rohani seperti belajar firman dan berdoa. Berdoa agar kehendak Allah terjadi
dan bukan kehendak kita, serta mintalah agar Roh Kudus dapat menghindarkan kita
dari pengaruh-pengaruh duniawi dan tren yang mengancam pengalaman rohani
sehari-hari kita.
· Berdoa agar orang-orang muda di gereja kita tidak takut untuk
mengorbankan diri mereka sendiri.
· Mohon kepada Tuhan untuk para pemimpin gereja yang saleh, mau
diajar, dan rendah hati sehingga dapat menunjukkan kepemimpinan yang berpusat
pada Kristus di misi gereja untuk mengabarkan pekabaran tiga malaikat. Dan
berdoa agar kebenaran Kristus akan menjadi inti dalam semua pekabaran ini.
· Berdoa agar kita dapat membuka banyak “center of influence” (Pusat Pengaruh) di kota-kota besar di
seluruh dunia. Berdoalah agar pusat-pusat ini akan memberikan perubahan yang
nyata dalam kehidupan orang banyak saat mereka mulai menemukan kebenaran Allah
melalui pelayanan Kristen ini.
· Berdoa agar kita dapat menunjukkan orang lain kepada Kristus dan
kebenaran-Nya sebagai satu-satunya jalan menuju keselamatan.
· Berdoa agar penekanan dalam “Kebangunan dan Reformasi” dapat
meningkat di seluruh dunia. Berdoa agar kebangunan ini terjadi dalam diri
sendiri, keluarga, gereja maupun masyarakat sekitar kita. Berdoa juga untuk
kegiatan doa ini yang berlangsung di seluruh dunia, saat kita memohon bersama
untuk kecurahan Roh Kudus dalam hujan akhir serta pelaksanaannya yang tercantum
dalam Yoel 2, Hosea 5 dan Kisah 2.
· Mintalah kepada Allah untuk melindungi orang-orang muda kita dan
masing-masing kita dari segala pengaruh dunia saat kita berfokus kepada Alkitab
dan pelayanan tanpa pamrih kepada orang lain.
· Berdoalah agar Allah akan mengajarkan kepadamu bagaimana membagikan
Roti Hidup itu kepada orang lain.
· Berdoalah untuk fokus pembaruan dalam mempelajari buku-buku Daniel
dan Wahyu, dengan penekanan khusus pada berkat-berkat yang diberikan dalam
pelayanan Bait Suci.
· Berdoalah kita lebih sungguh-sungguh dalam melakukan bacaan pribadi
setiap hari dan mengikuti bacaan Alkitab melalui program “Percaya Rasulnya”
yang menekankan pada pelajaran Alkitab dan Roh Nubuat.
· Berdoalah agar penghargaan kepada tulisan-tulisan Roh Nubuat dapat
bertambah saat diaplikasikan saat ini. Berdoa agar para pemimpin gereja beserta
anggota-anggotanya membaca segala arahan, nasihat dan dorongan yang diberikan
tulisan-tulisan tersebut secara berkala.
· Berdoa untuk keterlibatan setiap anggota gereja di seluruh dunia
dalam mengabarkan “Seruan Nyaring” (loud cry) itu. Berdoa jugalah saat kita menyerahkan
diri kepada Roh Kudus, karena Dia akan mempersatukan kita bersama-Nya.
· Berdoalah untuk pengertian yang bertambah dalam hal-hal rohani dan
evangelisasi oleh setiap administrator gereja di seluruh dunia agar mereka
dapat meninggikan Kristus serta pesan dan misi unik yang dimiliki Gereja Masehi
Advent Hari Ketujuh. Mintalah kepada Tuhan agar menolong umat-Nya yang sisa,
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, agar tidak kehilangan identitas kenabian
kita.
· Berdoalah untuk fokus yang bersungguh-sungguh untuk pelayanan keluar
setiap kelompok kecil, agar setiap anggota diberikan kesempatan untuk
berpartisipasi dalam bersaksi pribadi tentang Yesus dan karakter-Nya yang
indah. Berdoalah agar setiap kepercayaan dan doktrin dasar kita dapat
dikabarkan bersama Kristus yang menjadi intinya.
· Berdoalah dengan sungguh-sungguh bahwa keluarga-keluarga Gereja
Masehi Advent Hari Ketujuh dapat menunjukkan kasih Kristus di dalam rumah dan
masyarakat sekitarnya dengan menunjukkan bagaimana Kristus dapat membawa
keharmonisan dalam rumah tangga dan menghilangkan segala
penyalahgunaan/penyiksaan dan stres melalui kuasa pengampunan-Nya yang
membenarkan kita di dalam Dia. Berdoalah agar kita dapat mengarahkan orang lain
untuk bergabung bersama keluarga Allah yang sejati di surga.
· Berdoalah untuk ribuan pionir Misi Global yang membuka gereja-gereja
baru, di mana kebanyakan dari mereka berada dalam situasi yang berbahaya.
Berdoalah untuk keselamatan mereka, untuk kebijaksanaan dan untuk kesuksesan.
· Panjatkanlah doa perantaraan bagi anggota-anggota gereja yang hidup
di daerah-daerah penuh tantangan di dunia ini dan harus menghadapi gangguan
karena iman yang mereka praktikkan. Biarlah Allah mengisi mereka dengan kuasa
untuk menjalankan kehidupan mereka sebagai saksi yang sungguh-sungguh akan
kuasa Allah yang memberikan pengampunan serta kekal.
· Berdoalah bagi setiap anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di
seluruh dunia agar dapat digunakan oleh Roh Kudus dalam pelayanan keluar dan
evangelisasi, apakah itu dalam kelompok kecil, kesaksian pribadi, ataupun
kegiatan-kegiatan evangelisasi umum.
· Berdoalah untuk Pusat Penginjilan Perkotaan dalam program Misi
Global di kota-kota di seluruh dunia sementara mereka memberikan pendidikan,
kesehatan, gaya hidup sehat, dan lain sebagainya yang menghubungkan
pelayanan-pelayanan tersebut dengan masyarakat sekitar kita. Berdoalah agar
mereka dapat bertemu dengan orang-orang yang sungguh-sungguh membutuhkan dan
kemudian menghubungkan mereka dengan Yesus.
· Berdoalah untuk persatuan setiap gereja dan institusi di seluruh
dunia dengan didasari oleh penghormatan penuh kerendahan hati terhadap firman
Allah, saling menghormati, penghormatan terhadap proses dan peraturan gereja
yang telah diterima, serta kepada doa yang sungguh-sungguh dan kuasa Roh Kudus.
Berdoalah juga bagi keterlibatan penuh dalam misi gereja untuk mengabarkan
pekabaran tiga malaikat dalam Wahyu 14 dan pekabaran malaikat ke empat dalam
Wahyu 18.
· Berdoalah untuk kasih Allah agar dapat disempurnakan di dalam
gereja-Nya.
· Berdoalah untuk aktivitas pelayanan evangelisasi keluar secara
terpadu yang akan diorganisasi di seluruh dunia dalam program “Mission to the Cities” (Misi
Perkotaan) serta daerah-daerah pinggiran.
· Berdoalah agar Roh Kudus dapat mempersiapkan anggota jemaat untuk
dapat menindaklanjuti serta memuridkan para pendengar Radio Advent Sedunia (Adventist WorldRadio)di kota-kota besar.
· Berdoalah bagi program Departemen Pemuda Advent One Year in Mission-OYIM (Satu
Tahun dalam Misi) dalam rangka mencari dan melatih generasi penerus dalam kepemimpinan
misi perkotaan.
· Berdoalah untuk kerja sama antara organisasi gereja dan kelompok
pelayanan pendukung (supporting ministry) dalam pekerjaan besar evangelisasi
keluar pada masyarakat dan dunia.
· Berdoa untuk kesadaran dan distribusi yang meningkat untuk literatur
Masehi Advent Hari Ketujuh (baik berbentuk cetak maupun elektronik) yang
dilakukan oleh anggota-anggota jemaat dan penekanan yang ditingkatkan dalam
evangelisasi literatur.
· Berdoalah untuk para pemimpin gereja (pendeta jemaat Anda, serta para
pemimpin konferens, uni, divisi dan General
Conference) beserta keluarga mereka masing-masing agar dapat
memberikan kepada kita semua Manna Ilahi melalui pekabaran firman Allah untuk
dicerna setiap hari.
· Berdoalah untuk peningkatan kehadiran pada acara Sekolah Sabat, di
mana para anggota-anggota dan undangan dapat terfokus dalam persekutuan, misi,
pelajaran Alkitab dan jangkauan kepada masyarakat sekitar.
· Berdoalah untuk kebangunan dahsyat kesalehan murni di seluruh gereja
Allah di hari-hari terakhir ini. Berdoalah agar kita dapat berdiri dalam
kebenaran walaupun langit runtuh sekalipun.
· Berdoalah agar gereja kita dapat menggunakan format media sosial
yang sesuai untuk membagikan pekabaran tiga malaikat dalam bentuk praktis,
kreatif, serta jalan yang segar yang dilakukan oleh orang-orang di abad ke 21
ini.
· Berdoalah untuk fokus yang berkesinambungan pada penciptaan
Alkitabiah, yang menunjukkan bahwa dunia kita diciptakan dalam enam hari
berturut-turut secara literal oleh firman Allah.
· Berdoalah agar terjadi peningkatan partisipasi dalam pelayanan
evangelisasi oleh seluruh institusi gereja saat mereka mendukung misi gereja
yang berkesinambungan.
· Berdoalah untuk penerimaan yang menyeluruh terhadap pelayanan
kesehatan (“Pekerjaan Misi Kesehatan”), yang memungkinkan anggota jemaat untuk
mengikuti contoh Kristus yang tanpa pamrih dalam menyediakan kebutuhan
sehari-hari bagi orang lain.
· Berdoalah bagi para pengungsi di seluruh dunia yang menderita saat
ini. Doakan secara khusus, mereka yang berasal dari negara-negara yang tidak
mengizinkan warganya untuk menjadi orang-orang yang percaya kepada Yesus
sementara mereka memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang
Kristen.
· Berdoalah bagi setiap departemen Sekolah Sabat / Pelayanan
Perorangan di gereja-gereja setempat di mana mereka berusaha menemukan rencana
Allah untuk pelayanan mereka di masyarakat sekitar melalui pendalaman Alkitab
dan kesaksian pribadi.
· Berdoalah bagi peningkatan rasa terdesak di dalam hati para pemimpin
dan anggota kita. Berdoalah bagi kesadaran bahwa kita sedang hidup di masa
akhir dunia dan Yesus akan segera datang
· Berdoalah bagi kelanjutan pendistribusian buku-buku yang luar biasa
seperti Kemenangan Akhir, Kerinduan
Segala Zaman, Perumpamaan-perumpamaan Tuhan Yesus, Kebahagiaan Sejati,
dan lain sebagainya. Berdoalah untuk penuaian jiwa-jiwa yang berasal dari
penebaran bibit buku-buku ini.
· Berdoalah untuk peningkatan komitmen kepada pendidikan Gereja Masehi
Advent Hari Ketujuh di semua tingkatan karena adalah sangat penting bagi masa depan
ketenagakerjaan dan tujuan misi gereja.
· Berdoalah bagi anggota-anggota Adventist Laymen’s Services (ASI) di mana mereka membantu
kepemimpinan konferens lokal atau daerah misi untuk membentuk rencana-rencana
misi perkotaan, termasuk pelayanan kesehatan yang terpadu dan keterlibatan
anggota secara keseluruhan sebagai bagian dari Misi ke Kota-kota.
· Berdoalah bagi orang-orang yang tinggal dan hidup di berbagai kota
besar di seluruh dunia dan yang dikelilingi oleh berbagai hal yang dapat
mengganggu pandangan mereka dari Yesus. Berdoalah agar mereka dapat dimampukan
untuk mendengar bisikan Roh Kudus walaupun dikelilingi oleh keadaan yang
demikian.
· Berdoalah bagi peningkatan jumlah orang-orang yang lebih sekular di
dunia ini yang tidak memiliki ketertarikan kepada agama apa pun. Berdoalah agar
Roh Kudus akan memotong/menghancurkan dinding-dinding yang mereka telah bangun
di dalam hati mereka.
· Berdoalah bagi negara-negara Islam dan kelompok-kelompok di dunia
ini yang dengan kuat menolak Yesus Kristus. Berdoalah agar mereka mendengar dan
menerima Kabar Baik itu.
· Berdoalah bagi kelompok-kelompok orang Asia, termasuk mereka yang
beragama Budha dan Hindu, karena banyak dari mereka tidak pernah mendengarkan
tentang Yesus ataupun apa yang Dia telah lakukan. Berdoalah bahwa Allah akan
memberikan kita kebijaksanaan khusus untuk mengetahui bagaimana cara terbaik
untuk menjangkau mereka.
· Berdoalah bagi orang-orang yang tinggal di jendela 10/40, di mana
sangat sedikit pengaruh Kekristenan di daerah-daerah ini. Berdoalah agar Allah
akan membuka hati orang-orang ini untuk menerima kabar baik tentang Yesus.
· Berdoalah agar Allah membangun misi-misi kesehatan untuk dapat
membuka gereja di antara 830 kelompok masyarakat di dalam 11 negara di divisi
Afrika Tengah-Timur.
· Berdoalah agar Allah membangunkan orang-orang muda untuk membuka
gereja-gereja di antara 750 kelompok masyarakat di dalam 13 negara di divisi
Euro-Asia.
· Berdoalah agar Allah membangun misi-misi perkotaan untuk membuka
gereja-gereja di antara 806 kelompok masyarakat di dalam 20 negara di divisi
Inter-Eropa.
· Berdoalah agar Allah membangkitkan tentara-tentara pekerja untuk
membuka gereja-gereja di antara 948 kelompok masyarakat di dalam 38 negara di
divisi Inter-Amerika
· Berdoalah agar Allah dapat membangunkan para martir yang siap untuk
bekerja di antara 746 kelompok masyarakat di dalam 20 negara di uni Timur
Tengah & Afrika Utara
· Berdoalah agar para pengusaha Advent dapat bersaksi tentang Kasih
Yesus di antara 691 kelompok masyarakat di dalam 8 negara di divisi Asia Pasifik
Utara.
· Berdoalah agar Allah mempersiapkan para profesional muda untuk
membuka gereja-gereja di antara 789 kelompok masyarakat di dalam 9 negara di
divisi Amerika Utara.
· Mintalah kepada Allah untuk membukakan kesempatan-kesempatan
pelatihan pembukaan daerah-daerah baru bagi para misionaris bagi 676 kelompok
masyarakat di dalam 9 negara di divisi Amerika Selatan
· Berdoalah bagi 541 kelompok masyarakat di dalam 18 negara di divisi
Afrika Selatan-Samudera Hindia.
· Berdoalah agar Allah mempersiapkan para relawan untuk melayani 70
kelompok masyarakat di Daerah Misi Israel
· Berdoalah kepada Allah agar memanggil kembali para guru dan pendidik
yang telah pensiun untuk melayani 2,566 kelompok masyarakat di dalam 14 negara
di divisi Asia-Pasifik Selatan
· Berdoalah agar Allah membangkitkan para prajurit doa yang dapat
melakukan doa pengantara bagi 2,568 kelompok masyarakat di dalam 4 negara di
divisi Asia Selatan
· Berdoalah agar Allah membangkitkan para prajurit doa yang dapat
melakukan doa pengantara bagi 893 kelompok masyarakat di dalam 25 negara di
divisi Trans Eropa
· Mintalah kepada Tuhan agar mengirim para perawat dan dokter untuk
membuka gereja-gereja baru di antara 1,978 kelompok masyarakat di dalam 22
negara di divisi Afrika Tengah-Barat
· Berdoalah agar Allah menggerakkan para orang muda untuk memuridkan
1,459 kelompok masyarakat di dalam 20 negara di divisi Pasifik Selatan.
Hari Ke-1
Masuklah Melalui Pintu Gerbang-Nya dengan
Nyanyian Syukur
Nyanyian Syukur
“Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur,
ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah
nama-Nya!”
(Mazmur 100:4)
(Mazmur 100:4)
Format yang Dianjurkan untuk Waktu Berdoa
Puji-pujian
(kira-kira 10 menit)
· Mulailah waktu doa Anda dengan puji-pujian kepada Allah karena
Keallahan-Nya, karena kasih-Nya, karena kebijaksanaan-Nya, karena kesucian-Nya,
dan seterusnya.
· Pujilah Allah karena “di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah”
(Mazmur 16:11)
· Pujilah Allah karena bait suci dan pelajaran-pelajaran yang dapat
kita pelajari dari padanya.
Pengakuan dan Menuntut Kemenangan Atas Dosa
(kira-kira 5 menit)
· Mintalah kepada Allah untuk menunjukkan dosa-dosa apa yang Anda
perlu akui di dalam hati. Tuntutlah janji kemenangan atas dosa-dosa tersebut.
· Mintalah kepada Allah untuk pengampunan karena tidak selalu memiliki
hati yang bersyukur
· Berterima kasih kepada Tuhan karena Dia mengampuni Anda sesuai
dengan 1 Yohanes 1:9
Permohonan dan Pengantaraan / Doa Syafaat
(kira-kira 35 menit)
· Berdoalah agar Allah memberikan kepada Anda roh bersyukur
· Berdoalah agar Anda dapat belajar untuk bergembira dalam pencobaan
melalui Roh Kudus yang tinggal di dalam hati setiap hari.
· Berdoalah agar setiap kata-kata Anda merupakan kata-kata yang penuh
pujian dan ucapan syukur yang dapat mengarahkan orang lain kepada Yesus
· Mintalah kepada Allah untuk membantu Anda untuk dapat mencerminkan
Dia di dalam perkataan Anda.
· Berdoalah agar Allah dapat membantu Anda untuk mengerti pesan-pesan
yang didapatkan dari Bait Suci dan pentingnya hal itu dalam hidup Anda.
· Berdoa agar kita meninggikan Kristus dan Pengorbanan-Nya di kayu
salib serta kedatangan-Nya yang kedua kali — karena Dia adalah Juruselamat dan
Tuhan kita, yang telah memberikan kepada kita pesan peringatan kasih dan
pengampunan yang terakhir yang harus kita kabarkan ke seluruh dunia.
· Berdoa bagi seluruh anggota jemaat yang merasakan beban bagi
jiwa-jiwa seraya kita mengikuti jejak langkah Kristus dan berinteraksi dengan
mereka yang membutuhkan hubungan pribadi dengan Allah.
· Berdoa bagi kebangunan rohani bagi orang-orang muda Gereja Masehi
Advent Hari Ketujuh yang bersekolah di sekolah tinggi dan universitas umum di
seluruh dunia. Doakan agar mereka dapat menjadi perwakilan-perwakilan dan
misionaris-misionaris yang bersemangat untuk Kristus.
· Berdoa untuk Adventist
Mission saat mereka mengatur proyek-proyek pembukaan daerah baru di
seluruh dunia serta mengumpulkan dana yang mereka butuhkan untuk mengirim
pionir-pionir misi global ke daerah-daerah yang belum pernah dimasuki oleh
pekabaran Advent.
