Kamis, 15 Agustus 2019

Memberikan Nasihat Yang DiILHAMKAN


PENASIHAT: MEMBERIKAN NASIHAT YANG DIILHAMKAN
Oleh : Pdt. D. Kana Djo
Pendeta Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh
Renungan Harian
WA: 08113828077


Aku menulis kepada kamu dengan hati yang sangat cemas dan sesak dan dengan mencucurkan banyak air mata, bukan supaya kamu bersedih hati, tetapi supaya kamu tahu betapa besarnya kasihku kepada kamu semua. 2 Kor 2:74.

Pada waktu saya pergi ke Colorado, saya telah dibebani mengenai kamu, yang dalam kelemahan saya, saya menulis beberapa halaman yang akan dibicarakan pada perkumpulan kemah. Lemah dan gemetar, saya bangun pukul tiga pagi untuk menulis kepadamu. Allah telah berbicara melalui tanah liat. Mungkin engkau berkata bahwa komunikasi ini hanyalah sebuah surat. Ya, hanyalah sebuah surat, tetapi surat yang digerakkan oleh Roh Allah untuk membawa ke dalam pikiranmu perkara-perkara yang telah ditunjukkan kepadaku. Dalam surat yang saya tulis ini, dalam kesaksian yang saya tanggung, saya sedang menyajikan kepadamu yang Tuhan telah nyatakan kepada saya. Saya tidak menulis sebuah artikel di surat kabar, yang semata-mata menyatakan buah pikiran saya. Isi tulisan itu ialah apa yang Allah telah katakan kepada saya di dalam penglihatan—sinar-sinar terang berharga yang bersinar dari takhta. . . .
Suara apakah yang engkau akan akui sebagai suara Allah? Kuasa apakah yang Tuhan punyai untuk memperbaiki kesalahanmu dan menunjukkan keadaanmu yang Sebenarnya? Kuasa apakah yang bekerja di dalam gereja? Jikalau engkau menolak untuk percaya sampai semua bayangan ketidakpastian dan semua kemungkinan keragu-raguan dihilangkan, maka engkau tidak akan pernah percaya. Keragu-raguan yang membutuhkan pengetahuan yang sempurna tak akan pernah menghasilkan kepercayaan. Kepercayaan terletak atas bukti-bukti, bukan demonstrasi. Tuhan menghendaki kita menuruti suara tugas, sementara pada saat yang sama ada suara-suara lain yang mendorong kita untuk mengejar hal-hal sebaliknya. Dibutuhkan perhatian yang sungguh-sungguh dari kita untuk dapat membedakan suara yang dari Allah. Kita harus melawan dan mengalahkan kecenderungan kita mengikuti bujukan Setan, dan menuruti suara batin tanpa kompromi, kalau tidak gerakan atau dorongan akan hilang, dan juga pengendalian kemauan dan dorongan akan hilang.
Firman Tuhan datang kepada kita semua yang tidak melawan Roh-Nya oleh menentukan dalam hati untuk tidak mendengar dan tidak menuruti. Suara itu terdengar sebagai amaran, nasihat-nasihat, dan teguran-teguran. Itu adalah pekabaran terang Tuhan kepada umat-Nya. Jikalau kita menunggu seruan yang lebih keras, atau kesempatan yang lebih baik, terang itu mungkin akan ditarik, dan kita akan tetap tinggal dalam kegelapan. — Selected Messages, buku 1, hlm. 27, 28.


Selasa, 13 Agustus 2019

Panggilan Kepada Tanggung Jawab


PEMIMPIN: PANGGILAN KEPADA TANGGUNG JAWAB
Oleh : Pdt. D. Kana Djo
Pendeta Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh
Renungan Harian
WA: 08113828077

Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah: allah yang nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN. Yos 24:15.

