Kamis, 04 Juli 2019

Tugas Manusia


ROH MENGEFEKTIFKAN TUGAS MANUSIA
Renungan Harian Oleh : Pdt. D. Kana Djo
Pendeta Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh
WA: 08113828077

Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya. Luk. 11:13.

Janji karunia Roh Kudus tidak dapat dipahami sebagaimana seharusnya; hak-hak yang dinikmati melalui penerimaannya itu tidaklah pantas sebagai mana yang sudah berlaku. Allah rindu agar jemaat-Nya melalui iman bergantung sepenuhnya pada janji-janji-Nya, dan memohon kuasa Roh Kudus untuk menolong mereka di segala tempat. Ia memberi jaminan bahwa lebih suka Ia mengaruniakan Roh Kudus kepada mereka yang memohon kepada-Nya, melebihi orang tua yang memberikan pemberian yang baik kepada anak-anaknya. Sekiranya memungkinkan bagi seseorang untuk menerima tanpa syarat, “Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain” (1 Yoh. 2:27), tak ada maaf untuk mengelak tanggung jawab; tak ada tugas yang harus diabaikan, tak ada kewajiban yang harus dihindari. Kristus sendiri adalah kuasa yang membarui, bekerja di dalam dan melalui setiap prajurit oleh agen Roh Kudus. Efisiensi Roh Allah akan mengefektifkan semua pekerja yang sedia berserah pada tuntunan-Nya.
Allah menggerakkan setiap pikiran yang terbuka untuk menerima kesan Roh Kudus-Nya. Ia sedang mengutus juru kabar agar mereka dapat menyampaikan amaran di segala tempat. Allah sedang menguji penyerahan diri anggota-anggota jemaat-Nya, dan kesungguhan mereka untuk menyerahkan penurutan mereka kepada tuntutan Roh. Pengetahuan harus ditingkatkan. Jurukabar-jurukabar surga harus lalu-lalang mencari cara yang memungkinkan guna mengamarkan umat manusia akan datangnya hari penghakiman, dan mengumandangkan kabar kesukaan yang menyelamatkan melalui Tuhan kita Yesus Kristus. Standar kebenaran harus ditinggikan.
Roh Allah sedang menggugah hati umat manusia dan mereka yang menyambut pengaruh-Nya akan menjadi terang di atas dunia. Di mana-mana kelihatannya mereka maju untuk menyampaikan kepada orang banyak terang yang telah mereka terima, sama seperti yang terjadi ketika Roh Kudus turun pada hari Pentakosta. Dan sementara terang mereka memancar, semakin mereka menerima kuasa Roh Kudus sehingga bumi diterangi dengan kemuliaan Allah. – Australian Union Conference Record, 1 Apr. 1898.


Rabu, 03 Juli 2019

Bergantung Sepenuh-Nya Kepada Allah


SENANTIASA BERGANTUNG SEPENUHNYA KEPADA ALLAH
Renungan Harian : Oleh Pdt. D. Kana Djo
Pendeta Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh
WA : 08113828077


Demikian pula aku, ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepada kamu. Sebab itu aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan. Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar. 1 Kor. 2:1-3.

Apabila tiba masanya di mana jemaat dikendalikan oleh kuasa Ilahi, akan terlihat hasilnya dalam kegiatan yang luar biasa; karena kuasa pemberi hidup dari Roh Kudus akan mengilhami anggota-anggota untuk maju dan membawa jiwa-jiwa kepada Kristus. Tetapi apabila kegiatan ini dinyatakan, para pekerja yang sungguh-sungguh akan diselamatkan sebagaimana mereka bergantung dan berdoa sungguh-sungguh kepada Allah. Mereka perlu mengajukan permohonan yang sungguh-sungguh agar melalui kasih karunia Kristus mereka dapat diselamatkan dari perbuatan yang menyombongkan, atau menjadikan pekerjaan mereka sendiri sebagai penyelamat. Mereka harus selalu memandang kepada Yesus, agar mereka dapat menyadari akan kuasa-Nya yang melakukan pekerjaan itu sehingga dengan demikian mereka menuliskan semua itu bagi kemuliaan Allah.
Kita dipanggil untuk menyelesaikan tugas-tugas yang telah ditetapkan itu guna meluaskan pekerjaan Allah, dan permohonan kepada Bapa kita yang di surga akan sangat bermakna. Pentinglah bagi kita untuk terlibat dalam doa yang sungguh-sungguh di dalam keluarga, dan di dalam gereja. Rumah tangga kita harus dijalankan dengan teratur, dan upaya yang sungguh untuk menarik perhatian setiap anggota keluarga untuk menjadi misionaris. Kita harus menarik simpati anak-anak kita di dalam pekerjaan yang sungguh-sungguh bagi mereka yang hilang, agar mereka dapat melakukan yang terbaik setiap saat dan di tempat-tempat di mana Kristus terwakili.
Janganlah kita lupa bahwa sementara kegiatan terus meningkat dan kita berhasil melakukan pekerjaan yang harus dikerjakan, ada suatu bahaya mempercayai rencana dan metode manusia. Ada kecenderungan untuk sedikit berdoa sehingga iman berkurang. Kita akan berada dalam suatu bahaya jika tak bergantung kepada Allah, yang hanya oleh Dia, kita berhasil; tetapi walaupun ada kecenderungan ini, janganlah kita menyangka bahwa sarana sebagai manusia harus berkurang. Tidak, manusia harus meningkatkan upayanya, dan melakukannya dengan menyambut karunia surga, Roh Kudus. Dunia dengan hikmatnya, tidak mengenal Allah. Kita harus memandang kepada Yesus dan bekerja sama dengan saluran-saluran surga, mengajukan permohonan kita kepada Bapa di dalam nama Yesus. – Review and Herald, 4 Juli 1893.