· Berdoalah bagi orang-orang yang tinggal dan hidup di berbagai kota
besar di seluruh dunia dan yang dikelilingi oleh berbagai hal yang dapat
mengganggu pandangan mereka dari Yesus. Berdoalah agar mereka dapat dimampukan
untuk mendengar bisikan Roh Kudus walaupun dikelilingi oleh keadaan yang
demikian.
· Berdoalah agar Allah membangun misi-misi kesehatan untuk dapat
membuka gereja di antara 830 kelompok masyarakat di dalam 11 negara di divisi
Afrika Tengah-Timur.
· Berdoalah agar Allah membangunkan orang-orang muda untuk membuka
gereja-gereja di antara 750 kelompok masyarakat di dalam 13 negara di divisi
Euro-Asia.
· Berdoa bagi pelayanan Adventist
Chaplaincy saat mereka mengerahkan para chaplainserta para anggota awam yang tertarik untuk melayani
mereka yang di penjara.
· Berdoalah bagi tujuh orang (atau lebih) di dalam daftar Anda agar
dapat melihat kebutuhan mereka dan membuka hati mereka bagi pekerjaan Roh
Kudus.
· Mintalah kepada Allah untuk memberikan kesempatan kepada Anda untuk
berterima kasih kepada-Nya di hadapan ketujuh orang tersebut. Mintalah juga
kepada-Nya agar Anda ditunjukkan cara untuk melakukan hal tersebut.
· Berdoalah bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi Anda.
Ucapan Syukur dan Terima Kasih (kira-kira 10 menit)
· Berterima kasihlah kepada Allah untuk kegembiraan yang Anda rasakan
di hadapan hadirat-Nya.
· Berterima kasihlah kepada Allah untuk kesempatan menjadi saksi
melalui kata-kata pujian dan ucapan syukur.
· Berterima kasihlah kepada Allah untuk hal-hal yang luar biasa yang
Dia akan lakukan di dalam sepuluh hari ini.
Lagu-lagu yang Dianjurkan untuk Dinyanyikan
· “Sembahlah Tuhan” (Lagu Sion Edisi Lengkap # 8);
· “Dengan Riang Kami Puji” (Lagu Sion Edisi Lengkap #11)
· “Khalik dan Rajaku” (Lagu Sion Edisi Lengkap #488)
· “Mari Umat Allah” (Lagu Sion Edisi Lengkap #27)
· “Nyanyikan Dengan Gembira” (Lagu Sion Edisi Lengkap #33)
Masuklah Melalui Pintu Gerbang-Nya dengan
Nyanyian Syukur
Nyanyian Syukur
“Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur,
ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah
nama-Nya!”
(Mazmur 100:4)
(Mazmur 100:4)
Jadikanlah hari-harimu menyenangkan dengan lagu
puji-pujian. Jika Anda memiliki catatan yang bersih di dalam buku kehidupan di
surga, tidak ada keresahan maupun kemarahan. Biarlah doamu sehari-hari sebagai
berikut “Tuhan, ajarkanlah aku untuk melakukan yang terbaik. Ajarkanlah aku
untuk melakukan yang lebih baik di tempat saya bekerja. Berikanlah padaku
energi dan kegembiraan.”…Bawalah Kristus dalam segala sesuatu yang Anda
kerjakan. Maka, hidup Anda akan penuh dengan keceriaan dan ucapan
syukur…Marilah kita melakukan yang terbaik, melangkah ke depan dengan
kegembiraan pelayanan dalam Tuhan, dengan hati yang dipenuhi kegembiraan yang
berasal daripada-Nya. (Child
Guidance, hal. 148)
Saat Anda mencurahkan persembahan ucapan syukur,
maka Allah dimuliakan, dan Ia akan memberikan lebih kepada Anda. Saat Anda
mencurahkan ucapan syukur maka Ia akan memberikan kegembiraan yang lebih. Kita
telah belajar untuk memuji Allah dari mana berkat itu mengalir. Tidakkah
seharusnya kita memulai di sini untuk membalikkan halaman dan melupakan segala
keluh kesah serta mencari-cari kesalahan, dan mengajar lidah kita untuk
mengucapkan kata-kata yang sopan dan penuh kasih, serta simpati dan
kelemahlembutan di antara sesama anak-anak Tuhan? (Reflecting Christ, hal. 285)
Sebagai pengikut Kristus kita haruslah membuat
perkataan kita sebagai penolong dan penyemangat kepada orang lain dalam
kehidupan Kekristenan kita. Jauh melebihi apa yang kita lakukan, kita haruslah
menceritakan bagian-bagian yang penting dalam pengalaman kita. Kita haruslah
berbicara tentang kemurahan dan kasih serta kebaikan Allah, tentang kedalaman
kasih-Nya yang tidak dapat dibandingkan. Perkataan-perkataan kita haruslah
mencetuskan puji-pujian dan ucapan syukur. Jika pemikiran dan hati dipenuhi
oleh kasih Allah, hal ini akan tercermin dalam pembicaraan kita. Hal itu tidak
akan menjadi masalah yang sulit untuk dimengerti saat hal itu memasuki
kehidupan rohani kita. Pemikiran yang luar biasa, aspirasi yang terhormat,
pandangan yang jelas terhadap kebenaran, tujuan yang tidak mementingkan diri,
keinginan yang kuat untuk kesalehan dan kesucian, akan menghasilkan buah-buah
di dalam kata-kata yang muncul dalam karakter dari hati yang memeliharanya.
Ketika Kristus muncul dalam perkataan kita, hal itu akan memiliki kuasa untuk
memenangkan jiwa-jiwa bagi-Nya. (To Be Like Jesus, hal. 95).
Jika kita benar-benar mengasihi Kristus, kita
akan memuliakan Dia melalui kata-kata kita. Orang-orang yang tidak percaya
sering kali diyakinkan saat mereka mendengarkan kata-kata pujian dan pengucapan
syukur yang murni kepada Tuhan. (The
Review and Herald, Jan. 25, 1898)
Untuk memuji Allah dengan hati yang penuh dan
bersungguh-sungguh merupakan suatu kewajiban seperti halnya doa. Kita harus
menunjukkan kepada dunia dan seluruh makhluk surgawi bahwa kita menghargai
kasih Allah yang sangat indah bagi manusia yang jatuh dalam dosa dan kita
mengharapkan suatu yang besar dan berkat yang besar dari keberadaan-Nya yang
memenuhi alam ini. Jauh melebihi apa yang kita lakukan, kita harus berbicara
tentang bagian-bagian yang berharga dari pengalaman kita. Setelah kecurahan Roh
Kudus yang khusus, kegembiraan kita di dalam Tuhan dan efisiensi kita dalam
pelayanan kepada-Nya akan meningkat dengan luar biasa dengan menghitung kembali
segala kebaikan-Nya dan pekerjaan-Nya yang luar biasa demi anak-anak-Nya. (Christ Object Lessons, hal. 299,
300)
Tuhan Yesus adalah kekuatan dan kebahagiaan
kita, Sumber dari mana, dalam setiap kesempatan, manusia dapat mengambil
kekuatan daripada-Nya. Saat kita mempelajari tentang Dia, berbicara tentang
Dia, maka kita akan semakin mampu untuk melihat Dia — saat kita mendapatkan
faedah dari karunia-Nya dan menerima berkat-berkat yang Dia tawarkan kepada
kita, kita akan memiliki sesuatu untuk membantu orang lain. Dipenuhi dengan
ucapan syukur, kita akan menyaksikan kepada orang lain tentang berkat-berkat
yang telah diberikan kepada kita dengan cuma-cuma. Dengan demikian bila kita
menerima dan memberikan, maka kita akan bertumbuh dalam kasih karunia; dan
sebuah aliran puji-pujian dan pengucapan syukur yang kaya akan selalu mengalir
dari bibir kita; roh Yesus yang manis itu akan menyalakan kembali rasa syukur
dalam hati kita, dan jiwa kita pun akan dikuatkan dengan rasa aman. Kebenaran
Kristus yang tidak dapat gagal dan tidak ada habisnya akan menjadi kebenaran
kita dalam iman.
Biarlah berkat-berkat yang baru setiap hari akan
membangunkan puji-pujian di dalam hati kita karena hal inilah sebagai tanda
kasih sayang-Nya kepada kita. Saat Anda membuka mata di pagi hari, berterima kasihlah
kepada Allah karena Dia telah memelihara Anda sepanjang malam. Berterima
kasihlah atas kedamaian-Nya di dalam hati Anda. Pagi, siang, dan malam hari,
biarlah ucapan syukur itu menjadi bau-bauan harum yang naik ke surga…(My Life Today, hal. 171)
Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya! Pujilah
Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat! Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya,
pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat. (Mazmur 150:1, 2)
Anda dapat menjadi pengikut Yesus yang
seharusnya — “terang dunia” (Matius 5:14). Anda
haruslah memancarkan terang itu, pengharapan dan iman kepada orang lain.
Janganlah Anda pergi dengan berkeluh kesah dalam pelayanan-Nya, yang membuat
orang beranggapan bahwa Ia adalah tuan yang kejam, yang memberikan beban yang
tidak dapat Anda tanggung. Ini tidak boleh terjadi. Dia ingin agar Anda
dipenuhi dengan kegembiraan, dipenuhi dengan berkat-berkat dari Allah, untuk
mengetahui panjang, luas dan dalamnya kasih Allah, yang melebihi seluruh akal
budi. Ketika nama-Nya disebutkan, Dia ingin agar hal itu menyentuh nurani, dan
hal itu akan menghasilkan tanggapan dalam hati Anda. Sehingga Anda dapat
mempersembahkan ucapan syukur dan mengagungkan dan hormat dan puji-pujian
kepada-Nya yang duduk di atas takhta dan kepada Anak Domba itu. (Faith and Works, hal. 78)
Hari Ke-2
Mezbah Korban Bakaran
“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku
menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang
hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang
sejati.”
(Roma 12:1)
(Roma 12:1)
Format yang Dianjurkan untuk Waktu Berdoa
Puji-pujian
(kira-kira 10 menit)
· Mulailah waktu doa Anda dengan puji-pujian kepada Allah karena
Keallahan-Nya.
· Pujilah Allah untuk keselamatan yang telah Dia berikan
· Berterima kasihlah untuk pengorbanan Yesus
· Pujilah Allah untuk kehidupan Yesus yang menunjukkan kepada kita
bagaimana kita harus mengorbankan diri sendiri dan menyerahkan seluruh
keinginan kita kepada Allah
Pengakuan dan Menuntut Kemenangan Atas Dosa
(kira-kira 5 menit)
· Mintalah kepada Allah untuk menunjukkan dosa-dosa apa yang Anda
perlu akui di hadapan umum dan yang hanya perlu diakui di dalam hati. Tuntutlah
janji kemenangan atas dosa-dosa tersebut.
· Mintalah kepada Allah untuk pengampunan karena Anda takut untuk mengorbankan
segala sesuatu yang menyebabkan Anda tersandung.
· Berterima kasih kepada Tuhan karena Dia mengampuni Anda sesuai
dengan 1 Yohanes 1:9
Permohonan dan Pengantaraan / Doa Syafaat
(kira-kira 35 menit)
· Berdoalah, sebagaimana mezbah korban bakaran itu membakar
persembahan yang telah diurapi dengan minyak yang suci (Keluaran 40:10), hidup
Anda pun haruslah diurapi dengan Roh Kudus, agar apa pun yang Anda persembahkan
dan korbankan bagi Allah dapat diterima oleh Allah.
· Mintalah kepada Allah untuk mengambil segala sesuatu yang
menghalangi Anda untuk menyerahkan waktu, uang, kekuatan, kemampuan, ketakutan,
pengharapan dan keinginan. Katakanlah kepada-Nya Anda ingin sepenuhnya menjadi
milik Kristus.
· Adakah hal-hal di dalam hatimu yang menghalangi Anda untuk
memberikan diri Anda sepenuhnya kepada Dia? Ceritakanlah itu kepada-Nya.
Mintalah kepada-Nya untuk membuat Anda mau untuk menyerahkan itu semua.
· Berdoalah bagi anggota keluarga Anda dan teman-teman yang takut
untuk meletakkan hidupnya di mezbah pengorbanan. Mintalah kepada Allah untuk
membuat mereka agar ingin untuk memberikan kepada-Nya semua yang mereka miliki.
· Berdoalah agar pendeta dan para pemimpin gereja lokal Anda di
berbagai tingkatan akan membuat penyerahan yang sepenuhnya kepada Allah dan
kepada pelayanan kepada-Nya.
· Berdoa agar kita dapat menggunakan waktu lebih lama untuk hal-hal
rohani seperti belajar firman dan berdoa. Berdoa agar kehendak Allah terjadi
dan bukan kehendak kita, serta mintalah agar Roh Kudus dapat menghindarkan kita
dari pengaruh-pengaruh duniawi dan tren yang mengancam pengalaman rohani
sehari-hari kita.
· Berdoa agar orang-orang muda di gereja kita tidak takut untuk
mengorbankan diri mereka sendiri.
· Mohon kepada Tuhan untuk para pemimpin gereja yang saleh, mau
diajar, dan rendah hati sehingga dapat menunjukkan kepemimpinan yang berpusat
pada Kristus di misi gereja untuk mengabarkan pekabaran tiga malaikat. Dan
berdoa agar kebenaran Kristus akan menjadi inti dalam semua pekabaran ini.
· Berdoa agar kita dapat membuka banyak “center of influence” (Pusat Pengaruh) di kota-kota besar di
seluruh dunia. Berdoalah agar pusat-pusat ini akan memberikan perubahan yang
nyata dalam kehidupan orang banyak saat mereka mulai menemukan kebenaran Allah
melalui pelayanan Kristen ini.
· Berdoalah bagi tujuh orang (atau lebih) di dalam daftar Anda agar
dapat melihat kebutuhan mereka dan membuka hati mereka bagi pekerjaan Roh
Kudus.
· Berdoalah bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi Anda.
Ucapan Syukur dan Terima Kasih (kira-kira 10 menit)
· Berterima kasihlah kepada Allah untuk jawaban doa yang sesuai dengan
kehendak-Nya dan waktu-Nya.
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Ia ingin untuk membersihkan
hati Anda dan membuatnya bersih dan suci.
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Yesus mau untuk hidup dan
mati, bukan untuk diri-Nya sendiri tetapi untuk Dia yang mengutus-Nya.
· Berterima kasihlah kepada Allah karena telah menyatakan diri-Nya
dengan cara yang khusus dalam hidup Anda selama sepuluh hari ini.
Lagu-lagu yang Dianjurkan untuk Dinyanyikan
· “Hiduplah Dalam Aku” (Lagu Sion Edisi Lengkap # 244);
· “Yes Lord, I Give My Life to You”
· “Ku Harap Pada-Mu” (Lagu Sion Edisi Lengkap #415)
· “Seek Ye First”
· “Jadikan Aku Milik-Mu Tuhan” (Lagu Sion Edisi Lengkap #237)
· “Berserah Kepada Yesus” (Lagu Sion Edisi Lengkap #240)
· “Ku Datang Hampir Kepada-Mu” (Lagu Sion Edisi Lengkap #233)
· “Ku Mau Menjadi Miliki-Mu” (Lagu Sion Edisi Lengkap #239)
Mezbah Korban Bakaran
“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku
menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang
hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang
sejati.” Roma 12:1
Setiap pagi dan petang seekor anak domba berumur
satu tahun dipersembahkan sebagai korban bakaran di atas mezbah, hal ini
menandakan penyucian setiap hari bagi bangsa itu dan ketergantungan mereka yang
terus menerus akan darah Kristus yang memberikan penebusan. Hanya persembahan
“tanpa cacat”lah yang dapat menjadi sebuah simbol dari kemurnian-Nya yang
sempurna yang dapat mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai “anak domba yang
tak bernoda dan tak bercacat.” 1 Petrus 1:19. Rasul Paulus mengatakan, “karena
itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu
mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang
berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.” Roma 12:1 Mereka yang
mengasihi Dia dengan sepenuh hati akan ingin untuk memberikan pelayanan hidup
yang terbaik bagi-Nya, terus-menerus mencari cara agar setiap kuasa kehidupan
mereka akan sejalan dengan kehendak-Nya. (From Eternity Past, hal. 244, 245)
Agar kita dapat mencapai idealisme yang tinggi
itu, maka segala sesuatu yang akan menyebabkan kejatuhan jiwa harus
dikorbankan. Hanya melalui keinginan kita sehingga dosa masih menahan kita di
tempat…Sering kali kita tidak mau berserah kepada kehendak Allah karena
menyadari kehidupan kita yang bercacat atau bercela. Tetapi, menurut Kristus,
adalah lebih baik berserah walau diri kita bercacat, terluka, bercela, sehingga
kelak dapat masuk ke dalam hidup yang kekal. Hal itu engkau anggap sebagai
suatu kehancuran namun merupakan pintu yang menuju keuntungan yang tertinggi. (Reflecting Christ, hal. 377)
Allah tidak akan menerima bila belum ada penyerahan
diri yang sungguh-sungguh. Orang Kristen yang berdosa dan setengah-hati tidak
akan pernah masuk ke dalam kerajaan Surga. Di sana, mereka tidak akan mendapati
kegembiraan; karena mereka tidak tahu apa itu prinsip-prinsip tertinggi serta
suci, yang mengatur anggota-anggota keluarga kerajaan. (This Day With God, hal. 145)
Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku
hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup
di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup
oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya
untuk aku. (Galatia 2:19-20)
Memerlukan pengorbanan untuk menyerahkan diri
Anda kepada Allah; tetapi itu merupakan pengorbanan yang rendah untuk
mendapatkan yang tinggi, yang duniawi untuk yang rohani, yang dapat lenyap
untuk yang kekal selamanya. Allah tidak mengatur agar keinginan kita
dihancurkan, karena hanya melalui latihan itulah bahwa kita akan dapat
menyelesaikan apa yang Dia ingin kita lakukan. Keinginan kita haruslah
diserahkan kepada-Nya, sehingga kita bisa mendapatkannya kembali, setelah
disucikan dan diperhalus, dengan demikian akan terhubung dengan belas kasihan
bersama Surga sehingga Dia dapat mencurahkan melalui kita arus kuasa dan
kasih-Nya. Sebagaimana pun pahit dan sakitnya penyerahan ini tampaknya bagi
mereka yang memiliki hati degil dan tidak menurut, “tetapi hal itu
menguntungkan bagimu.” (Reflecting
Christ, hal. 377)
Allah memiliki pekerjaan besar untuk kita
lakukan, dan Dia mengundang kita untuk memandang pada-Nya, untuk percaya
pada-Nya, untuk berjalan bersama-Nya, untuk berbicara dengan-Nya. Dia
mengundang kita untuk melakukan penyerahan yang sepenuhnya atas segala
keberadaan serta segala sesuatu yang kita miliki kepada-Nya, sehingga bilamana
Dia memanggil kita untuk berkorban bagi Allah, kita akan siap dan rela. Kita
akan menikmati kepenuhan kasih Ilahi itu hanya bila kita menyerahkan semuanya
kepada Kristus. Di masa depan, Allah akan memberikan waris terbanyak kepada
mereka yang telah melakukan yang terbanyak di masa kita…Setiap hari, dalam
berbagai kesempatan, Dia akan menguji kita; dan dalam setiap usaha keras dengan
hati yang sungguh-sungguh Dia memilih para pekerja-Nya bukan karena mereka
sempurna, tetapi karena mereka bersedia untuk bekerja tanpa mementingkan diri
sendiri untuk Tuhan, dan Dia melihat bahwa melalui hubungan dengan-Nya maka
para pekerja itu akan mendapatkan kesempurnaan. (Our Higher Calling, hal. 191)
Kristus memanggil kita untuk mengorbankan dan
menyerahkan sepenuhnya seperti mengorbankan diri sendiri di kayu salib. Agar kita
dapat menurut panggilan ini, kita harus memiliki iman yang teguh di dalam Dia
sebagai contoh yang sempurna, dan kita harus memiliki kesadaran yang jelas
bahwa kita mewakili Dia di dunia ini. Mereka yang bekerja bagi Kristus haruslah
bekerja sejalan dengan Dia. Mereka harus menghidupkan kehidupan-Nya.