Saya merasa mempunyai kepentingan khusus di dalam gerakan-gerakan dan keputusan-keputusan yang akan dibuat pada konferensi ini (rapat General Conference tahun 1901) mengenai hal-hal yang seharusnya sudah dilakukan bertahun-tahun yang lalu, khususnya sepuluh tahun yang lalu, pada waktu kita berkumpul dalam sebuah konferensi. Roh dan kuasa Allah telah datang ke rapat kita, menyaksikan bahwa Allah telah bersedia bekerja untuk umat-Nya, jikalau mereka datang dengan suatu aturan kerja. . .
Terang yang kemudian diberikan kepada saya adalah bahwa orang-orang ini harus berdiri lebih tinggi dari semua orang di muka bumi, bahwa mereka haruslah menjadi umat yang setia, satu umat yang menyatakan kebenaran itu dengan benar. Kuasa menguduskan dari kebenaran itu, yang dinyatakan dalam hidup mereka, adalah yang membedakan mereka dari dunia ini. Mereka harus berdiri dalam moral yang tinggi, yang berhubungan erat dengan surga di tempat mereka di dunia ini, tempat yang diberikan Allah orang Israel kepada mereka. Tahun demi tahun pengakuan yang sama telah dibuat. Tetapi prinsip yang mengangkat suatu umat tidak dijalin dengan pekerjaan atau pengakuan tersebut. Allah memberikan kepada mereka terang yang jelas mengenai apa yang mereka harus lakukan, dan apa yang mereka tidak boleh lakukan. Akan tetapi mereka meninggalkan terang itu, dan adalah suatu hal yang mengagumkan bagi saya bahwa kita berada pada keadaan makmur seperti sekarang ini. Hal ini disebabkan kebaikan besar Allah, bukan karena kebenaran kita, agar supaya nama-Nya jangan dipermalukan di dunia ini ….
Firman Allah adalah penuntun kita. Apakah engkau sudah mempedulikan Firman itu? Kesaksian, dalam keadaan bagaimanapun tidak akan mengambil tempat Firman itu. Kesaksian (testimonies) dimaksudkan untuk membawamu kepada Firman yang dilalaikan itu, agar engkau dapat “memakan” perkataan Kristus, agar Anda dapat memberi makan mereka, yang oleh iman yang hidup engkau boleh dibangun dari mereka yang engkau beri makan. Jika engkau hidup dalam penurutan kepada Kristus dan Firman-Nya, engkau sedang memakan daun-daunan pohon kehidupan, yang menjadi penyembuh segala bangsa. — General Conference Bulletin, 3 April 1901.


Minggu, 11 Agustus 2019

Memberi Batasa Kebenaran


ALASAN-ALASAN UNTUK KARUNIA: MEMBERI BATASAN KEBENARAN
Oleh : Pdt. D. Kana Djo
Pendeta Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh
Renungan Harian
WA: 08113828077

Ketika engkau mulai menyampaikan permohonan keluarlah suatu firman, maka aku datang untuk memberitahukannya kepadamu, sebab engkau sangat, dikasihi. Jadi camkanlah firman itu dan perhatikanlah penglihatan itu! Dan 9:23.

Dengan berlalunya waktu pada tahun 1844 kita menyelidiki kebenaran itu seperti mencari harta yang terpendam. Saya menjumpai saudara-saudara dan kami belajar dan berdoa dengan sungguh-sungguh. Sering kami bersama-sama sampai larut malam, dan kadang-kadang sepanjang malam itu, berdoa untuk terang dari Allah dan belajar firman itu. Berulang-ulang saudara-saudara ini datang berkumpul bersama untuk mempelajari Alkitab, agar supaya mereka dapat mengetahui artinya dan bersedia untuk mengajarkannya dengan kuasa. Apabila mereka tiba pada suatu hal yang pokok dalam pelajaran mereka di mana mereka berkata, “Tak ada lagi yang bisa kita buat,” datanglah Roh Allah atasku. Saya mendapat satu penglihatan, dan keterangan jelas dari bait-bait yang sedang kita pelajari diberikan kepada saya dengan petunjuk bagaimana kita bekerja dan mengajar secara efektif. Jadi terang telah diberikan yang menolong kita untuk mengerti Alkitab dalam hubungannya dengan Kristus, misi-Nya, dan keimamatan-Nya. Suatu garis kebenaran yang terbentang dan waktu itu sampai kepada waktu kita akan memasuki kota Allah telah diungkapkan jelas kepada saya. Dan saya telah memberikan kepada yang lain petunjuk yang Tuhan telah berikan kepada saya.
Selama seluruh waktu ini saya tidak dapat mengerti pertimbangan saudara-saudara itu. Pikiran saya tertutup, dan saya tidak bisa mengerti arti dari tulisan-tulisan dalam Alkitab yang kami sedang pelajari. Ini adalah suatu kerisauan besar dalam hidup saya. Saya berada dalam keadaan pikiran seperti ini sampai semua prinsip-prinsip kepercayaan kita diungkapkan jelas kepada pikiran kita, selaras dengan Firman Allah. Saudara-saudara itu mengetahui, bahwa saya tidak mengerti hal-hal itu, jika saya tidak berada dalam khayal atau penglihatan. Dan ilham atau wahyu yang diberikan, diterima saudara-saudara itu sebagai terang yang langsung dari surga.
Banyak kesalahan terjadi, dan meskipun saya pada waktu itu sedikit lebih dari seorang anak kecil, saya telah dikirim oleh Tuhan dari satu tempat ke tempat yang lain untuk menegur mereka-mereka yang menganut doktrin-doktrin yang salah itu. Ada sebagian yang telah berada dalam bahaya fanatisme, dan saya telah diminta dalam nama Tuhan untuk memberikan kepada mereka teguran dari surga. — Review and Herald, 25 Mei 1905.