Panggilannya untuk penyerahan sepenuhnya haruslah menjadi yang terutama bagi
mereka. Kesungguh-sungguhan dan tanpa kenal lelah mereka harus bekerja dengan
Allah untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang hilang dari kuasa sang penggoda itu. (The Upward Look, hal. 235)
Panggilan untuk meletakkan semuanya di atas
mezbah pelayanan datang kepada masing-masing kita. Tidak semua kita dipanggil
untuk melayani sebagaimana Elisa melayani, atau diperintahkan untuk menjual segala
yang kita miliki; tetapi Allah telah meminta kepada kita untuk menempatkan
pelayanan kepada-Nya sebagai yang utama dalam hidup kita, untuk tidak
mengizinkan hari-hari berlalu tanpa melakukan sesuatu demi kemajuan
pekerjaan-Nya di bumi. Dia tidak mengharapkan agar semua kita melakukan
pelayanan yang sama. Seseorang mungkin dipanggil untuk melayani di tanah asing;
yang lain mungkin diminta untuk memberi dari yang dia miliki untuk mendukung
pekerjaan penginjilan. Allah menerima setiap persembahan dari masing-masing
kita. Penyerahan seluruh hidup dan kepentingan kitalah yang paling penting.
Mereka yang menyerahkan semuanya akan mendengar dan menurut panggilan surga
itu. (Para Nabi dan Raja,
hal. 221)
Hari Ke-3
Bejana
“Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang
tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah
dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air
murni.”
( Ibrani 10:22)
( Ibrani 10:22)
Format yang Dianjurkan untuk Waktu Berdoa
Puji-pujian
(kira-kira 10 menit)
· Mulailah waktu doa Anda dengan puji-pujian kepada Allah karena
Keallahan-Nya (karakter-Nya).
· Pujilah Allah karena Dia ingin menghapus semua dosa Anda
· Pujilah Allah karena Dia telah memanggil Anda untuk menghidupkan
kehidupan yang bersih dan suci.
Pengakuan dan Menuntut Kemenangan Atas Dosa
(kira-kira 5 menit)
· Mintalah kepada Allah untuk menunjukkan dosa-dosa apa yang Anda
perlu akui di dalam hati. Tuntutlah janji kemenangan atas dosa-dosa tersebut.
· Mintalah kepada Allah untuk pengampunan karena sering kali kata-kata
dan perilaku Anda tidak menunjukkan kemurnian karakter.
· Berterima kasih kepada Tuhan karena Dia mengampuni Anda sesuai
dengan 1 Yohanes 1:9
Permohonan dan Pengantaraan / Doa Syafaat
(kira-kira 35 menit)
· Berdoalah, sebagaimana bejana telah diurapi dengan minyak yang kudus
(Keluaran 40:11), maka Roh Kudus akan membersihkan dan menyucikan hati Anda.
· Adakah bagian-bagian dalam hidup Anda yang tidak mencerminkan
kesucian dan kemurnian yang Kristus inginkan dalam Anda? Serahkanlah itu kepada
Allah
· Apakah rumah Anda suatu tempat yang bersih dan murni? Mintalah
kepada Allah untuk membuat rumah Anda menjadi suatu tempat di mana para
malaikat senang untuk tinggal.
· Apakah Anda terkadang sulit untuk mempertahankan pikiran yang
positif dan murni? Serahkanlah segala pikiranmu kepada Allah dan mintalah agar
Dia menyucikannya.
· Berdoalah agar anak-anak dan orang muda di dalam gereja Anda dapat
mengerti pentingnya kebersihan dan kesucian di dalam rumah dan juga di dalam
segala pembicaraan serta pemikiran mereka.
· Apakah Anda mengetahui seseorang yang bergumul dalam hal-hal
kebersihan dan kemurnian baik di dalam maupun di luar? Bawakanlah mereka dalam
doa.
· Berdoa agar penekanan dalam “Kebangunan dan Reformasi” dapat
meningkat di seluruh dunia. Berdoa agar kebangunan ini terjadi dalam diri
sendiri, keluarga, gereja maupun masyarakat sekitar kita. Berdoa juga untuk
kegiatan doa ini yang berlangsung di seluruh dunia, saat kita memohon bersama
untuk kecurahan Roh Kudus dalam hujan akhir serta pelaksanaannya yang tercantum
dalam Yoel 2, Hosea 5 dan Kisah 2.
· Mintalah kepada Allah untuk melindungi orang-orang muda kita, dan
masing-masing kita dari segala pengaruh dunia saat kita berfokus kepada Alkitab
dan pelayanan tanpa pamrih kepada orang lain.
· Berdoalah bagi peningkatan jumlah orang-orang yang lebih sekular di
dunia ini yang tidak memiliki ketertarikan kepada agama apa pun. Berdoalah agar
Roh Kudus akan memotong/menghancurkan dinding-dinding yang mereka telah bangun
di dalam hati mereka.
· Berdoalah bagi negara-negara Islam dan kelompok-kelompok di dunia
ini yang dengan kuat menolak Yesus Kristus. Berdoalah agar mereka mendengar dan
menerima Kabar Baik itu.
· Berdoalah agar Allah membangun misi-misi perkotaan untuk membuka
gereja-gereja di antara 806 kelompok masyarakat di dalam 20 negara di divisi
Inter-Eropa.
· Berdoalah bagi tujuh orang (atau lebih) di dalam daftar Anda agar
dapat melihat kebutuhan mereka dan membuka hati mereka bagi pekerjaan Roh
Kudus.
· Berdoalah bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi Anda.
Ucapan Syukur dan Terima Kasih (kira-kira
10 menit)
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa “manusia batiniah kami dibarui
dari sehari ke sehari” (2 Korintus 4:16)
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Ia ingin untuk datang dan
tinggal di dalam hati Anda.
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Dia telah mengirim
malaikat-malaikat-Nya untuk menjawab doa-doa yang telah Anda layangkan minggu
ini.
Lagu-lagu yang Dianjurkan untuk Dinyanyikan
· “Hiduplah Dalam Aku” (Lagu Sion Edisi Lengkap # 244);
· “Yes Lord, I Give My Life to You”
· “Ku Harap Pada-Mu” (Lagu Sion Edisi Lengkap #415)
· “Jadikan Aku Milik-Mu Tuhan” (Lagu Sion Edisi Lengkap #237)
· “Berserah Kepada Yesus” (Lagu Sion Edisi Lengkap #240)
· “Betapa Teguh Persatuannya” (Lagu Sion Edisi Lengkap #397)
· “‘Bak Wanita Di Sumur” (Lagu Sion Edisi Lengkap #417
Bejana
“Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang
tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah
dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air
murni. ”
(Ibrani 10:22)
(Ibrani 10:22)
Di antara mezbah dan pintu bait suci terdapat
sebuah bejana, yang juga terbuat dari kuningan, yang berasal dari cermin yang
dimiliki oleh wanita-wanita Israel dan disumbangkan dengan sukarela. Di bejana
inilah para imam akan membasuh tangan dan kaki mereka setiap kali mereka akan
masuk dalam bilik yang suci, atau akan mendekati Mezbah untuk mempersembahkan
korban bakaran kepada Allah. (Christ
in His Sanctuary, hal. 26)
Kesan apakah yang ingin ditinggalkan bagi
umat-Nya melalui hal ini? Hal ini adalah untuk menunjukkan kepada umat-Nya
bahwa setiap butir debu haruslah dibersihkan sebelum mereka dapat datang ke
dalam hadirat Allah; karena Ia sangat tinggi dan suci, sehingga kecuali mereka
mengikuti aturan ini, kematian akan terjadi… (Gospel Workers, 1892, hal. 162, 163)
Allah mewajibkan semua orang yang mengakui
sebagai umat pilihan-Nya, walaupun mereka bukanlah guru-guru Injil, untuk
selalu berhati-hati dalam mempertahankan kebersihan dan kemurnian diri sendiri,
selain itu juga kebersihan dan keteraturan dalam rumah-rumah mereka dan
segala-sesuatu yang ada dalam lingkungan mereka. Kita adalah contoh bagi dunia,
surat-surat yang hidup yang dikenal dan dibaca oleh semua orang. Allah menuntut
semua yang mengakui Keallahan-Nya, dan secara khusus bagi mereka yang
mengajarkan kebenaran kepada orang lain, untuk menjauhkan diri dari segala
bentuk kejahatan. (Nasihat Bagi
Sidang, vol. 2, hal. 614, 615)
Kebenaran tidak pernah menempatkan
kakinya yang halus itu di jalan yang tidak bersih dan tidak suci…Dia yang sangat khusus sehingga anak-anak Israel haruslah mengikuti
kebiasaan bersih sehingga tidak akan mengizinkan ketidakmurnian dalam
rumah-rumah umat-Nya saat ini. Allah tidak menyenangi segala bentuk hal yang
kotor.
Kotor, sudut-sudut ruangan yang tidak
diperhatikan akan cenderung menyebabkan ketidakmurnian sudut jiwa yang tidak
diperhatikan. (My Life Today,
hal. 129)
Orang Kristen akan dihakimi dengan buah-buah
yang mereka hasilkan dalam pekerjaan pembaruan. Setiap orang Kristen yang
sungguh-sungguh akan menunjukkan apa yang dilakukan oleh kebenaran Injil
padanya. Dia yang telah diselamatkan oleh Anak Allah itu haruslah mempraktikkan
kebiasaan-kebiasaan kerapian dan kebersihan. Setiap perilaku, walaupun kecil,
memiliki pengaruh. Allah ingin untuk membuat setiap manusia menjadi agen-Nya
sehingga Kristus dapat diwujudkan dalam Roh Kudus. Mereka haruslah rapi dan
bersih, walaupun tanpa perhiasan. Mereka haruslah suci di dalam maupun di luar.
(Ye Shall Receive Power,
hal. 92)
Seluruh filsafat alamiah manusia telah mengarah
kepada kebingungan dan malu ketika Allah tidak dapat dikenal seutuhnya dalam
semua orang. Tetapi iman yang berharga telah menginspirasikan pernyataan
kekuatan dan keluhuran karakter Allah. Sebagaimana kebaikan-Nya, belas
kasihan-Nya serta Kasih-Nya dapat dipikirkan, maka akan jelas dan semakin
jelaslah persepsi kebenaran itu; paling tinggi, paling suci, keinginan untuk
kemurnian hati dan kejelasan pikiran. Jiwa yang tinggal di dalam suasana yang
murni dari pemikiran yang suci akan diubah oleh hubungan dengan Allah melalui
belajar firman-Nya. Kebenaran itu sangat besar, sangat jauh untuk dijangkau,
sangat dalam, sangat lebar, sehingga diri dapat kehilangan arah. Hati akan
dilembutkan dan ditaklukkan menjadi rendah hati, baik hati dan kasih. (The Faith I Live By, hal. 223)
Allah mencintai kemurnian, kebersihan,
keteraturan dan kesucian. Allah menuntut seluruh umat-Nya yang masih kurang
dalam tuntutan ini untuk mencarinya dengan sungguh-sungguh dan tidak berhenti sampai
mereka mendapatkannya. Mereka haruslah melakukan pekerjaan mereka untuk
mengubah dan meningkatkan kehidupan mereka, sehingga dalam pembicaraan dan
perilaku mereka, kehidupan mereka, akan menjadi pujian bagi iman mereka dan
akan menghasilkan sebuah kuasa kemenangan yang menarik orang yang tidak
percaya, sehingga mereka terpaksa mengakui bahwa mereka adalah anak-anak Allah.
Kebenaran ini adalah sebagaimana Yesus tidak
dapat direndahkan melainkan meningkatkan mereka yang menerima, menyucikan hidup
mereka, memperhalus cita rasa mereka, menyucikan pertimbangan mereka. (Our High Calling, hal. 230)
Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti
Bapamu yang di surga adalah sempurna. (Matius 5:48)
Saat
Allah bekerja pada hati melalui Roh Kudus-Nya, manusia haruslah bekerja sama
dengan Dia. Pikiran haruslah terikat, terbatas, tidak bercabang-cabang serta
merenungkan hal-hal yang dapat melemahkan dan mencemari jiwa.
Pemikiran-pemikiran haruslah murni, meditasi hati haruslah bersih, jika
kata-kata mulut kita ingin diterima di surga, dan menjadi penolong bagi orang
lain. (Ye Shall Receive,
hal. 53)
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang
benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis,
semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji,
pikirkanlah semuanya itu. (Filipi 4:8)
Surga itu suci dan murni, dan mereka yang akan
melewati pintu-pintu gerbang kota Allah itu haruslah berpakaian kemurnian di
dalam maupun di luar.
Hari Ke-4
Meja Roti Sajian
“Kata Yesus kepada mereka: ’Akulah roti hidup; barangsiapa
datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku,
ia tidak akan haus lagi'” (Yohanes 6:35)
Format yang Dianjurkan untuk Waktu Berdoa
Puji-pujian
(kira-kira 10 menit)
· Mulailah waktu doa Anda dengan puji-pujian kepada Allah karena
Keallahan-Nya.
· Pujilah Allah bahwa Yesus adalah sang Roti Hidup itu.
· Pujilah Allah bahwa Ia telah mengundang Anda untuk makan dari Roti
Kehidupan itu.
Pengakuan dan Menuntut Kemenangan Atas Dosa
(kira-kira 5 menit)
· Mintalah kepada Allah untuk menunjukkan jika Anda sedang
menahan-nahan untuk menyerahkan segala sesuatu kepada Dia. Akuilah hal ini
secara pribadi kepada-Nya.
· Mintalah kepada Tuhan untuk mengampuni Anda untuk waktu-waktu di
mana Anda tidak memilih untuk memakan Roti Hidup itu.
· Berterima kasih kepada Tuhan karena Dia mengampuni Anda sesuai
dengan 1 Yohanes 1:9
Permohonan dan Pengantaraan / Doa Syafaat
(kira-kira 35 menit)
· Berdoalah, sebagaimana mezbah korban bakaran telah disucikan dengan
minyak (Keluaran 40:9), maka Roh Kudus akan mengarahkan dan mengajar Anda dalam
pendalaman Alkitab Anda.
· Berdoalah agar Tuhan akan membantu Anda untuk mengambil bagian dan
makan dari Roti Kehidupan itu setiap hari serta mengambil waktu dalam
firman-Nya dengan rutin.
· Berdoalah agar setiap pemimpin gereja (baik pendeta, para pemimpin
konferens, uni, divisi dan General
Conference) akan mengambil waktu dalam Firman Tuhan setiap hari.
· Berdoalah agar Allah akan mengajarkan kepadamu bagaimana membagikan
Roti Hidup itu kepada orang lain.
· Berdoalah untuk fokus pembaruan dalam mempelajari buku-buku Daniel
dan Wahyu, dengan penekanan khusus pada berkat-berkat yang diberikan dalam
pelayanan Bait Suci.
· Berdoalah kita lebih sungguh-sungguh dalam melakukan bacaan pribadi
setiap hari dan mengikuti bacaan Alkitab melalui program “Percaya Rasulnya”
yang menekankan pada pelajaran Alkitab dan Roh Nubuat.
· Apakah Anda memiliki teman-teman atau kenalan-kenalan yang tidak
makan dari Roti Kehidupan melainkan hanya hal-hal yang sementara yang
ditawarkan oleh dunia ini? Berdoalah bagi mereka. Mintalah kepada Allah cara
bagaimana Anda dapat membantu mereka untuk mengerti pentingnya mengambil waktu
untuk makan dari Roti Surgawi itu.
· Berdoalah bagi kelompok-kelompok orang Asia, termasuk mereka yang
beragama Budha dan Hindu, karena banyak dari mereka tidak pernah mendengarkan
tentang Yesus ataupun apa yang Dia telah lakukan. Berdoalah bahwa Allah akan
memberikan kita kebijaksanaan khusus untuk mengetahui bagaimana cara terbaik
untuk menjangkau mereka.
· Berdoalah agar Allah membangkitkan tentara-tentara pekerja untuk
membuka gereja-gereja di antara 948 kelompok masyarakat di dalam 38 negara di
divisi Inter-Amerika
· Berdoalah agar Allah dapat membangunkan para martir yang siap untuk
bekerja di antara 746 kelompok masyarakat di dalam 20 negara di uni Timur
Tengah & Afrika Utara
· Berdoalah bagi orang-orang yang tinggal di jendela 10/40, di mana
sangat sedikit pengaruh Kekristenan di daerah-daerah ini. Berdoalah agar Allah
akan membuka hati orang-orang ini untuk menerima kabar baik tentang Yesus.
· Berdoalah agar penghargaan kepada tulisan-tulisan Roh Nubuat dapat
bertambah saat diaplikasikan saat ini. Berdoa agar para pemimpin gereja beserta
anggota-anggotanya membaca segala arahan, nasihat dan dorongan yang diberikan
tulisan-tulisan tersebut secara berkala.
· Berdoalah bagi tujuh orang (atau lebih) di dalam daftar Anda agar
dapat melihat kebutuhan mereka dan membuka hati mereka bagi pekerjaan Roh
Kudus.
· Berdoalah bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi Anda.
Ucapan Syukur dan Terima Kasih (kira-kira
10 menit)
· Berterima kasihlah kepada Allah untuk cara Yesus memberikan contoh
kepada kita tentang cara untuk mengambil waktu setiap hari untuk bersekutu
dengan Bapa.
· Berterima kasihlah kepada Allah lebih dulu untuk segala sesuatu yang
akan Dia kerjakan dan jawaban atas doa-doa Anda.
· Berterima kasihlah kepada Allah ketika kita makan Roti Hidup itu,
kita akan diubahkan menurut karakter-Nya.
Lagu-lagu yang Dianjurkan untuk Dinyanyikan
· “Ku Mencari Jurus’lamat” (Lagu Sion Edisi Lengkap #462)
· “‘Bak Wanita Di Sumur” (Lagu Sion Edisi Lengkap #417)
· “Bapa, Ajarlah Aku” (Lagu Sion Edisi Lengkap #419)
· “Setiap Saat Dalam Kasih-Nya” (Lagu Sion Edisi Lengkap #441)
· “Apakah Engkau Susah?” (Lagu Sion Edisi Lengkap #205)
· “Buangkan Dunia, T’rima Yesus” (Lagu Sion Edisi Lengkap #255)
· “Hanya Kristus” (Lagu Sion Edisi Lengkap #468)
Meja Roti Sajian
“Kata Yesus kepada mereka: ’Akulah roti hidup; barangsiapa
datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku,
ia tidak akan haus lagi'” (Yohanes 6:35)
Roti sajian disimpan di hadapan Allah sebagai
lambang persembahan abadi. Oleh sebab itu, roti tersebut menjadi bagian dari
persembahan harian. Roti itu disebut Roti Sajian (showbread) atau “roti kehadiran”, karena akan selalu berada di
hadapan Allah. Ini merupakan pengakuan akan ketergantungan manusia kepada Allah
baik pada hal-hal duniawi maupun makanan rohani, dan semuanya itu diterima
hanya melalui pengantaraan Kristus. Allah memberi makan bangsa Israel di padang
belantara dengan roti dari surga, dan mereka masih bergantung pada karunia-Nya,
baik akan makanan duniawi dan berkat-berkat rohani. Manna dan Roti Sajian itu
keduanya mengarah kepada Kristus, Roti Hidup, yang selalu berada di hadirat
Allah bagi kita. Dia sendirilah yang mengatakan, “Akulah Roti Hidup yang telah
turun dari sorga.” Yohanes 6:51 (Para
Nabi dan Bapa, hal. 354)
Firman Allah haruslah menjadi makanan
rohani kita. Kata Yesus kepada mereka: "Akulahrotihidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan
lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.” Dunia ini telah kehilangan kebenaran yang murni dan tidak
tercemar. Kristuslah kebenaran itu. Firman-Nya adalah kebenaran, dan hal itu
memiliki sebuah nilai yang besar dan sebuah kepentingan yang lebih dalam dari
pada apa yang dilihat di permukaan. …Pemikiran-pemikiran yang dibantu oleh Roh
Kudus akan dapat menerima nilai-nilai dari apa yang dikatakan… (Lift Him Up, hal. 106)
Apabila kita membaca firman dengan cepat maka
kita hanya akan mendapatkan manfaat yang sedikit. Seseorang mungkin telah
membaca keseluruhan Alkitab, tetapi gagal melihat keindahan yang terkandung di
dalamnya atau mengerti arti-artinya yang mendalam. Mempelajari satu ayat sampai
mendapatkan kejelasan akan pentingnya ayat itu bagi pemikiran kita, dan
hubungannya dengan rencana keselamatan yang jelas, adalah lebih berharga dari
pada membaca banyak pasal tanpa tujuan yang pasti bagi pemikiran kita, serta
tidak akan mendapatkan nasihat yang baik. Bawalah selalu Alkitab Anda. Saat
Anda mendapatkan kesempatan, bacalah Alkitab Anda; ingatlah ayat-ayatnya di
dalam ingatan Anda. Bahkan saat berjalan, Anda dapat membaca sebuah ayat, dan
bermeditasi berdasarkan ayat itu, sehingga dapat menghafalkannya di dalam
pikiran Anda.
Kehidupan Kristus, yang memberikan kehidupan di
dunia ini, adalah di dalam Firman-Nya. Adalah melalui firman-Nya, Yesus dapat
menyembuhkan penyakit dan mengusir roh jahat; dengan firman-Nya Dia dapat
menenangkan laut, dan membangkitkan orang mati; dan banyak orang menjadi saksi
bahwa firman-Nya memiliki kuasa. Dia berbicara berdasarkan firman Allah, saat
Dia berbicara kepada semua rasul dan guru-guru perjanjian lama. Keseluruhan
Alkitab adalah manifestasi dari Kristus. Itu adalah sumber kuasa kita.
Saat kehidupan fisik kita ditunjang oleh
makanan, demikian jugalah kehidupan kerohanian kita ditunjang oleh Firman
Allah. Dan setiap jiwa bisa mendapatkan hidup dari firman Allah bagi dirinya
masing-masing. Sebagaimana kita harus makan bagi diri sendiri agar dapat
menerima makanan, demikian juga kita harus menerima Firman itu bagi diri kita
sendiri. Kita tidak bisa menerimanya hanya melalui pemikiran orang lain.
Ya, Firman Allah itu adalah roti hidup. Mereka
yang memakan dan mencerna Firman itu, menjadikannya bagian dari setiap perilaku
dan setiap atribut karakter, akan bertumbuh dengan kekuatan yang berasal dari
Allah. Itu akan memberikan semangat yang tidak pernah mati di dalam jiwa,
menyempurnakan pengalaman dan memberikan kegembiraan yang akan tinggal dan diam
di dalam diri selama-lamanya. (Lift
Him Up, hal. 261)
Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barangsiapa
percaya, ia mempunyai hidup yang kekal. Akulah roti hidup. Nenek moyangmu telah
makan manna di padang gurun dan mereka telah mati. Inilah roti yang turun dari
sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. (Yohanes 6:47-50)
Banyak orang yang saat ini kelaparan dan tidak
memiliki tenaga karena, bukannya makan dari Roti yang berasal dari surga,
mereka telah mengisi pikiran-pikiran mereka dengan hal-hal yang tidak penting.
Tetapi, bila orang berdosa mau makan dari Roti Hidup itu, dia akan diperbarui
dan diperbaiki, menjadi jiwa yang hidup. Roti yang berasal dari surga akan
menanamkan kehidupan baru dalam energi-energi yang telah lemah. Roh Kudus akan
membawa hal-hal yang berasal dari pada-Nya dan menunjukkan kepada manusia, dan
jika manusia menerimanya maka karakternya akan dibersihkan dari semua
kepentingan diri, dan menghaluskan serta memurnikannya bagi surga. (That I May Know Him, hal. 106)
Tidak cukup bagi kita untuk hanya sekadar
mengetahui dan menghormati firman-firman yang berasal dari Kitab Suci. Kita
haruslah masuk ke dalam pengertian yang terkandung di dalamnya, mempelajarinya
dengan bersungguh-sungguh…hal ini akan menunjukkan kadar kesehatan karakter
rohani orang-orang Kristen tersebut. Kita haruslah mengetahui aplikasi praktis
dari Firman itu bagi pembangunan karakter pribadi kita. Kita haruslah menjadi
bait suci yang suci, di mana Allah dapat hidup dan berjalan dan bekerja. Kita
jangan pernah meninggikan diri kita sendiri di atas hamba-hamba yang Allah
telah pilih untuk melakukan pekerjaan-Nya dan menghormati nama-Nya yang suci
itu. “Kita semua bersaudara.” Marilah kita menerapkan Firman itu dalam pribadi
kita masing-masing, membandingkan ayat dengan ayat.
Dalam kehidupan kita sehari-hari, di hadapan
saudara-saudara kita dan di hadapan dunia, kita harus menjadi penerjemah yang
hidup dari Alkitab, memberikan penghormatan kepada Kristus dengan menunjukkan
penurutan dan kerendahan hati-Nya. Sementara kita makan dan mencerna Roti
Kehidupan itu, kita akan menunjukkan karakter yang seimbang. Dengan persatuan,
mengangkat kehormatan orang lain lebih baik dari diri kita sendiri, maka kita
akan membawa kepada dunia sebuah kesaksian hidup dari kuasa kebenaran itu…(Lift Him Up, hal. 105)
Roh Kudus itu akan datang kepada semua orang
yang memohon agar Roti Hidup itu diberikan kepada tetangga mereka. (The Faith I Live By, hal. 334)
Hari Ke-5
Kandil (Kaki Dian)
“‘Kamulah saksi-saksi-Ku,’ demikianlah firman Tuhan, ‘dan
Akulah Allah’”
(Yesaya 43:12b)
(Yesaya 43:12b)
Format yang Dianjurkan untuk Waktu Berdoa
Puji-pujian
(kira-kira 10 menit)
· Mulailah waktu doa Anda dengan puji-pujian kepada Allah karena
Keallahan-Nya (yaitu karakter-Nya).
· Pujilah Allah bahwa Ia telah memanggil kita untuk menjadi
saksi-saksi-Nya.
· Pujilah Allah bahwa Ia adalah terang bagi jalan kita.
Pengakuan dan Menuntut Kemenangan Atas Dosa
(kira-kira 5 menit)
· Mintalah kepada Allah untuk menunjukkan dosa-dosa apa yang Anda
perlu akui di hadapan umum dan yang hanya perlu diakui di dalam hati. Tuntutlah
janji kemenangan atas dosa-dosa tersebut.
· Pernahkah ada waktu-waktu di mana Anda bukanlah seorang saksi yang
baik bagi Allah? Mintalah pengampunan-Nya
· Berterima kasih kepada Tuhan karena Dia mengampuni Anda sesuai
dengan 1 Yohanes 1:9
Permohonan dan Pengantaraan / Doa Syafaat
(kira-kira 35 menit)
· Berdoalah, sebagaimana kandil itu telah disucikan dengan minyak
(Keluaran 40:9), maka Anda akan dipenuhi oleh Roh Kudus dan menjadi sebuah
cahaya dan saksi bagi Tuhan.
· Berdoalah agar Allah membantu Anda untuk menunjukkan karakter-Nya
bagi orang-orang di sekeliling Anda.
· Mintalah kepada Allah kerendahan hati sehingga Anda dapat melihat
bagian-bagian kehidupan Anda yang tidak menunjukkan sebuah pengaruh yang kuat bagi
orang lain.
· Mintalah kepada Allah untuk mengisi Anda dengan kasih-Nya sehingga
kasih-Nya itu dapat mengalir dari Anda kepada orang lain.
· Berdoa untuk keterlibatan setiap anggota gereja di seluruh dunia
dalam mengabarkan “Seruan nyaring” (loud cry) itu. Berdoa jugalah saat kita
menyerahkan diri kepada Roh Kudus, karena Dia akan mempersatukan kita
bersama-Nya.
· Berdoalah untuk pengertian yang bertambah dalam hal-hal rohani dan
evangelisasi oleh setiap administrator gereja di seluruh dunia agar mereka dapat
meninggikan Kristus serta pesan dan misi unik yang dimiliki Gereja Masehi
Advent Hari Ketujuh. Mintalah kepada Tuhan agar menolong umat-Nya yang sisa,
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, agar tidak kehilangan identitas kenabian
kita.
· Berdoalah untuk fokus yang bersungguh-sungguh untuk pelayanan keluar
setiap kelompok kecil, agar setiap anggota diberikan kesempatan untuk
berpartisipasi dalam bersaksi pribadi tentang Yesus dan karakter-Nya yang
indah. Berdoalah agar setiap kepercayaan dan doktrin dasar kita dapat
dikabarkan bersama Kristus yang menjadi intinya.
· Berdoalah dengan sungguh-sungguh bahwa keluarga-keluarga Gereja
Masehi Advent Hari Ketujuh dapat menunjukkan kasih Kristus di dalam rumah dan
masyarakat sekitarnya dengan menunjukkan bagaimana Kristus dapat membawa
keharmonisan dalam rumah tangga dan menghilangkan segala
penyalahgunaan/penyiksaan dan stres melalui kuasa pengampunan-Nya yang
membenarkan kita di dalam Dia. Berdoalah agar kita dapat mengarahkan orang lain
untuk bergabung bersama keluarga Allah yang sejati di surga.
· Berdoalah untuk ribuan pionir Misi Global yang membuka gereja-gereja
baru, di mana kebanyakan dari mereka berada dalam situasi yang berbahaya.
Berdoalah untuk keselamatan mereka, untuk kebijaksanaan dan untuk kesuksesan.
· Berdoalah agar Allah mempersiapkan para relawan untuk melayani 70
kelompok masyarakat di Daerah Misi Israel
· Berdoalah bagi tujuh orang (atau lebih) di dalam daftar Anda agar
dapat melihat kebutuhan mereka dan membuka hati mereka bagi pekerjaan Roh
Kudus.
· Berdoalah bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi Anda.
Ucapan Syukur dan Terima Kasih (kira-kira
10 menit)
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Ia ingin untuk bekerja pada
Anda dan mengubah Anda.
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Ia dapat membuat terang Anda
bercahaya dalam kegelapan.
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Ia menjawab doa-doa Anda
sesuai dengan kehendak-Nya.
Lagu-lagu yang Dianjurkan untuk Dinyanyikan
· “Hanya Kristus” (Lagu Sion Edisi Lengkap #468)
· “Kusembah Juru S’lamat” (Lagu Sion Edisi Lengkap #188)
· “Sabda Hidup Kekal” (Lagu Sion Edisi Lengkap #212)
· “Ke Mana Pun Ku Mau Pergi, Tuhan” (Lagu Sion Edisi Lengkap #470)
· “Dengarlah Suara Yesus” (Lagu Sion Edisi Lengkap #304)
· “B’ri Yang Terbaik Untuk Tuhan” (Lagu Sion Edisi Lengkap #469)
Kandil (Kaki Dian)
“‘Kamulah saksi-saksi-Ku,’ demikianlah firman Tuhan, ‘dan
Akulah Allah’”
(Yesaya 43:12b)
(Yesaya 43:12b)
Kedua pohon zaitun itu akan menyalurkan
minyaknya keluar melalui pipa-pipa emas dan masuk ke dalam mangkuk emas yang
daripadanya lampu di dalam Bait Suci itu dapat menyala. Minyak keemasan itu
melambangkan Roh Kudus. Dengan minyak ini maka para pengerja Tuhan haruslah
terus menerus dibekali, sehingga mereka akan meneruskannya kepada jemaat.
“Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku,
firman Tuhan semesta alam.” Zakharia 4:6 (Testimonies to Ministers, hal. 188).
Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan
diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu
kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
(Yohanes 14:26)
Dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu
mereka memberitakan firman Allah dengan berani. (Kisah 4:31b)
Tetapi tidak seorang pun dapat terpisah dengan
sesuatu yang tidak mereka dapatkan. Dalam pekerjaan Tuhan, kemanusiaan dapat
berasal dari sesuatu yang tidak ada…Itulah yang dilambangkan oleh minyak
keemasan yang dituangkan oleh utusan-utusan surgawi melewati pipa-pipa
keemasan, yang dialirkan dari mangkuk emas kepada lampu-lampu penerangan di
Bait Suci, yang terus-menerus menghasilkan lampu yang memancar dan menerangi.
Merupakan kasih Allah yang terus-menerus dipindahkan kepada pria dan wanita
yang memampukan mereka untuk memancarkan terang. Kepada hati dari orang-orang
yang bersatu dalam Tuhan sehingga melalui iman maka minyak kasih yang berwarna
keemasan itu mengalir dengan bebas, untuk menerangi keluar dengan cara
melakukan pekerjaan nyata yang baik, yang asalnya dari hati nurani yang
ditunjukkan bagi Allah. (To Be Like
Jesus, hal. 261)
Masing-masing kita menggunakan sebuah pengaruh
atas mereka yang kita temui. Pengaruh yang kita miliki berasal dari Allah,
sehingga kita bertanggung jawab terhadap cara ia digunakan Allah telah mengatur
bahwa dia akan berbicara dari bagian kebenaran; tetapi akan berhenti bila setiap
kita mempertimbangkan apakah pengaruh kita akan murni dan mengangkat, atau
apakah itu akan berlaku seperti virus malaria yang berbahaya. Mereka yang telah
menerima sifat alamiah surgawi akan memancarkan pengaruh yang mirip dengan
Kristus. Para malaikat suci akan menolong mereka di dalam perjalanan mereka,
serta kepada siapa mereka bertemu yang akan ditolong dan diberkati. Tetapi
mereka yang tidak menerima Kristus sebagai Juru Selamat pribadi mereka tidak
dapat memengaruhi orang lain untuk kebaikan.. Mereka akan kehilangan
pengharapan untuk kehidupan kekal bagi mereka, sehingga contoh yang mereka
pancarkan akan menuntun orang ke jalan yang salah. Jagalah baik-baik pengaruh
Anda; itu adalah “pelayanan Anda yang pantas” untuk diletakkan di samping
Allah. (To Be Like Jesus.
hal 94)
Tidak dipelajari, tidak menyadari pengaruh dari
sebuah kehidupan yang suci menjadi khotbah yang paling meyakinkan untuk membela
Kekristenan. (My Life Today,
hal. 122)
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di
depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu
yang di sorga. (Matius 5:16)
Tidak seorang pun yang dapat berdiri sendiri
tanpa orang lain; karena kesejahteraan seorang manusia akan memengaruhi manusia
lain. Merupakan tujuan Allah bahwa setiap orang akan merasa diperlukan untuk
kesejahteraan orang lain, dan berusaha untuk menaikkan kegembiraan mereka.
Setiap jiwa dikelilingi oleh sebuah
suasana sendiri — sebuah suasana, yang mungkin,
dipenuhi oleh kuasa iman yang memberikan kehidupan, kekuatan dan pengharapan,
dan memiliki wangi kasih yang manis. Atau suasana itu merupakan suasana yang
berat dan dingin dengan kesuraman dari ketidakpuasan dan mementingkan diri
sendiri, atau dipenuhi racun yang mematikan karena menyayangi dosa. Melalui
suasana yang melingkupi kita, setiap orang yang kita temui akan dipengaruhi
baik secara langsung maupun tidak langsung.
Kita tidak dapat terbebas dari tanggung jawab
ini. Segala ucapan kita, perilaku kita, cara kita berpakaian, sikap bahkan
ekspresi wajah kita, semua memiliki pengaruh. Demikianlah segala kesan yang
diberikan memiliki hasil yang mendatangkan kebaikan atau kejahatan yang tidak
seorang pun dapat ukur. Segala dorongan yang disampaikan merupakan bibit yang
ditabur, yang akan menghasilkan panennya sendiri. Merupakan sebuah tautan dalam
rantai panjang dari kejadian-kejadian manusia, yang panjangnya tidak tahu
sampai ke mana.
Jika dengan contoh yang kita berikan, kita telah
membangun prinsip-prinsip yang baik pada orang lain, kita telah memberikan
mereka kuasa untuk melakukan hal-hal yang baik. Sebaliknya, mereka telah
melakukan pengaruh yang sama kepada orang lain, dan selanjutnya. Dengan
demikian, pengaruh yang tanpa kita sadari itu telah memberkati ribuan orang.
Buanglah sebuah kerikil ke dalam danau, maka
sebuah riak akan terbentuk, dan sebuah lagi dan sebuah lagi; dan semakin mereka
bertambah, lingkaran riak itu semakin meluas, sampai akhirnya mencapai bibir
pantai. Demikian juga dengan pengaruh kita. Melampaui pengetahuan kita atau
kendali pengaruh itu diberikan kepada orang lain sebagai berkat atau kutuk. (To Be Like Jesus, hal. 96)
Jika
mereka yang mengaku pengikut-pengikut Kristus lalai untuk memancarkan sinarnya
kepada dunia, maka kuasa yang penting itu akan meninggalkan mereka, dan mereka
pun akan menjadi dingin dan tidak memiliki Kristus. Sikap tidak peduli akan
menyelimuti mereka, sebuah sikap kemalasan jiwa yang tampak seperti kematian,
serta membuat mereka seperti mayat-mayat gantinya sebagai perwakilan hidup
Yesus. Semua haruslah memikul kayu salib dan dalam kesederhanaan, penurutan dan
kerendahan hati akan melakukan tugas-tugas yang diberikan Allah, melakukan
usaha penarikan jiwa bagi orang-orang di sekeliling mereka yang membutuhkan
bantuan dan cahaya.
Semua yang menerima tugas tanggung jawab ini
akan memiliki sebuah pengalaman yang kaya dan bervariasi, hati mereka akan
bercahaya dengan semangat, dan mereka akan dikuatkan dan dirangsang untuk
diperbarui, untuk bekerja dengan tekun untuk keselamatan mereka dengan takut
dan gentar, karena Tuhan sendirilah yang bekerja di dalam mereka sesuai dengan
keinginan dan kemauan Allah sendiri. (To Be Like Jesus, hal. 260)
Hari Ke-6
Mezbah Pembakaran Ukupan
“Pertama-tama aku menasihatkan:
Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan
ucapan syukur untuk semua orang” (1 Timotius 2:1)
ucapan syukur untuk semua orang” (1 Timotius 2:1)
Format yang Dianjurkan untuk Waktu Berdoa
Puji-pujian
(kira-kira 10 menit)
· Mulailah waktu doa Anda dengan puji-pujian kepada Allah (yaitu
karakter-Nya).
· Pujilah Allah karena Ia telah menunjukkan bahwa kita harus berdoa
bagi orang lain.
· Pujilah Allah bahwa Ia telah memberikan kesempatan yang luar biasa
untuk berdoa syafaat.
Pengakuan dan Menuntut Kemenangan Atas Dosa
(kira-kira 5 menit)
· Mintalah kepada Allah untuk menunjukkan dosa-dosa apa yang Anda
perlu akui di dalam hati. Tuntutlah janji kemenangan atas dosa-dosa tersebut.
· Berdoalah meminta pengampunan terhadap waktu-waktu di mana Anda
tidak berdoa bagi orang lain.
· Berterima kasih kepada Tuhan karena Dia mengampuni Anda sesuai
dengan 1 Yohanes 1:9
Permohonan dan Pengantaraan / Doa Syafaat
(kira-kira 35 menit)
· Berdoalah, sebagaimana mezbah pembakaran ukupan itu telah disucikan
dengan minyak (Keluaran 40:9), maka Anda akan dipenuhi oleh Roh Kudus dan
menjadi sebuah cahaya dan saksi bagi Tuhan.
· Adakah orang-orang yang Allah tempatkan untuk menjadi beban dalam
hatimu? Bawakanlah mereka dalam doa.
· Adakah orang-orang dalam hidup Anda yang sulit Anda terima?
Berdoalah bagi mereka dan mintalah Allah untuk memberikan kasih bagi mereka.
· Berdoa syafaatlah bagi mereka yang telah memberikan hidupnya untuk
mengabarkan Injil.
· Berdoalah bagi para pemimpin gereja, konferens, uni dan General Conference.
· Apakah Anda mengetahui orang-orang yang sementara meninggalkan
Tuhan? Bawalah mereka dalam doa.
· Bawakanlah dalam doa mereka, yang Anda kenal, yang putus asa dan
berbeban berat.
· Panjatkanlah doa perantaraan bagi anggota-anggota gereja yang hidup
di daerah-daerah penuh tantangan di dunia ini dan harus menghadapi gangguan
karena iman yang mereka praktikkan. Biarlah Allah mengisi mereka dengan kuasa
untuk menjalankan kehidupan mereka sebagai saksi yang sungguh-sungguh akan
kuasa Allah yang memberikan pengampunan serta kekal.
· Berdoalah bagi setiap anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di
seluruh dunia agar dapat digunakan oleh Roh Kudus dalam pelayanan keluar dan
evangelisasi, apakah itu dalam kelompok kecil, kesaksian pribadi, ataupun
kegiatan-kegiatan evangelisasi umum.
· Berdoalah untuk Pusat Penginjilan Perkotaan dalam program Misi
Global di kota-kota di seluruh dunia sementara mereka memberikan pendidikan, kesehatan,
gaya hidup sehat, dan lain sebagainya yang menghubungkan pelayanan-pelayanan
tersebut dengan masyarakat sekitar kita. Berdoalah agar mereka dapat bertemu
dengan orang-orang yang sungguh-sungguh membutuhkan dan kemudian menghubungkan
mereka dengan Yesus.
· Berdoalah agar para pengusaha Advent dapat bersaksi tentang Kasih
Yesus di antara 691 kelompok masyarakat di dalam 8 negara di divisi Asia
Pasifik Utara.
· Berdoalah untuk persatuan setiap gereja dan institusi di seluruh
dunia dengan didasari oleh penghormatan penuh kerendahan hati terhadap firman
Allah, saling menghormati, penghormatan terhadap proses dan peraturan gereja
yang telah diterima, serta kepada doa yang sungguh-sungguh dan kuasa Roh Kudus.
Berdoalah juga bagi keterlibatan penuh dalam misi gereja untuk mengabarkan
pekabaran tiga malaikat dalam Wahyu 14 dan pekabaran malaikat ke empat dalam
Wahyu 18.
· Berdoalah untuk kasih Allah agar dapat disempurnakan di dalam
gereja-Nya.
· Berdoalah bagi tujuh orang (atau lebih) di dalam daftar Anda agar dapat
melihat kebutuhan mereka dan membuka hati mereka bagi pekerjaan Roh Kudus.
· Berdoalah bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi Anda.
Ucapan Syukur dan Terima Kasih (kira-kira
10 menit)
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Ia mengasihi orang-orang yang
Anda doakan lebih dari kasih Anda sendiri kepada mereka.
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Roh Kudus “sendiri berdoa
untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan” (Roma
8:26)
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Kristus sebagai pengantara
kita dalam Bait Suci Surgawi.
Lagu-lagu yang Dianjurkan untuk Dinyanyikan
· “Padaku Ada Juru S’lamat” (Lagu Sion Edisi Lengkap #410)
· “Pegang Teguh Janji Kristus” (Lagu Sion Edisi Lengkap #440)
· “Ku Perlu Doa Kasih-Ku” (Lagu Sion Edisi Lengkap #424)
· “Sucikan Hatimu” (Lagu Sion Edisi Lengkap #423)
· “Pada Saat Berdoa” (Lagu Sion Edisi Lengkap #268)
Mezbah Pembakaran Ukupan
“Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa
syafaat
dan ucapan syukur untuk semua orang”
(1 Timotius 2:1)
dan ucapan syukur untuk semua orang”
(1 Timotius 2:1)
Sebagaimana para imam memasuki Tempat Kudus saat
pembakaran ukupan setiap pagi dan pedang, korban harian telah tersedia untuk
diserahkan pada mezbah di pelataran luar. Inilah sebuah waktu yang paling
menarik bagi orang banyak yang datang untuk melakukan peribadatan yang
berkumpul dalam Bait Suci. Sebelum memasuki hadirat Allah melalui perantaraan
para imam, orang-orang yang datang untuk beribadah itu haruslah melakukan
pencarian yang sungguh-sungguh ke dalam hati masing-masing serta mengakui
segala dosa-dosa mereka. Mereka bersatu dalam doa di dalam hati masing-masing,
dengan wajah mereka memandang tempat suci itu. Sehingga segala doa permohonan
mereka naik bersamaan dengan asap ukupan itu, sementara iman mereka diletakkan
pada ciri-ciri janji Penebus itu yang digambarkan oleh korban yang sudah
diurapi itu. Dia melihat dengan kesenangan yang besar kepada mereka yang
mengasihi Dia, beribadah pada pagi dan petang hari untuk meminta pengampunan
atas dosa-dosa yang dilakukan dan untuk menaikkan permohonan atas berkat-berkat
yang dibutuhkan. (Para Nabi dan Bapa,
hal. 353).
Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung,
yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh
berpegang pada pengakuan iman kita. (Ibrani 4:14-16)
Saudara-saudaraku, berdoalah di rumah, bersama
keluargamu, pagi dan petang; berdoalah bersungguh-sungguh dalam kamarmu; dan
sementara melakukan segala pekerjaanmu sehari-hari, naikkanlah jiwamu kepada
Allah dalam doa. Maka dengan demikianlah Henokh berjalan bersama Allah. Doa yang
diam-diam dari jiwa yang bersungguh-sungguh akan naik seperti ukupan suci yang
naik ke hadapan hadirat Kasih Karunia itu dan akan diterima oleh Allah
sebagaimana dipersembahkan di dalam Bait Suci. Kepada semua orang yang mencari
Dia, Kristus menjadi penolong kita di saat kita membutuhkan-Nya. Mereka akan
menjadi kuat di hari-hari penuh pencobaan. (Rumah
Tangga Advent, hal. 212, 213)
Kita haruslah berdoa kepada Allah lebih banyak
dari yang kita lakukan. Ada kekuatan dan berkat yang luar biasa dalam berdoa
bersama keluarga, bersama dan untuk anak-anak kita. (Child Guidance, hal. 525)
Doa kita janganlah untuk meminta dengan
mementingkan diri sendiri. Kita haruslah meminta agar kita dapat diberikan.
Prinsip-prinsip kehidupan Kristus haruslah menjadi prinsip-prinsip kehidupan
kita. “Demi kepentingan mereka,” Dia berkata, berbicara akan murid-murid-Nya
“dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam
kebenaran.” Yohanes 17:19. Kesetiaan yang sama, pengorbanan diri yang sama, penurutan
yang sama kepada tuntutan firman Allah, yang dimanifestasikan dalam Kristus,
haruslah terlihat pada para pengikut-Nya. Kita haruslah meminta berkat-berkat
dari Allah agar kita dapat berkomunikasi dengan orang lain. Kemampuan untuk
menerima hanya dapat dilakukan dengan membagikannya, kita tidak dapat terus
menerus menerima harta surgawi itu tanpa memberitahukannya kepada orang lain di
sekitar kita. (Perumpamaan-perumpamaan
Tuhan Yesus, hal. 142, 143)
Saat kita mencari orang-orang yang kita ingin
menangkan bagi Kristus, memiliki beban jiwa-jiwa tersebut dalam doa-doa kita,
maka hati kita akan bergetar dengan pengaruh yang sangat cepat dari kasih
Allah; kasih kita sendiri akan memancar dengan semangat penyelamatan; seluruh
hidup Kekristenan kita akan semakin nyata, semakin bersungguh-sungguh dan
semakin penuh dengan doa. (Perumpamaan-perumpamaan
Tuhan Yesus, hal.354)
Saat diri kita mati, akan ada
kebangkitan keinginan yang sungguh-sungguh untuk menyelamatkan orang lain, — sebuah keinginan yang akan menuntun kepada usaha yang tekun untuk
melakukan hal-hal yang baik. Akan ada penaburan di dekat segala mata air; dan
sebuah pengantaraan doa yang mendesak, akan memasuki surga mewakili jiwa-jiwa
yang akan binasa. (Gospel Workers,
hal. 470)
Oh, itulah. Doa yang bersungguh-sungguh dalam
iman akan timbul di mana-mana. Berilah padaku jiwa-jiwa yang terkubur dalam
sampah kesalahan, atau Aku akan mati! Bawalah mereka kepada pengetahuan
kebenaran sebagaimana dalam Yesus. (This
Day With God, hal. 171)
Jiwa-jiwa haruslah dicari, didoakan, dikerjakan.
Permohonan yang bersungguh-sungguh haruslah dilakukan. Doa yang
bersungguh-sungguh haruslah dilayangkan. Permohonan yang lemah dan tanpa roh
haruslah diubah menjadi permohonan yang bersungguh-sungguh. (Nasihat Bagi Sidang, vol. 7, hal.
12)
Mulailah berdoa bagi jiwa-jiwa; mendekatlah pada
Kristus, pada sisi-Nya yang berdarah. Biarkanlah jiwa yang rendah hati dan
berdiam menghiasi kehidupan Anda, dan biarkanlah permohonan Anda yang
bersungguh-sungguh, dengan kehancuran serta kerendahan hati naik kepada Dia
agar dikaruniakan kebijaksanaan agar Anda mendapatkan keberhasilan dalam
menyelamatkan, bukan hanya jiwa Anda sendiri, tetapi jiwa orang lain juga. (Nasihat Bagi Sidang, vol. 1, hal.
513).
Hari Ke-7
Tabut: Tongkat Harun
“Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih
kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah
dan buahmu itu tetap,” (Yohanes 15:16a)
Format yang Dianjurkan untuk Waktu Berdoa
Puji-pujian
(kira-kira 10 menit)
· Mulailah waktu doa Anda dengan puji-pujian kepada Allah (yaitu
karakter-Nya).
· Pujilah Allah bahwa Ia telah memanggil kita untuk menghasilkan
buah-buah.
· Pujilah Allah agar kita dapat menghasilkan buah dan buah-buah yang
kita hasilkan itu akan tetap bertahan dalam Kristus.
Pengakuan dan Menuntut Kemenangan Atas Dosa
(kira-kira 5 menit)
· Mintalah kepada Allah untuk menunjukkan dosa-dosa apa yang Anda
perlu akui di hadapan umum dan yang hanya perlu diakui di dalam hati. Tuntutlah
janji kemenangan atas dosa-dosa tersebut.
· Mintalah pengampunan pada Allah untuk waktu-waktu di mana Anda tidak
menghasilkan buah.
· Mintalah pengampunan pada Allah untuk waktu-waktu di mana Anda
berusaha menghasilkan buah dengan kuasa Anda sendiri.
· Berterima kasih kepada Tuhan karena Dia mengampuni Anda sesuai
dengan 1 Yohanes 1:9
Permohonan dan Pengantaraan / Doa Syafaat
(kira-kira 35 menit)
· Berdoalah agar sebagaimana Tongkat Harun telah bertunas,
mengeluarkan kuntum, mengembangkan Bunga dan berbuah buah badam (Bilangan 7:8),
orang lain juga dapat diberkati oleh buah-buah roh (Galatia 5:22,23) yang ada
dalam hidup Anda.
· Berdoalah agar Allah dapat mengajarkan Anda untuk menghidupkan
kehidupan yang terselubung oleh Kristus.
· Mintalah kepada Allah untuk membantu Anda menghidupkan sebuah
kehidupan yang berpusat pada Kristus sehingga Anda dapat menghasilkan buah.
· Mintalah kepada Allah untuk membantu Anda bertumbuh dalam kasih
karunia.
· Apakah yang terhubung dengan Anda sepanjang hari? Mintalah Allah
untuk membantu Anda untuk selalu terhubung dengan Dia sehingga Anda dapat
memancarkan Dia kepada orang-orang di sekitar Anda.
· Dari manakah Anda mendapatkan kekuatan? Mintalah kepada Allah untuk
membantu Anda menemukan kekuatan di dalam Dia.
· Berdoalah untuk aktivitas pelayanan evangelisasi keluar secara
terpadu yang akan diorganisasi di seluruh dunia dalam program “Mission to the Cities” (Misi
Perkotaan) serta daerah-daerah pinggiran.
· Berdoalah agar Allah mempersiapkan para profesional muda untuk
membuka gereja-gereja di antara 789 kelompok masyarakat di dalam 9 negara di
divisi Amerika Utara.
· Mintalah kepada Allah untuk membukakan kesempatan-kesempatan
pelatihan pembukaan daerah-daerah baru kepada para misionaris bagi 676 kelompok
masyarakat di dalam 9 negara di divisi Amerika Selatan
· Berdoalah bagi 541 kelompok masyarakat di dalam 18 negara di divisi
Afrika Selatan-Samudra Hindia.
· Berdoalah bagi program Departemen Pemuda Advent One Year in Mission-OYIM (Satu
Tahun dalam Misi) dalam rangka mencari dan melatih generasi penerus dalam
kepemimpinan misi perkotaan.
· Berdoalah untuk kerja sama antara organisasi gereja dan kelompok
pelayanan pendukung (supporting ministry) dalam pekerjaan besar evangelisasi
keluar pada masyarakat dan dunia.
· Berdoa untuk kesadaran dan distribusi yang meningkat untuk literatur
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (baik berbentuk cetak maupun elektronik) yang
dilakukan oleh anggota-anggota jemaat dan penekanan yang ditingkatkan dalam
evangelisasi literatur.
· Berdoalah bagi tujuh orang (atau lebih) di dalam daftar Anda agar
dapat melihat kebutuhan mereka dan membuka hati mereka bagi pekerjaan Roh
Kudus.
· Berdoalah bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi Anda.
Ucapan Syukur dan Terima Kasih (kira-kira
10 menit)
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa agar dapat menghasilkan buah,
Anda harus tinggal di dalam Dia.
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Kristuslah kekuatan Anda.
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Ia ingin Anda menjadi berkat
bagi orang lain.
Lagu-lagu yang Dianjurkan untuk Dinyanyikan
· “God is so Good”
· “‘B’ri Yang Terbaik untuk Tuhan” (Lagu Sion Edisi Lengkap #469)
· “Ke Mana Pun Ku Mau Pergi, Tuhan” (Lagu Sion Edisi Lengkap #470)
· “Tuhan Mengutus Engkau” (Lagu Sion Edisi Lengkap #472)
· “Hanya Kristus” (Lagu Sion Edisi Lengkap #468)
Tabut: Tongkat Harun
“Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih
kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah
dan buahmu itu tetap,” (Yohanes 15:16a)
Setiap orang Kristen akan memiliki roh seorang
misionaris. Untuk menghasilkan buah haruslah bekerja sebagaimana Allah bekerja,
untuk mengasihi jiwa-jiwa sebagaimana Dia telah mengasihi kita. Dorongan yang
pertama dari hati yang diperbarui adalah untuk membawa orang lain juga kepada
Sang Juruselamat; dan segera setelah seseorang itu bertobat ke dalam kebenaran,
dia akan merasakan sebuah keinginan yang bersungguh-sungguh agar mereka yang
masih dalam kegelapan haruslah melihat cahaya terang yang berharga dari firman
Allah itu… (To Be Like Jesus,
hal. 281)
Kristus sedang mencari orang-orang yang dapat
memancarkan diri-Nya kembali di dalam hati mereka; dan Dia melakukan ini
melalui mereka yang percaya kepada-Nya. Tujuan dari kehidupan Kristen itu
adalah menghasilkan buah — memancarkan kembali karakter Kristus dalam
orang-orang yang percaya, sehingga dapat dipancarkan lagi oleh orang lain.
Tumbuhan itu tidak menghasilkan benih,
bertumbuh atau menghasilkan buah bagi dirinya sendiri, tetapi “berikanlah benih kepada pembajak, dan roti kepada yang memerlukan
makanan.” Tidak ada seorang manusia yang hidup untuk dirinya sendiri.
Orang-orang Kristen berada di dunia ini sebagai perwakilan Kristus, untuk
keselamatan jiwa-jiwa.
Tidak akan ada pertumbuhan atau menghasilkan
buah bagi hidup yang berpusat pada diri sendiri. Jika Anda telah menerima
Kristus sebagai Juruselamat pribadi, maka Anda haruslah melupakan diri sendiri,
dan berusaha untuk menolong orang lain. Bicarakanlah kasih Kristus,
beritahukanlah kepada orang lain kebaikan-Nya. Lakukanlah pekerjaan yang ada di
hadapanmu. Bawalah beban jiwa-jiwa di dalam hatimu, dan usahakanlah dengan segala
cara dalam kekuasaanmu untuk mencari jiwa-jiwa yang hilang. Saat Anda menerima
Roh dari Kristus — Roh kasih yang tidak mementingkan diri sendiri dan bekerja
bagi orang lain — Anda akan bertumbuh dan menghasilkan buah. Kasih Karunia Roh
akan mematangkan karakter Anda. Iman Anda akan bertumbuh, keyakinan Anda akan
semakin dalam, kasih Anda akan disempurnakan. Anda akan semakin-hari semakin
menyerupai Kristus dalam seluruh yang suci, mulia dan indah. (Lift Him Up, hal. 274)
Berubahlah agar Anda menjadi anggota yang
menghasilkan buah dalam bagian carang yang hidup. Anak hanya akan berkembang
jika ia menerima kehidupan dan kekuatan dari persediaan makan pada batang
induk. Maka di setiap kesempatan perbaikilah jiwa dengan selalu menghubungkan
diri Anda lebih dekat dengan Kristus. Hanya melalui percaya kepada-Nya,
mengasihi-Nya, meniru Dia, dan bergantung sepenuhnya kepada-Nya, maka Anda akan
menjadi satu dengan Dia; dan melalui Andalah hidup dan karakter-Nya akan
ditunjukkan kepada dunia. (Our
Higher Calling, hal. 145)
Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu
jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.
(Yohanes 15:8)
Anda mungkin memiliki roh yang kuat, tetapi hati
Anda akan memancarkan cahaya kasih Yesus. Tinggallah dalam Kristus sebagaimana
carang itu menempel di batangnya; menyerap segala makanan dari cabang itu, Anda
pun akan menjadi carang yang berkembang. Saat Anda memperhatikan maka itu akan
tetap bercahaya dan membesar sampai Anda dipenuhi dengan kepenuhan yang berasal
dari Allah dan menghasilkan banyak buah demi kemuliaan-Nya. Tunas itu akan
terlalu kuat tersambung pada batang induk untuk dapat diombang-ambingkan oleh
angin. Kekuatan dan semangat untuk bertumbuh akan mengatakan kepada dunia bahwa
akar Anda tertanam pada Yesus, bahwa dasar Anda pasti. (Our High Calling, hal. 216)
Setiap cabang yang menghasilkan buah
merupakan bukti hidup dari batang, karena itu menghasilkan buah yang sama dari
cabang…setiap cabang akan menunjukkan apakah dia
memiliki hidup atau tidak; karena jika ada hidup, akan ada pertumbuhan. Akan
ada hubungan terus menerus dari batang yang memberikan kehidupan itu, dan ini
ditunjukkan oleh buah-buah yang dihasilkan oleh cabang-cabang itu. (From the Heart, hal. 119)
Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan
dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya
kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya. (2 Petrus 3:18)
Kasih karunia Kristus haruslah dijalin
dalam setiap fase karakter…pertumbuhan setiap hari ke
dalam hidup Kristus akan menciptakan kedamaian surgawi di dalam jiwa; di dalam
hidup yang demikian akan menghasilkan buah yang terus-menerus…di dalam
kehidupan mereka yang telah ditebus oleh darah Kristus, pengorbanan diri akan
terus menerus muncul. Kebaikan dan kebenaran akan tampak. Pengalaman jiwa yang
tenang akan menghasilkan kehidupan yangsalehan, beriman, rendah hati dan sabar.
Inilah yang harus menjadi pengalaman kita sehari-hari. Kita haruslah membentuk
karakter-karakter yang bebas dari dosa — karakter-karakter yang dibenarkan di
dalam dan oleh kasih karunia Kristus. (God’s Amazing Grace, hal. 320)
Adalah keinginan Allah agar para pengikut-Nya
bertumbuh dalam kasih karunia, agar cinta mereka akan bertambah banyak,
sehingga mereka akan dipenuhi dengan buah-buah kebenaran…di mana ada kehidupan,
akan ada pertumbuhan dan menghasilkan buah; tetapi kecuali kita bertumbuh dalam
kasih, maka kerohanian kita akan menjadi kerdil, penuh dengan penyakit, tidak
berbuah. Hanya dengan bertumbuh, dengan menghasilkan buah maka kita akan
memenuhi tujuan Allah bagi kita. “Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan,” kata
Kristus, “yaitu jika kamu berbuah banyak” (Yohanes 15:8). Untuk dapat berbuah
banyak, kita harus menggunakan segala karunia yang diberikan kepada kita. Kita
harus menggunakan segala kesempatan yang diberikan kepada kita untuk
mendapatkan kekuatan. (That I May
Know Him, hal. 164)
Hari Ke-8
Manna
“Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau
seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang
Kuberikan itu ialah daging-Ku,
yang akan Kuberikan untuk hidup dunia,”
(Yohanes 6:51)
yang akan Kuberikan untuk hidup dunia,”
(Yohanes 6:51)
Format yang Dianjurkan untuk Waktu Berdoa
Puji-pujian
(kira-kira 10 menit)
· Mulailah waktu doa Anda dengan puji-pujian kepada Allah (yaitu
karakter-Nya).
· Pujilah Allah bahwa Yesuslah Manna yang telah turun dari sorga.
· Pujilah Allah untuk firman-Nya yang menjadi makanan kita.
Pengakuan dan Menuntut Kemenangan Atas Dosa
(kira-kira 5 menit)
· Mintalah kepada Allah untuk menunjukkan dosa-dosa apa yang Anda
perlu akui di dalam hati. Tuntutlah janji kemenangan atas dosa-dosa tersebut.
· Mintalah pengampunan pada Allah untuk waktu-waktu di mana Anda
memilih untuk tidak makan dari Manna Surgawi itu.
· Mintalah pengampunan pada Allah untuk waktu-waktu di mana Anda
memilih untuk memuaskan kelaparan Anda dengan hal-hal yang sementara.
· Berterima kasih kepada Tuhan karena Dia mengampuni Anda sesuai
dengan 1 Yohanes 1:9
Permohonan dan Pengantaraan / Doa Syafaat
(kira-kira 35 menit)
· Berdoalah agar sebagaimana orang Israel yang mengumpulkan manna
setiap pagi, agar kita sebagai individu dapat mencari pengalaman baru dengan
Allah setiap hari, makan dari daging-Nya dan minum dari darah-Nya dengan
berserah sepenuhnya kepada Dia melalui penurutan.
· Berdoalah agar kita menyadari sebagai individu bahwa kita sudah
mendekati penutupan waktu pencobaan itu. Biarlah setiap kita mengizinkan Roh
Kudus untuk melakukan apa yang Dia harus lakukan dalam hidup kita untuk
mengembangkan karakter kita.
· Mintalah kepada Tuhan untuk mengajarkan bagaimana kita dapat makan
dari Manna Surgawi itu.
· Mintalah kepada Tuhan untuk memberikan Anda sebuah hidup baru saat
Anda membaca firman-Nya dan bermeditasi kepada Kristus dan hidup-Nya
· Mintalah kepada Tuhan untuk membantu Anda bermeditasi hanya kepada
hal-hal yang membantu Anda bertumbuh secara rohani.
· Berdoalah untuk para pemimpin gereja (pendeta jemaat Anda, serta
para pemimpin konferens, uni, divisi dan General Conference) beserta keluarga mereka masing-masing agar
dapat memberikan kepada kita semua Manna Ilahi melalui pekabaran firman Allah
untuk dicerna setiap hari.
· Berdoalah untuk ribuan pionir Misi Global yang membuka gereja-gereja
baru, di mana kebanyakan dari mereka berada dalam situasi yang berbahaya.
Berdoalah untuk keselamatan mereka, untuk kebijaksanaan dan untuk kesuksesan.
· Berdoalah bagi kesetiaan kepada Allah, firman-Nya, pekabaran Advent,
dan misi-Nya bagi kita. Berdoalah untuk keinginan kita mengikuti Dia dalam
segala sesuatu, dan mintalah agar Dia menunjukkan kuasa-Nya di dalam hidup
kita.
· Berdoalah untuk peningkatan kehadiran pada acara Sekolah Sabat, di
mana para anggota-anggota dan undangan dapat terfokus dalam persekutuan, misi,
pelajaran Alkitab dan jangkauan kepada masyarakat sekitar.
· Berdoalah untuk kebangunan yang dahsyat dari kesalehan yang primitif
di seluruh gereja Allah di hari-hari terakhir ini. Berdoalah agar kita dapat
berdiri dalam kebenaran walaupun langit runtuh sekalipun.
· Berdoalah agar Allah membangkitkan para orang muda untuk memuridkan
1,459 kelompok masyarakat di dalam 20 negara di divisi Pasifik Selatan.
· Berdoalah bagi tujuh orang (atau lebih) di dalam daftar Anda agar
dapat melihat kebutuhan mereka dan membuka hati mereka bagi pekerjaan Roh
Kudus.
· Berdoalah bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi Anda.
Ucapan Syukur dan Terima Kasih (kira-kira
10 menit)
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa jika Anda makan makanan-Nya,
maka Anda tidak akan lapar lagi
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Yesus telah menunjukkan
bagaimana untuk makan dari Manna Surgawi itu.
· Berterima kasihlah kepada Allah untuk kuasa firman-Nya
Lagu-lagu yang Dianjurkan untuk Dinyanyikan
· “B’rikanlah Ya Tuhan” (Lagu Sion Edisi Lengkap #204)
· “B’rilah padaku Alkitab Yang Suci” (Lagu Sion Edisi Lengkap #200)
· “Ku Memilih Yesus” (Lagu Sion Edisi Lengkap #252)
· “Buka Mataku Ya Tuhan” (Lagu Sion Edisi Lengkap #251)
· “Buangkan Dunia, T’rima Yesus” (Lagu Sion Edisi Lengkap #255)
Manna
“Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga.
Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti
yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia,”
Yohanes 6:51
Mereka (bangsa Israel) telah diarahkan untuk
mengumpulkan setiap hari sebanyak yang perlu bagi setiap orang (segomer) setiap
hari; dan mereka tidak diizinkan untuk meninggalkannya sampai pagi. Beberapa
dari mereka berusaha untuk menyimpannya hingga keesokan hari, tetapi mereka
mendapati manna itu tidak lagi dapat dimakan. Persediaan (manna) bagi satu hari
tersebut haruslah dikumpulkan pada pagi hari; karena semua yang masih
tertinggal di tanah akan cair oleh matahari…pada hari yang keenam semua akan
mengumpulkan dua gomer setiap orang. Para penguasa segera memberitahukan kepada
Musa apa yang telah dilakukan. Jawaban dia adalah “Inilah yang dimaksudkan
TUHAN: Besok adalah hari perhentian penuh, sabat yang kudus bagi TUHAN; maka
roti yang perlu kamu bakar, bakarlah, dan apa yang perlu kamu masak, masaklah;
dan segala kelebihannya biarkanlah di tempatnya untuk disimpan sampai pagi.” (Para Nabi dan Bapa, hal. 295-296)
Manna yang turun dari surga yang merupakan
makanan bagi bangsa Israel, adalah bentuk Dia yang telah diutus Allah untuk
memberikan hidup-Nya di dunia ini. Inilah kata Yesus, “Akulah roti hidup. Nenek
moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati. Inilah roti
yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati.
Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti
ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku,
yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.” Yohanes 6:48-51. Dan di antara
janji-janji berkat bagi umat Allah di masa yang akan datang telah dituliskan,
“Barangsiapa menang, kepadanya akan Ku-berikan dari manna yang tersembunyi”
Wahyu 2:17 (Para Nabi dan Bapa,
hal. 297)
Allah kita adalah roti hidup itu, dan hanya melalui
kasih-Nya, yang diterima di dalam jiwa, maka kita akan dapat makan dari roti
yang berasal dari surga. Kita menerima Kristus melalui firman-Nya, dan Roh
Kudus diberikan untuk membuka firman Allah itu agar kita dapat mengerti, dan
membawa pulang segala kebenarannya di dalam hati kita. Kita haruslah berdoa
setiap hari saat kita membaca firman-Nya, maka Allah akan mengirimkan Roh-Nya
untuk membukakan kepada kita kebenaran itu yang akan menguatkan jiwa kita
sesuai kebutuhan hari itu. (Prayer,
hal. 297)
Dengan terus-menerus memandang kepada Yesus
dengan mata iman kita, maka kita akan dikuatkan. Allah akan memberikan
penerangan yang berharga kepada umat-umat-Nya yang haus akan kebenaran. Mereka
akan mendapati bahwa Kristus adalah Juru Selamat pribadinya. Saat mereka makan
dari firman-Nya, mereka akan mendapati bahwa itu adalah Roh dan Kehidupan.
Firman-Nya akan menghancurkan sifat alamiah, keduniawian dan menghasilkan
kehidupan baru dalam Kristus Yesus. Roh Kudus akan datang ke dalam jiwa sebagai
Penghibur. Melalui agen perubahan dalam kasih-Nya, maka gambaran Allah itu akan
dihasilkan dalam pengikut-Nya; maka ia pun akan menjadi makhluk yang baru.
Kasih akan menggantikan kebencian, dan hati akan menjadi lebih mirip kepada
Ilahi. Inilah yang dimaksudkan dengan hidup “dari setiap perkataan yang keluar
dari mulut Allah.” Inilah yang dimaksud dengan makan dari Roti yang berasal
dari Surga. (Kerinduan Segala Zaman,
hal. 391)
Penuhilah seluruh hati dengan perkataan Allah.
Itu adalah air kehidupan, memuaskan rasa haus yang amat sangat. Itu adalah roti
hidup yang berasal dari surga. Yesus mengatakan, “…sesungguhnya jikalau kamu
tidak makan daging Anak Manusia dan minum dari darah-Nya, kamu tidak mempunyai
hidup di dalam dirimu.” (Yohanes 6:53) Dan Dia pun menjelaskan dengan
mengatakan, “perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.”
(Yohanes 6:63) Badan kita dibangun dari apa yang kita makan dan minum; dan
sebagaimana halnya dalam jasmani, demikian juga dalam hal rohani, apa yang kita
renung-renungkan yang akan memberikan nada dan kekuatan kepada alamiahnya
rohani kita. (Pendidikan Kristen,
hal. 57)
“Anda memiliki
firman dari Allah yang hidup, dan jika Anda memintanya maka Anda akan
mendapatkan Roh Kudus untuk menjadikan firman itu suatu kuasa bagi mereka yang
percaya dan menurut. Roh Kudus bekerja untuk menuntun kepada segala kebenaran.
Jika Anda bergantung pada firman dari Allah yang hidup di dalam hati dan
pikiran dan jiwa, maka saluran komunikasi tidak akan terganggu. Mempelajari
firman dengan mendalam dan bersungguh-sungguh di bawah tuntunan Roh Kudus akan
memberikan Anda manna segar, dan dengan Roh yang sama akan membuatnya dapat
digunakan dengan manjur. Usaha keras yang digunakan oleh orang-orang muda untuk
mendisiplin pikiran-pikiran mereka pada aspirasi yang lebih tinggi dan suci
akan diberkati. Mereka yang membuat usaha tanpa putus asa dalam arah ini,
meletakkan pikiran mereka untuk dapat mengerti firman Allah, sedang
mempersiapkan diri untuk bekerja sama dengan Tuhan. (Nasihat Bagi Sidang, vol. 6, hal. 164, 164)
Mereka yang akan bertemu dengan orang-orang
Kristen ini memiliki hak untuk mengetahui apa yang telah ditunjukkan kepada
mereka, dan dia haruslah membukakan dengan memberikan pedoman dan contoh. Orang
Kristen haruslah menjelaskan kabar baik penebusan, dan dia janganlah
putus-putusnya untuk memberitahukan segala kebaikan Allah. Dia harus terus-menerus
bersama dengan Kristus, menarik segala sesuatu dari Kristus, memakan daging dan
meminum darah Anak Manusia itu, di mana Yesus telah nyatakan sebagai
firman-Nya, yang adalah roh dan hidup. Dengan demikian maka manusia akan selalu
memiliki bekal Manna Surgawi yang segar. Setiap orang Kristen, tinggi atau
rendah, kaya atau miskin, terpelajar atau tidak, haruslah selalu berbicara
tentang kerajaan Allah, berbicara tentang Kristus dan pengorbanan-Nya, kepada
mereka yang tidak mengetahui dan berdosa. Anda haruslah berbicara kepada
orang-orang berdosa; karena Anda tahu bahwa Allah akan menggerakkan hati
mereka. Jangan lupa bahwa tanggung jawab yang besar itu tersangkut dalam setiap
perkataan yang Anda ucapkan di hadapan mereka semua…(The Publishing Ministry, hal. 285)
Hari Ke-9
Sepuluh Hukum Allah
“Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang
keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu”
(Mazmur 119:18)
keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu”
(Mazmur 119:18)
Format yang Dianjurkan untuk Waktu Berdoa
Puji-pujian
(kira-kira 10 menit)
· Mulailah waktu doa Anda dengan puji-pujian kepada Allah karena Dia
mengasihi kita, Dia memberikan hukum-Nya kepada kita
· Pujilah Allah bahwa hukum-Nya adalah hukum kasih
· Pujilah Allah bahwa Dia ingin menuliskan hukum-Nya di dalam hati
Anda.
Pengakuan dan Menuntut Kemenangan Atas Dosa
(kira-kira 5 menit)
· Mintalah kepada Allah untuk menunjukkan dosa-dosa apa yang Anda
perlu akui di dalam hati. Tuntutlah janji kemenangan atas dosa-dosa tersebut.
· Mintalah pengampunan pada Allah untuk waktu-waktu di mana Anda
memilih untuk melawan hukum Allah.
· Berterima kasih kepada Tuhan karena Dia mengampuni Anda sesuai
dengan 1 Yohanes 1:9
Permohonan dan Pengantaraan / Doa Syafaat
(kira-kira 35 menit)
· Berdoalah agar Roh Kudus dapat menuliskan hukum-Nya di dalam hati
dan pikiran, sesuai dengan janji yang terdapat dalam Ibrani 10:15-17
· Mintalah kepada Allah untuk membantu Anda menghidupkan kehidupan
yang penuh dengan sukacita Kristus.
· Berdoalah agar Allah memberikan Anda kasih di dalam hati bagi Dia
dan orang-orang di sekeliling Anda.
· Mintalah kepada Tuhan untuk membantu Anda untuk menghidupkan
kehidupan yang menunjukkan kepada orang lain bahwa hukum-Nya adalah sebuah
hukum kasih baik bagi Allah begitu juga manusia.
· Mintalah kepada Tuhan untuk membantu Anda untuk menolak diri sendiri
demi kebenaran sehingga Anda dapat menunjukkan kesucian kepada dunia.
· Berdoalah agar gereja kita dapat menggunakan format media sosial
yang sesuai untuk membagikan pekabaran tiga malaikat dalam bentuk praktis,
kreatif, serta jalan yang segar yang dilakukan oleh orang-orang di abad ke 21
ini.
· Berdoalah untuk fokus yang berkesinambungan pada penciptaan
Alkitabiah, yang menunjukkan bahwa dunia kita diciptakan dalam enam hari
berturut-turut secara literal oleh firman Allah.
· Berdoalah agar terjadi peningkatan partisipasi dalam pelayanan
evangelisasi oleh seluruh institusi gereja saat mereka mendukung misi gereja
yang berkesinambungan.
· Berdoalah untuk penerimaan yang menyeluruh terhadap pelayanan
kesehatan (“Pekerjaan Misi Kesehatan”), yang memungkinkan anggota jemaat untuk
mengikuti contoh Kristus yang tanpa pamrih dalam menyediakan kebutuhan
sehari-hari bagi orang lain.
· Berdoalah bagi para pengungsi di seluruh dunia yang menderita saat
ini. Doakan secara khusus, mereka yang berasal dari negara-negara yang tidak
mengizinkan warganya untuk menjadi orang-orang yang percaya kepada Yesus
sementara mereka memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang
Kristen.
· Berdoalah kepada Allah agar memanggil kembali para guru dan pendidik
yang telah pensiun untuk melayani 2,566 kelompok masyarakat di dalam 14 negara
di divisi Asia-Pasifik Selatan
· Berdoalah agar Allah membangkitkan para prajurit doa yang dapat
melakukan doa pengantara bagi 2,568 kelompok masyarakat di dalam 4 negara di
divisi Asia Selatan
· Berdoalah bagi setiap departemen Sekolah Sabat / Pelayanan
Perorangan di gereja-gereja setempat di mana mereka berusaha menemukan rencana
Allah untuk pelayanan mereka di masyarakat sekitar melalui pendalaman Alkitab
dan kesaksian pribadi.
· Berdoalah bagi tujuh orang (atau lebih) di dalam daftar Anda agar
dapat melihat kebutuhan mereka dan membuka hati mereka bagi pekerjaan Roh
Kudus.
· Berdoalah bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi Anda.
Ucapan Syukur dan Terima Kasih (kira-kira
10 menit)
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Ia telah memberikan hukum
untuk menuntun kita.
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Ia telah memanggil kita untuk
menunjukkan kepada orang lain akan kasih-Nya.
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa hukum-Nya di dalam hati kita
dapat membawa ketertarikan kita kepada penurutan terhadap
pertimbangan-pertimbangan yang lebih tinggi dan kekal.
Lagu-lagu yang Dianjurkan untuk Dinyanyikan
· “Kalau Serta Tuhan” (Lagu Sion Edisi Lengkap #463)
· “Kita Membangun di Batu Karang” (Lagu Sion Edisi Lengkap #456)
· “Ya Allah Kota Yang Teguh” (Lagu Sion Edisi Lengkap #434)
· “Jadikan Aku Miliki-Mu Tuhan” (Lagu Sion Edisi Lengkap #237)
· “Aku Mau Jadi Milik-Mu” (Lagu Sion Edisi Lengkap #239)
Sepuluh Hukum Allah
“Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang
keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu”
(Mazmur 119:18)
keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu”
(Mazmur 119:18)
Hukum Allah adalah hukum kasih. Dia telah
mengelilingi Anda dengan keindahan yang mengajarkan bahwa Anda telah
ditempatkan di bumi ini hanya untuk sekadar memilikinya sendiri, untuk menggali
dan membangun, untuk bekerja dan membuat, tetapi untuk membuat kehidupan itu
terang dan gembira dan indah dengan kasih Kristus — seperti bunga-bunga, untuk
menyenangkan kehidupan orang lain melalui pelayanan kasih. (Thoughts from the Mount of Blessing,
hal. 97)
Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa:
peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak
berpengalaman. Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni
membuat mata bercahaya. (Mazmur 19:8-9)
Pekerjaan yang harus dihasilkan oleh orang-orang
Kristen di dunia ini bukanlah dengan tidak menghargai hukum Allah, tidak untuk
mengeluarkan dari kehormatannya yang suci walaupun sedikit saja, tetapi untuk
menuliskan hukum itu di dalam hati dan pemikiran. Ketika hukum Allah kemudian
ditanamkan dalam jiwa setiap orang percaya, dia akan mendekati hidup yang kekal
itu melalui apa yang telah Yesus lakukan…
Tujuan kabar baik itu akan terpenuhi jika hasil
yang besar pada akhirnya telah tercapai. Pekerjaannya dari masa ke masa adalah
untuk menyatukan setiap hati pengikut-Nya dalam roh persaudaraan universal,
melalui percaya akan kebenaran, sehingga menetapkan sistem Ilahi atas
keteraturan dan harmoni dalam keluarga Allah di dunia ini, sehingga mereka bisa
didapati layak untuk menjadi anggota keluarga Kerajaan Surga. Allah, dalam
segala kebijaksanaan dan kasih-Nya, menguji para pria dan wanita di dunia ini,
untuk melihat apakah mereka dapat menuruti suara-Nya dan menghormati
hukum-hukum-Nya, atau memberontak seperti yang telah dilakukan Setan…(Sons and Daughters of God, hal.
50)
Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa
kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat
sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan
yang mengalahkan dunia: iman kita. (1 Yohanes 5:3, 4)
Hukum kasih itu telah menjadi dasar dari
pemerintahan Allah, kebahagiaan dari seluruh makhluk yang cerdas tergantung
dari penurutan yang sempurna kepada prinsip-prinsip kebenaran yang Allah
inginkan dari setiap makhluk ciptaan-Nya dalam pelayanan kasih — pelayanan yang
muncul dari penghargaan atas karakter-Nya. Dia tidak menginginkan penurutan
yang dipaksakan; dan kepada semua Dia mengaruniakan kebebasan untuk memilih,
agar mereka dapat menyerahkan diri kepada pelayanan-Nya dengan sukarela. (Para Nabi dan Bapa, hal. 34)
Allah telah memberikan hukum-Nya yang suci
kepada manusia sebagai alat-Nya dalam mengukur karakter. Melalui hukum ini Anda
dapat melihat dan mengubah segala ketidaksempurnaan karakter Anda. Anda dapat
memisahkan diri Anda dari segala ilah, dan menyatukan diri Anda sendiri kepada
takhta Allah dengan rantai emas kasih dan kebenaran itu. (Bible Echo,
14 Jan 1901, paragraf 3)
Hukum kasih itu menuntut kesetiaan tubuh,
pikiran dan jiwa untuk pelayanan kepada Allah dan sesama manusia. Dan pelayanan
ini, sambil membuat kita menjadi berkat bagi orang lain, juga akan membawa
berkat yang luar biasa bagi diri kita sendiri. Tidak mementingkan diri sendiri
mendasari semua pertumbuhan yang sejati. Melalui pelayanan tanpa pamrih, kita
akan menerima mengangkat kebudayaan seluruh fakultas.. (Counsels to Parents, Teachers, and Students,
hal. 32)
Kuk yang mengikat kita pada pelayanan itu adalah
hukum Allah. Hukum kasih yang terbesar itu telah ditunjukkan di taman Eden,
dinyatakan di gunung Sinai, dan dalam perjanjian baru yang tertulis di dalam
hati kita, inilah yang mengikat para pekerja manusia kepada keinginan Allah.
Jika kita dibiarkan untuk mengikuti segala keinginan kita, pergi ke mana yang
kita kehendaki, kita akan jatuh ke tarafnya Setan dan menjadi seperti dia. Oleh
sebab itu Allah membatasi kita dalam kehendak-Nya, yang tinggi dan terhormat
dan kekal. Dia menginginkan agar kita dengan sabar dan bijaksana melakukan
segala pekerjaan pelayanan kita. Kuk dari pelayanan Kristus sendiri bahwa
Kristus telah dilahirkan kepada kemanusiaan. Dia mengatakan, “aku suka
melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; taurat-Mu ada dalam dadaku.” Mazmur 40:9.
“Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku tetapi
untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.” Yohanes 6:38. Kasih
kepada Allah, semangat untuk kemuliaan-Nya, dan kasih bagi manusia yang telah
jatuh dalam dosa, telah mengantarkan Kristus ke dunia ini untuk disiksa dan
mati. Inilah kuasa yang mengendalikan hidup-Nya. Prinsip-prinsip ini yang Dia
ingin untuk kita terima. (Kerinduan
Segala Zaman, hal. 329, 330)
Untuk mengasihi Allah dan umat manusia adalah
keseluruhan tanggung jawab orang Kristen. Hukum kasih itu telah ditulis dalam
loh jiwa, Roh Allah tinggal di dalamnya, dan karakter itu akan muncul dalam
pekerjaan baik manusia. Yesus telah menjadi miskin sehingga oleh kemiskinan-Nya
kita menjadi kaya. Pengorbanan apakah yang dapat kita lakukan demi Dia? Apakah
kita memiliki kasih-Nya yang abadi di dalam hati kita? Apakah kita mengasihi
saudara kita seperti Kristus mengasihi kita? Jika kita memiliki kasih seperti
ini di dalam jiwa kita, itu akan mengantarkan kita pada pertimbangan yang
berhati-hati dalam perkataan-perkataan, perilaku, serta pengaruh kita dalam
segala cara dalam menempatkan pencobaan di hadapan orang-orang yang memiliki
kuasa moral yang kecil. Kita tidak mengecam mereka yang lemah dan tersiksa,
sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang Farisi, tetapi kita akan berusaha
untuk menghilangkan segala batu-batu sandungan dari jalur langkah
saudara-saudaramu agar mereka tidak keluar dari jalannya. (Nasihat Bagi Sidang, vol. 5, hal.
359, 360)
Mereka yang mengikuti contoh Kristus yang
mengorbankan diri-Nya agar dapat menyatakan itu kepada dunia. Contoh yang
mereka berikan akan meyakinkan dan sangat berjangkit. Manusia akan melihat di
antara para orang-orang yang mengaku pengikut Allah bahwa iman yang bekerja
dengan kasih akan memurnikan jiwa dari kepentingan diri. Dalam hidup mereka
yang mengikut perintah-perintah Allah, manusia duniawi akan melihat bukti yang
meyakinkan bahwa hukum Allah adalah hukum kasih bagi Allah dan manusia. (Nasihat Bagi Sidang, vol. 7, hal.
146)
Hukum Allah dalam hati kita akan membawa keinginan
kita untuk tunduk kepada pertimbangan yang lebih tinggi dan kekal. (Sons and Daughters of God, hal.
50)
Hari Ke-10
Tabir Bait Suci
“…dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN
keadilan kita” (Yeremia 23:6b)
Format yang Dianjurkan untuk Waktu Berdoa
Puji-pujian (kira-kira 10 menit)
· Mulailah waktu doa Anda dengan puji-pujian kepada Allah karena
kebenaran-Nya yang diberitahukan kepada kita.
· Pujilah Allah bahwa kebenaran-Nya adalah pemberian yang cuma-cuma
· Pujilah Allah karena melalui pengorbanan Yesus dan pengantaraan-Nya
bagi kita, kita dapat datang ke hadirat Allah dan menuntut jubah kebenaran-Nya
Pengakuan dan Menuntut Kemenangan Atas Dosa
(kira-kira 5 menit)
· Mintalah kepada Allah untuk menunjukkan dosa-dosa apa yang Anda perlu
akui di hadapan umum dan yang hanya perlu diakui di dalam hati. Tuntutlah janji
kemenangan atas dosa-dosa tersebut.
· Mintalah pengampunan pada Allah untuk waktu-waktu di mana Anda lebih
percaya akan kekuatan Anda sendiri
· Berterima kasih kepada Tuhan karena Dia mengampuni Anda sesuai
dengan 1 Yohanes 1:9
Permohonan dan Pengantaraan / Doa Syafaat
(kira-kira 35 menit)
· Apakah Anda mengenal seseorang yang membutuhkan jubah kebenaran
Kristus? Berdoalah bagi mereka.
· Mintalah kepada Allah agar Dia memberikan keinginan di dalam hati
Anda untuk mengalahkan dosa dan mengembangkan sebuah karakter seperti Kristus.
· Berdoalah agar Allah menempatkan dalam hati Anda keinginan untuk
memiliki kebenaran Kristus.
· Berdoalah agar Roh Kudus dapat mengajarkan kepada Anda bagaimana
untuk menerima kebenaran Kristus.
· Mintalah kepada Allah agar setiap masing-masing kita dapat mewakili
Kristus dan jubah kebenaran-Nya itu di dalam kehidupan kita sehari-hari, di
dalam gaya hidup kita, dan di dalam cara kita berpakaian.
· Berdoalah bagi peningkatan rasa terdesak di dalam hati para pemimpin
dan anggota kita. Berdoalah bagi kesadaran bahwa kita sedang hidup di masa
akhir dunia dan Yesus akan segera datang
· Berdoalah bagi kesaksian yang penuh kuasa yang dilakukan oleh
media-media Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh serta rencana mereka untuk
melakukan pelayanan evangelisasi yang masif, terintegrasi di seluruh dunia.
· Berdoalah bagi kelanjutan pendistribusian buku-buku yang luar biasa
seperti Kemenangan Akhir, Kerinduan
Segala Zaman, Perumpamaan-perumpamaan Tuhan Yesus, Kebahagiaan Sejati,
dan lain sebagainya. Berdoalah untuk penuaian jiwa-jiwa yang berasal dari
penaburan bibit dari buku-buku ini.
· Berdoalah untuk peningkatan komitmen kepada pendidikan Masehi Advent
Hari Ketujuh di semua tingkatan karena adalah sangat penting bagi masa depan
ketenagakerjaan dan tujuan misi gereja.
· Berdoalah agar Allah membangkitkan para prajurit doa yang dapat
melakukan doa pengantara bagi 893 kelompok masyarakat di dalam 25 negara di
divisi Trans Eropa
· Mintalah kepada Tuhan untuk membangkitkan para perawat dan dokter
untuk membuka gereja-gereja baru di antara 1,978 kelompok masyarakat di dalam
22 negara di divisi Afrika Tengah-Barat
· berdoalah bagi anggota-anggota Adventist Laymen’s Services (ASI) di mana mereka membantu
kepemimpinan konferens lokal atau daerah misi untuk membentuk rencana-rencana
misi perkotaan, termasuk pelayanan kesehatan yang terpadu dan keterlibatan
anggota secara keseluruhan sebagai bagian dari Misi ke Kota-kota.
· Berdoalah bagi tujuh orang (atau lebih) di dalam daftar Anda agar
dapat melihat kebutuhan mereka dan membuka hati mereka bagi pekerjaan Roh
Kudus.
· Berdoalah bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi Anda.
Ucapan Syukur dan Terima Kasih (kira-kira
10 menit)
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Ia telah bekerja dalam
kehidupan keluarga, teman dan tetangga Anda.
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Ia memiliki orang-orang yang
telah lama ingin menjadi seperti Dia.
· Berterima kasihlah kepada Allah bahwa Ia bekerja di dalam hati
setiap orang yang Anda telah doakan.
Lagu-lagu yang Dianjurkan untuk Dinyanyikan
· “Hiduplah Dalam Aku” (Lagu Sion Edisi Lengkap #244)
· “Aku K’lak Pandang Raja di Surga” (Lagu Sion Edisi Lengkap #371)
· “Bila Selesai Tugas Kerjaku” (Lagu Sion Edisi Lengkap #263)
· “Darah Yesus T’lah Tertumpah” (Lagu Sion Edisi Lengkap #276)
· “Betapa S’nang Aku Kabarkan” (Lagu Sion Edisi Lengkap #277)
· “Kristus T’lah S’lamatkan” (Lagu Sion Edisi Lengkap #279)
· “Aku Puji Penebusku” (Lagu Sion Edisi Lengkap #288)
Tabir Bait Suci
“…dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN
keadilan kita.”(Yeremia 23:6b)
Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian
putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan,
melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para
malaikat-Nya. (Wahyu 3:5)
Semua yang telah memakai jubah kebenaran Kristus
akan berdiri di hadapan-Nya sebagai orang-orang yang terpilih dan setia dan
benar. Setan tidak lagi memiliki kuasa untuk mengambil mereka dari tangan
Kristus. Tidak seorang pun yang telah bertobat dan dengan iman menuntut
perlindungan-Nya akan diizinkan oleh Kristus untuk diserahkan ke dalam kuasa
musuh. Firman-Nya menjanjikan “kecuali kalau mereka mencari perlindungan
kepada-Ku dan mencari damai dengan Aku, ya mencari damai dengan Aku!” Yesaya
27:5. Janji yang diberikan kepada Yosua juga diberikan kepada kita semua: “…dan
melakukan tugas yang Kuberikan kepadamu…Aku akan mengizinkan engkau masuk ke
antara mereka yang berdiri melayani di sini.” Zakharia 3:7. Malaikat-malaikat
Allah akan berjalan di kedua sisi mereka, bahkan di dalam dunia ini, dan mereka
akan berdiri di tengah-tengah para malaikat yang mengelilingi takhta Allah. (Testimony Treasures, vol. 2, hal.
174)
Hanya penutup yaitu Kristus sendirilah yang
memampukan kita untuk berdiri di hadapan hadirat Allah. Penutup ini, jubah
kebenaran-Nya sendiri, yang akan dipakaikan Kristus kepada semua yang
percaya….Jubah ini, yang dibuat di dalam surga, tidak memiliki satu pun benang
yang dibuat oleh manusia. Kristus dalam kemanusiaan-Nya ditempa untuk
mengeluarkan karakter yang sempurna, dan karakter inilah yang Dia tawarkan
untuk diberikan kepada kita. “Seluruh kebenaran kita adalah jubah yang sangat
kotor.” Segala sesuatu yang berasal dari kita sendiri hanya dapat dikotori oleh
dosa. Tetapi Anak Allah itu “telah dimanifestasikan untuk mengangkat dosa-dosa
kita; dan di dalam Dia tidak ada dosa.” (Lift Him Up, hal. 163)
Jika kita memakai baju kebenaran Kristus, kita
tidak memiliki keinginan untuk melakukan dosa lain; karena Kristus akan bekerja
bersama kita. Kita mungkin akan melakukan kesalahan-kesalahan, tetapi kita akan
membenci dosa yang menyebabkan penderitaan Anak Allah itu. (Amanat Kepada Orang Muda, hal.
338)
Tuhan akan segera datang, dan saat ini
kita membutuhkan minyak kasih karunia di dalam bejana lampu-lampu kita…Kita adalah orang asing dan pengembara di dalam dunia ini. Kita
haruslah menunggu, berjaga-jaga, berdoa dan bekerja. Seluruh pemikiran kita,
seluruh jiwa kita, seluruh hati kita, dan seluruh kekuatan kita telah dibayar
lunas oleh darah Anak Allah. Kita tidak boleh merasa bahwa kita wajib untuk
menggunakan pakaian pengembara dengan warna dan bentuk tertentu, melainkan
haruslah pakaian yang sederhana dan rapi sebagaimana yang diinspirasikan oleh
firman yang mengajar kita. Jika hati kita bersatu dengan hati Kristus, kita
akan memiliki keinginan yang kuat untuk memakai jubah kebenaran-Nya. Tidak ada
satu pun yang dipakaikan pada seseorang yang akan menarik perhatian atau
menciptakan perdebatan. (Testimonies
to Ministers, hal. 130, 131)
Sebagai umat Allah yang kita meletakkan jiwa
kita yang sakit di hadapan hadirat-Nya, memohon untuk kesucian hati, firman
telah diberikan “Tanggalkanlah pakaian yang kotor itu” dari mereka, dan firman
yang memberikan semangat telah disampaikan, “Lihat, dengan ini aku telah
menjauhkan kesalahanmu dari padamu! Aku akan mengenakan kepadamu pakaian pesta”
Jubah Kristus yang tidak bercacat itu telah dipakaikan kepada anak-anak Allah
yang telah digoda, dicobai namun didapati setia. Umat-umat sisa yang telah
dipandang rendah itu dipakaikan jubah yang mulia, tidak akan dinodai lagi oleh
dunia yang rusak ini. Nama-nama mereka telah dicatat dalam buku kehidupan Anak
Domba, tercatat di antara mereka yang setia sepanjang masa. Mereka telah
bertahan dari godaan sang penipu; mereka tidak berpaling dari kesetiaan mereka
walaupun naga sedang murka. Saat ini mereka telah selamanya aman dari tipuan si
penggoda. Dosa-dosa mereka telah dikembalikan kepada dia si pembuat dosa. (Counsels for the Church, hal. 353)
Anak Allah tidak akan puas sampai dia telah
dipakaikan jubah kebenaran Kristus, dan dipertahankan oleh kuasa-Nya yang
memberikan kehidupan. Ketika ia melihat kelemahan dalam karakternya, tidak
cukup hanya untuk mengakuinya berkali kali; dia haruslah pergi untuk bekerja
dengan keinginan yang kuat dan semangat untuk mengalahkan ketidaksempurnaannya
dengan membangun karakter-karakter yang berlawanan dengan itu. Dia tidak akan
menghindari pekerjaan ini hanya karena hal itu sulit. Energi yang tidak
mengenal lelah dibutuhkan oleh orang-orang Kristen; tetapi dia tidak harus
bekerja dalam kekuatannya sendiri; kuasa Ilahi menunggu permohonannya. Setiap
orang yang bersungguh-sungguh untuk menang melawan diri sendiri, akan diberikan
janji itu, “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu” 2 Korintus 12:9. (Gospel Workers, hal. 420)
Setiap orang akan mempunyai pergumulan yang
sangat pribadi di dalam hatinya. Sering kali hal ini merupakan pekerjaan yang
sangat menyakitkan dan melemahkan semangat; karena, kita melihat karakter kita
yang cacat, kita akan terus menerus melihat itu, di mana seharusnya kita
melihat kepada Yesus dan mengenakan jubah kebenaran-Nya. Setiap orang yang
memasuki gerbang mutiara dari kota Allah akan masuk sebagai orang-orang yang
telah menang, dan hal utama yang telah ia kalahkan adalah dirinya sendiri. (Nasihat Bagi Sidang, vol. 9, hal.
182)
Tidak satu pun dosa yang dapat ditoleransi bagi
mereka yang berjalan dalam jubah putih Kristus. Jubah yang kotor itu harus
dilepaskan, dan jubah kebenaran Kristus dipakaikan kepada kita. Melalui
pertobatan dan iman kita dimampukan untuk menurut kepada semua
perintah-perintah Allah, dan akan didapati tanpa kesalahan di hadapan-Nya.
Mereka yang telah mendapatkan pembenaran dari Allah saat ini tengah merasakan
sakit di dalam jiwanya, mengakui segala dosa-dosanya, dengan iman berpusat
kepada-Nya dan ketika perintah itu diberikan “Tanggalkanlah pakaian yang kotor
itu daripadanya,…Aku akan mengenakan kepadamu pakaian pesta….taruhlah serban
tahir pada kepalanya,” mereka sedang bersiap untuk memberikan segala kemuliaan
karena keselamatan mereka. (Testimony
Treasures, vol. 2, hal. 175)
Hari Ke-11
Bersaksi dan Melayani
Format yang Dianjurkan untuk Sabat Terakhir
Sabat terakhir haruslah menjadi waktu
kegembiraan yang luar biasa dalam semua yang Allah telah berikan kepada Anda
dan gereja Anda selama 10 Hari Berdoa ini. Aturlah agar hari ini merupakan
perayaan atas kebaikan-kebaikan Allah dan kuasa-Nya yang luar biasa.
Pertimbangkanlah bagaimana Anda telah mengalami kecurahan Roh Kudus selama
sepuluh hari tersebut. Sabat ini merupakan kesempatan untuk bergembira atas apa
yang Dia telah lakukan, sedang lakukan dan akan lakukan.
Ayat tema: Yesaya 43:10
““Kamu inilah saksi-saksi-Ku,” demikianlah
firman Tuhan, “ dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya
kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia, sebelum Aku tidak ada allah
dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi.”
Kebutuhan-kebutuhan dari setiap jemaat adalah
unik, jadi bekerja samalah dengan para pemimpin gereja lokal Anda untuk
mengembangkan sebuah rencana bagi gereja Anda. Berikut adalah beberapa usulan
untuk dimasukkan dalam pelayanan gereja pada hari Sabat terakhir tersebut:
·
Pelajaran Alkitab tentang
Yesaya 43:10: ini dapat berupa sebuah renungan
atau khotbah, atau ayat tersebut dapat digunakan sebagai dasar pembentukan
cerita-cerita bagaimana Allah telah bekerja selama Sepuluh Hari Berdoa ini.
·
Kesaksian: berikan waktu yang banyak untuk kesaksian-kesaksian tentang
jawaban doa. Mereka yang telah berpartisipasi dalam Sepuluh Hari Berdoa ini
harusnya memiliki banyak cerita yang dapat mereka bagikan dengan jemaat, tetapi
mintalah agar mereka dapat meringkaskannya agar semua orang dapat
berpartisipasi. Orang lain juga memiliki cerita-cerita mereka. Ada baiknya agar
beberapa kesaksian dapat direncanakan terlebih dahulu, selain pada waktu
kesaksian terbuka.
·
Waktu Berdoa: undanglah seluruh jemaat untuk bergabung dalam satu waktu untuk
doa persekutuan (united prayer). Anda dapat memimpin jemaat dalam
melaksanakan doa interaktif yang mirip dengan apa yang Anda lakukan selama
hari-hari berdoa yang lalu. Anda dapat berdoa untuk sebuah ayat tertentu secara
bersama-sama. Ini dapat dilakukan bersama orang lain dalam kelompok-kelompok
kecil atau dengan semua orang berdoa bersama-sama. Pilihan lainnya adalah untuk
membuat beberapa jenis doa selama kebaktian — berdoa untuk ayat-ayat Alkitab
yang dibacakan, doa kelompok kecil, doa pribadi, doa jemaat, doa di dalam hati,
dan lain sebagainya.
·
Bernyanyi: inilah hari untuk bergembira dalam segala yang Allah telah
lakukan, dan musik adalah salah satu cara yang luar biasa untuk merayakannya.
Jika ada lagu yang telah menjadi lagu tema bagi kelompok Anda, pastikan Anda
menyanyikannya dengan seluruh jemaat.
·
Rencana Ke Depan: jika Allah telah memimpin Anda kepada pelayanan keluar yang khusus
atau suatu pelayanan tertentu selama Sepuluh Hari Berdoa ini, beritahukanlah
itu kepada keluarga jemaat Anda tentang rencana-rencana tersebut dan undanglah
mereka untuk bergabung.
·
Anak-anak / Orang Muda: sebuah cerita anak-anak tentang doa merupakan hal yang sesuai.
Selain itu, jika Anda memiliki anak-anak atau orang muda yang terlibat dalam
pertemuan doa rutin setiap malam, mintalah mereka untuk berbagi
kesaksian-kesaksian dan/atau mintalah mereka untuk memimpin waktu berdoa.
·
Fleksibilitas: pastikan segala rencana Anda ini fleksibel sifatnya agar Anda
dapat mengikuti pimpinan Roh Kudus selama kebaktian tersebut.
Janji-janji Yang Dapat Dituntut Dalam Doa
Seluruh Ayat Alkitab dalam dokumen asli, menggunakan Holy Bible New King James Version
sementara terjemahan Bahasa Indonesia menggunakan Alkitab Terjemahan Baru (Jakarta: Lembaga Aalkitab Indonesia,1974)
Janji-janji Untuk Roh Kudus
“Mintalah hujan dari pada TUHAN pada akhir musim
semi! TUHANlah yang membuat awan-awan pembawa hujan deras, dan hujan lebat akan
diberikan-Nya kepada mereka dan tumbuh-tumbuhan di padang kepada setiap orang.”
Zakharia 10:1
“Jadi jika kamu yang jahat tahu memberikan
pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan
memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” Lukas 11:13
“Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan
diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu
kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan
kepadamu…Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran
dan penghakiman.” Yohanes 14:26, 16:8
“Aku berkata kepadamu. Sesungguhnya barangsiapa
percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan
pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada
Bapa: dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya
Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam
nama-Ku, Aku akan melakukannya.” Yohanes 14:12-14
“Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan
kekuatan, melainkan dengan roh-Ku firman TUHAN semesta alam.” Zakharia 4:6
Janji-janji Bahwa Allah Akan Menjawab
Segala Doa
“Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku
tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan
menerimanya.” Yohanes 15:7
“Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian
menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan
kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.” Ibrani 4:16
“Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang
kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerima, maka hal itu akan
diberikan kepadamu.” Markus 11: 24
“Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku
akan meluputkan engkau dan engkau akan memuliakan Aku. Sela” Mazmur 50:15
“Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dan
penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.” Matius 21:22
“dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku
akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan dalam Anak. Jika kamu meminta
sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” Yohanes 14:13, 14
“Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan
apa-apa kepada-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu
minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku. Sampai sekarang
kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima,
supaya penuhlah sukacitamu.” Yohanes 16:23, 24
“Dan inilah percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa
Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut
kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita
minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang
telah kita minta kepada-Nya.” 1 Yohanes 5:14, 15
Janji-janji Akan Kuasa Allah
“Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk
TUHAN?” Kejadian 18:14
“Tuhan akan berperang untuk kamu, dan kamu akan
diam saja.” Keluaran 14:14
“Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi
bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.”
Markus 10:27
“Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga
akan menggenapinya.” 1 Tesalonika 5:24
“Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala
sesuatu dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.” Ayub 42:2
“Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang
semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Ia
yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita
semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama
dengan Dia?” Roma 8:31, 32
“Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta
bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak
melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?” Bilangan 23:19
“Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN
ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi
lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. Dan memberi
kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka
seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlalu
dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” Yesaya
40:28-31
Janji Untuk Tuntunan Allah
“Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan
dan teguhkanlah hatimu” Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu,
menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi.” Yosua 1:9
“Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan
melindungi engkau, ke mana pun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau
kembali ke negeri ini , sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan
tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu.” Kejadian 28:15
“Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat
berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau
ke tempat yang telah Kusediakan.” Keluaran 23:30
“Dan baru di sana engkau mencari TUHAN Allahmu,
dan menemukan-Nya, asal engkau menanyakan Dia dengan segenap hatimu dan dengan
segenap jiwamu.” Ulangan 4:29
“Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab
engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak
terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.” Yeremia 33:3
“Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung
dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata,
dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran; maka kemuliaan TUHAN akan
dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama sungguh, TUHAN
sendiri telah mengatakannya.” Yesaya 40:4, 5
“Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu
jalan yang harus kautempuh: Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju
kepadamu.” Mazmur 32:8
“Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu,
Dia sendiri akan menyertai engkau. Dan tidak akan membiarkan engkau dan tidak
akan meninggalkan engkau: janganlah takut dan janganlah patah hati.” Ulangan
31:8
“Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya
TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya.” Mazmur 25:12
“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu,
dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.” Amsal 3:5, 6
“Apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar
apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka
terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah
hari. TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah
yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu, engkau akan seperti taman yang
diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.” Yesaya
58:10, 11
“Maka sebelum mereka memanggil, Aku sudah
menjawabnya; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya.” Yesaya
65:24
Janji-janji Untuk Sebuah Perubahan Hati
“Aku akan memberi mereka suatu hati untuk
mengenal Aku, yaitu bahwa Akulah TUHAN. Mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku ini
akan menjadi Allah mereka, sebab mereka akan bertobat kepada-Ku dengan segenap
hatinya.” Yeremia 24:7
“Dan TUHAN, Allahmu akan menyunat hatimu dan
hati keturunanmu sehingga engkau mengasihi TUHAN, Allahmu dengan segenap hatimu
dan dengan segenap jiwamu supaya engkau hidup.” Ulangan 30:6
“Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh
yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras
dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.” Yehezkiel 36:26
“Akan hal ini aku yakin sepenuhnya yaitu Ia yang
memulai pekerjaan yang baik di antara kamu akan meneruskannya sampai pada
akhirnya pada hari Kristus Yesus.” Filipi 36:26
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus ia adalah
ciptaan baru yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” 2
Korintus 5:17
“Namun aku hidup, tetapi bukan lagi, aku sendiri
yang hidup melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi
sekarang di dalam daging adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah
mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” Galatia 2:20
“Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu
seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak
bercacat pada kedatangan Yesus Kristus Tuhan kita. Ia yang memanggil kamu
adalah setiap, Ia juga akan menggenapinya.” 1 Tesalonika 5:23, 24
Janji-janji Bagi Pengampunan
“Dan umat-Ku yang atasnya nama-Ku disebut,
merendahkan diri berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya
yang jahat, maka Aku akan mendengarkan dari sorga dan mengampuni dosa mereka,
serta memulihkan negeri mereka.” 2 Tawarikh 7:14
“Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka
mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua yang berseru kepada-Mu.” Mazmur
86:5
“Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah
dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya
juga Bapamu yang di Sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.” Markus 11:25
“Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap
yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni sebagaimana Allah di dalam
Kristus telah mengampuni kamu.” Efesus 4:32
“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah
setiap dan adil sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan
kita dari segala kejahatan.” 1 Yohanes 1:9
“Marilah, baiklah kita berperkara! — firman
Tuhan — Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti bulu
domba.” Yesaya 1:18
“Aku, Akulah Dia yang menghapuskan dosa
pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.”
Yesaya 43:25
“…sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan
tidak lagi mengingat dosa mereka.” Yeremia 31:34b
“Sebab di dalam Dia dan oleh darahnya kita
beroleh penebusan yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya.”
Efesus 1:7
Janji-janji Untuk Kemenangan Atas Dosa
“Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan
dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.” 1 Yohanes 5:4
“Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada
orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.” Roma 8:37
“Tetapi syukur kepada Allah, yang telah
memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.” 1 Korintus
15:57
“Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau,
janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan , bahkan akan
menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa
kemenangan.” Yesaya 41:10
“Dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab
dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat.”
Efesus 6:16
“Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri
yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang
kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang
telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” Galatia 2:20
“Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu
baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.” Filipi 2:13
“”Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu
tidak akan menuruti keinginan daging.” Galatia 5:16
“Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera
akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita,
menyertai kamu!” Roma 16:20
“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini,
tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah
kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”
Roma 12:2
“Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada
di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di
dalam orang itu.” 1 Yohanes 2:15
Janji-janji Untuk Kesembuhan
“firman-Nya: “Jika kamu sungguh-sungguh
mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya,
dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala
ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit mana pun, yang
telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku TUHANlah yang menyembuhkan
engkau.” Keluaran 15:27
“Selama umurmu kiranya kekuatanmu.” Ulangan
33:25b
“Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah
lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang
menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur,
yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, Dia yang memuaskan hasratmu
dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung
rajawali.” Mazmur 103:2-5
“Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri
bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan; itulah yang akan
menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.” Amsal 3:7,8
“Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang
penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina,
sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk
hitungan. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan
kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul
dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia
diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan
bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”
Yesaya 53:3-5
“Sembuhkanlah aku, ya TUHAN, maka aku akan
sembuh; selamatkanlah aku, maka aku akan selamat, sebab Engkaulah kepujianku!”
Yeremia 17:14
“Sebab Aku akan mendatangkan kesembuhan bagimu,”
Yeremia 30:17a
“Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada
mereka kesehatan dan kesembuhan dan Aku akan menyembuhkan mereka dan akan
menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah-limpah.”
Yeremia 33:6
“Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu
akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar
dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.” Maleakhi 4:2
“Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit,
baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta
mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan. Dan doa yang lahir dari iman akan
menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia
telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni” Yakobus 5: 14, 15
Janji-janji untuk Kekuatan Melakukan
Kehendak Tuhan
“Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah
hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN! Mazmur 27:14
“Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi
meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami
dibaharui dari sehari ke sehari. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini,
mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih
besar dari pada penderitaan kami. Sebab kami tidak memperhatikan yang
kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah
sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.” 2 Korintus 4:16-18
“Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena
apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi
lemah.” Galatia 6:9
“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia
yang memberi kekuatan kepadaku.” Filipi 4:13
“Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih
karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna”
sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus
turun menaungi aku.” 2 Korintus 12:9
Janji-janji Tentang Menjadi Saksi Allah
“Janganlah gentar dan janganlah takut, sebab
memang dari dahulu telah Kukabarkan dan Kuberitahukan hal itu kepadamu. Kamulah
saksi-saksi-Ku! Adakah Allah selain dari pada-Ku? Tidak ada Gunung Batu yang
lain, tidak ada Kukenal!” Yesaya 44:8
“Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu
datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.” Yesaya 60:1
“Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan
perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah
mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.” 2 Korintus 5:18
“Tetapi TUHAN berfirman kepadaku: ‘Janganlah
katakan: Aku masih muda, tetapi kepada siapa pun engkau Kuutus, haruslah engkau
pergi, dan apa pun yang kuperintahkan kepadamu, haruslah kausampaikan.’”
Yeremia 1:7
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh
Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di
seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” Kisah 1:8
“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat
yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu
memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu
keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.” 1 Petrus 2:9
“Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu
sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan
jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang
pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat.” 1
Petrus 3:15
Bait Suci
Sebuah Model untuk Berdoa
|
5-Meja Roti
Sajian
|
|
7-Tabut Perjanjian
|
|
3-Bejana
Pembasuhan
|
|
6-Mezbah Ukupan
|
|
2-Mezbah Korban Bakaran
|
|
4-Kaki
Dian
|
Kunci
1.
Masuklah dengan puji-pujian — Mazmur 100; Lukas 10:21
2.
Pengakuan — 1 Yohanes 1:8-9; Roma 10:9; 2 Timotius 2:19
3.
Membasuh diri melalui Firman/Mendengarkan Allah — Efesus
5:25-26; Yohanes 17:17
4.
Baptisan Roh Kudus — Lukas 11:13; Galatia 5:22-25
5.
Kekuatan untuk hari itu — Yohanes 6:32-33; Roma 13:12-14;
Memakai seluruh perisai Allah — Efesus 6:10 - 18 (lihat hal. 28)
6.
Pengantaraan — Filipi 1:3-4; Roma 1:9-10 Mengalami
persekutuan yang intim — Mazmur 16:8, 11. Masuk dalam bait suci surgawi bersama
Kristus — Ibrani 10:19, 20 (dalam konteks Matius 27:51a, Ibrani 9:8-14, Ibrani
10:11-22)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar